Jenis Lovebird yang bagus (facebook.com)

10 Jenis Lovebird yang Paling Bagus dan Trend Warna Lovebird

Burungnya.com – Dari berbagai jenis burung yang terdapat di Indonesia, sepertinya yang paling banyak diminati adalah Lovebird. Mengapa bisa demikian? Lovebird mempunyai suara ngekek yang unik dan warna bulu yang indah. Maka dari itu, banyak kalangan kicau mania yang lebih tertarik memelihara Lovebird ketimbang jenis burung lainnya.

Ya, Lovebird dapat dilombakan dalam dua kategori, yakni suaranya dan warna bulunya. Namun, Lovebird mania di Indonesia kelihatannya lebih menyukai lomba kicau suara Lovebird daripada kontes warna bulu Lovebird atau Lovebird Beauty Contest.

Padahal, kalau Anda tahu, di sejumlah negara Eropa, Asia, Amerika Serikat, Kanada, dan Australia, Lovebird lebih identik dengan kontes kecantikan warna bulunya, bukan suara kicauan. Sehingga, tata cara penilaiannya pun sangat berbeda.

Untuk penilaian pada kontes warna bulu Lovebird, setidaknya terdapat sembilan kriteria yang dinilai dari ujung kepala hingga ujung kaki. Kami akan menunjukkan poin-poin utama pada penilaian Beauty Contest Lovebird.

Penilaian Lovebird Beauty Contest

Berikut beberapa penilaian Lovebird Beauty Contest versi Komunitas Lovebird Indonesia (KLI), di antaranya kepala harus bulat menonjol, dada bidang, warna tegas, punggung bawah dan ekor membentuk huruf V, sayap rapat dan tidak turun, bodi tidak cacat dan bulu harus lengkap, kondisi sehat, ukuran tubuh besar, serta tingkah laku tenang dan pintar.

Berbeda jauh dengan penilaian lomba suara Lovebird bukan? Ya, penilaian Lovebird Beauty Contest memang lebih detail, terutama penilaian bagian tampilan luar Lovebird. Pertanyaannya sekarang, jenis Lovebird apa yang bisa mengikuti kontes kecantikan Lovebird?

Baca juga: Ini Jawaban Ustadz tentang Hukum Lomba Burung dalam Pandangan Islam

Kelas di Lovebird Beauty Contest

Sejatinya, hampir semua jenis Lovebird bisa mengikuti kontes warna kecantikan Lovebird, tapi Ben KLI pernah mengatakan bahwa Lovebird Beauty Contest terdiri dari beberapa kelas, seperti Fischeri, Personata, Blorok atau Pied, Exhibition, Non-Klep, Parblue, Fischeri Opaline, dan Best of then Best (BOB). Namun, kelas paling tinggi adalah Parblue.

“Kelas yang paling tinggi itu Parblue karena memang selain harganya yang tinggi dibandingkan jenis lainnya, Lovebird Parblue dalam beberapa tahun terakhir merupakan jenis Lovebird yang paling digemari beberapa pecinta Lovebird di Eropa dan Amerika,” kata Ben KLI, seperti yang dikutip dari Jitunews.

Nah, terlepas dari jenis Lovebird yang bisa diikutkan lomba kontes warna Lovebird, tim Burungnya.com memiliki pilihan beberapa jenis Lovebird yang bagus dan trend warna Lovebird yang paling diminati kicau mania.

Semua jenis Lovebird yang kami cantumkan, sepenuhnya merupakan pilihan Burungnya.com; dilihat dari trend warna Lovebird di internet dan peliharaan Lovebird kicau mania di Indonesia.

Jenis Lovebird yang bagus dan trend warna Lovebird paling diminati

1. Lovebird Blorok

Lovebird Blorok (ceriwis)
Lovebird Blorok (ceriwis)

Lovebird Blorok adalah sebutan pada jenis Lovebird yang memiliki corak warna bulu blorok. Harga Lovebird Blorok cukup mahal karena untuk usia yang masih anakan (3 bulan) saja umumnya dihargai Rp 1 juta hingga Rp 1,25 juta. Sementara, Lovebird Blorok dewasa atau siap produksi lebih mahal lagi, yakni Rp 1,5 juta sampai Rp 2 jutaan. Kalau harga Lovebird Blorok sepasang mencapai Rp 3 juta hingga Rp 6 juta.

Untuk menghasilkan warna Lovebird Blorok, Anda harus menyilangkan jenis Lovebird yang berbeda. Misalnya, menyilangkan Lovebird Lutino dengan Lovebird Dakori. Nantinya, kemungkinan anakan Lovebird yang muncul adalah Lovebird Blorok hijau atau Lovebird Green Series.

2. Lovebird Parblue

Lovebird Parblue (instarix.com)
Lovebird Parblue (instarix.com)

Lovebird Parblue memiliki nama lain Lovebird Yellow Face. Sesuai namanya, jenis Lovebird ini mempunyai muka berwarna kuning agak keputihan. Istilah Parblue sendiri merupakan akronim dari Partial Blue (sebagian biru). Menariknya lagi, kebanyakan Lovebird Parblue mempunyai paruh berwarna oranye, bukan merah seperti Lovebird golongan Green Series, atau putih pada golongan Lovebird Blue Series.

Penemu Lovebird Parblue adalah seorang breeder bernama Felix del Valle yang tinggal di Tampa, Florida, Amerika Serikat pada tahun 2001 silam. Kemudian Lovebird Parblue masuk Indonesia setelah beberapa breeder asal Indonesia mengimpornya untuk disilangkan kembali.

Jenis Lovebird Parblue di Indonesia sudah cukup banyak, seperti Lovebird Parblue standar hijau, Lovebird Parblue standar pastel, Lovebird Parblue Sable Head, Lovebird Parblue Personata, Lovebird Parblue Blorok, dan Lovebird Parblue Fischeri.

Untuk mencetak Lovebird Parblue, sebenarnya tidak terlalu sulit tapi dana yang dikeluarkan cukup besar. Pasalnya, indukan untuk menghasilkan Lovebird Parblue biasanya mahal. Jika Anda ingin menghasilkan Lovebird Parblue seharga Rp 30 juta, maka Anda harus membeli Lovebird Biola seharga Rp 10 juta dan Lovebird Parblue seharga Rp 10 juta.

Nantinya, kalau Anda beruntung, maka anakannya adalah Lovebird Biola Parblue yang bisa dijual seharga Rp 30 juta. Selain itu, jika Anda ingin mencetak Lovebird Parblue Personata, Anda bisa menyilangkan Lovebird Parblue dengan Lovebird Batman.

3. Lovebird Violet

Lovebird Violet (pinterest.com)
Lovebird Violet (pinterest.com)

Lovebird Violet adalah jenis Lovebird yang mengubah warna blue normal di area sponge menjadi warna violet. Lovebird Violet mempunyai factor (penurunan sifat) single (SF) dan Double (Double). Untuk mencetak mutasi warna Lovebird Violet, salah satu indukan harus jenis Lovebird Violet, baik itu jantan maupun betina.

Ciri-ciri Lovebird Violet mempunyai warna bulu biru keunguan atau yang umum disebut Violet. Warna bulu tersebut terlihat di bagian sayap dengan ujung berwarna hitam. Sedangkan, di bagian perut Lovebird berwarna putih, kepalanya dominan hitam, dan paruh putih pucat atau orange tua.

Tak hanya itu, Lovebird Violet mempunyai varian warna lain yang dinamakan Lovebird Pastel Violet. Warna bulu jenis Lovebird ini dominan putih tapi ada warna pastel violet di bagian punggung dan sayapnya. Harga Lovebird Violet dibanderol mulai dari Rp 400 ribu hingga Rp 800 ribu, tergantung daerah dan usianya.

4. Lovebird Batman

Lovebird Batman (vensbird)
Lovebird Batman (vensbird)

Seperti super hero di film Batman, Lovebird Batman hampir keseluruhan tubuhnya didominasi warna hitam. Jenis Lovebird ini cukup langka karena jarang ditemui di kontes perlombaan Lovebird. Walau begitu, Lovebird Batman disukai kicau mania, terutama para pria. Hal ini karena warna hitam pada Lovebird Batman membuatnya terlihat elegan dan maskulin.

Ciri-ciri Lovebird Batman umumnya ditunjukkan dengan warna bulu kepala, sayap, punggung, dan ekor berwarna hitam. Sementara, bagian leher dan dada berwarna putih. Lovebird ini juga memiliki klep kacamata berwarna putih yang kontras dengan warna bulu kepalanya.

Harga Lovebird Batman bervariasi, untuk anakan biasanya dibanderol Rp 700 ribu. Sedangkan Lovebird Batman yang sudah dewasa dan siap produksi dihargai Rp 700 ribu hingga Rp 1,2 juta.

5. Lovebird Biola

Lovebird Biola (instarix.com)
Lovebird Biola (instarix.com)

Salah satu jenis Lovebird yang paling mahal adalah Lovebird Biola atau Opaline Fischeri. Mahalnya harga Lovebird Biola tak lepas dari ketersediaannya yang cukup sulit didapat atau langka. Peternak Lovebird sulit mencetak Lovebird Biola, tapi peminatnya sangat banyak, sehingga harganya menjadi mahal.

Seperti kisah yang dialami Om Lalang, pemilik Pecox Bird Farm (BF) Surabaya. Dua tahun lalu, dia menjual 20 pasang indukan Lovebird Biola dan Parblue sekitar Rp 450 juta. Jadi, setiap pasang Lovebird dibanderol sekitar Rp 22,5 juta. Saat itu, pembelinya Om Ahta menukar rumah 8 x 25 m2 seharga Rp 450 juta dengan 10 pasang Lovebird Biola dan 10 pasang Lovebird Parblue.

Harga Lovebird Biola memang tak main-main. Yang paling murah saja, Lovebird Biola standar dijual seharga Rp 5,5 juta. Kalau warnanya agak unik dan eksotis, bisa naik menjadi Rp 7,5 juta. Bahkan, kini harganya lebih gila lagi karena Lovebird Biola Euwing Split Blue import dari Thailand (usia 4 bulan) mencapai Rp 55 juta, seperti yang dikutip dari Olx.

6. Lovebird Lutino

Lovebird Lutino (budidaya perawatan)
Lovebird Lutino (budidaya perawatan)

Lovebird Lutino termasuk Lovebird yang unik karena ada jenis Lovebird Lutino yang mempunyai mata merah dan ada pula yang matanya hitam. Di antara keduanya, Lovebird Lutino mata merah yang paling digemari di pasaran. Maka dari itu, harga Lovebird Lutino mata merah lebih mahal dari yang mata hitam.

Lovebird Lutino mata merah dewasa dibanderol Rp 850 ribu, sementara Lovebird Lutino mata hitam dewasa Rp 700 ribu. Harga ini mungkin berbeda di setiap daerah. Pasalnya, di beberapa daerah lain, harga Lovebird Lutino ada yang masih menginjak nilai jutaan.

Jenis Lovebird Lutino sendiri cukup beragam, seperti Lovebird Lutino Golden Cherry (warna kuning, mata gelap), Lovebird Lutino Albino (warna putih, mata merah), Lovebird Lutino (warna kuning mata merah), Lovebird Cinnamon (kecokelatan), dan Lovebird Pied (Bercak-bercak atau blorok).

Untuk mencetak Lovebird Lutino, paling gampang dengan mengawinkan Lovebird pejantan hijau normal dengan Lovebird Lutino betina. Biasanya, kombinasi pasangan Lovebird ini akan memperoleh anakan Lovebird Lutino dengan tingkat akurasi 60 persen pada generasi pertama.

7. Lovebird Dakocan

Lovebird Dakocan (aboutkenari.blogspot.co.id)
Lovebird Dakocan (aboutkenari.blogspot.co.id)

Lovebird Dakocan terdiri dari lima jenis, yaitu Lovebird Dakocan original, Lovebird Dakocan hijau, Lovebird Dakocan biru, Lovebird Dakocan ungu, dan Lovebird Semi Dakocan. Lovebird yang memiliki nama latin Agapornis Personatus ini biasa disebut Masked Lovebird atau Lovebird bertopeng. Ini dikarenakan muka Lovebird Dakocan yang berwarna gelap seperti topeng.

Lovebird Dakocan berasal dari dataran tinggi pedalaman utara dan tengah Tanzania. Selain itu, Lovebird ini juga banyak dijumpai di Kenya utara dan timur. Lovebird Dakocan sendiri ditemukan pada tahun 1800-an, tetapi tidak ada impor sampai tahun 1920-an.

Ciri-ciri Lovebird Dakocan mempunyai warna tubuh dominan hijau, sebagian warna bulu kepala hitam gelap, dan kerah di leher berwarna kuning. Namun, karena ada mutasi dan perkawinan silang, warna Lovebird Dakocan menjadi bervariasi, seperti Lovebird Dakocan biru dan Lovebird Dakocan ungu. Lalu, untuk harga Lovebird Dakocan (April 2017) mencapai Rp 250 ribu sampai Rp 400 ribu.

8. Lovebird Euwing

Lovebird Euwing (instarix.com)
Lovebird Euwing (instarix.com)

Lovebird Euwing atau Ewing ditemukan pertama kali pada tahun 2004 oleh penangkar Lovebird asal Belanda bernama Piet Verhijde. Dia berhasil mencetak Lovebird Euwing dengan mengawinkan indukan Lovebird Lutino Fischeri dan Lovebird hijau standar atau Lovebird Josan.

Mengapa dinamakan Lovebird Euwing? Sebab, Euwing merupakan singkatan dari Eumelamin dan Wing yang artinya sayap. Jadi, sebenarnya keunikan Lovebird Euwing terletak pada warna sayapnya yang bercorak hitam dan kuning.

Ciri-ciri Lovebird Euwing memiliki perpaduan warna dominan hitam dan kuning. Selain itu, warna bulu dada Lovebird Euwing tereduksi menjadi lebih terang (kuning atau putih) dibandingkan dengan warna galur murninya (Wild Type atau Lovebird Green) dan terjadi peningkatan warna gelap atau hitam (Eumelanin) pada kedua sayapnya sehingga berbentuk huruf “V” pada bulu punggung di antara kedua sayapnya, seperti yang dikatakan oleh Irwan Sentosa.

Ketika Lovebird Euwing ditingkatkan warna gelapnya (Dark Factor) menjadi Dark Euwing (D Euwing) atau Dark Dark Euwing (DD Euwing) maka bulu dada Lovebird Euwing akan lebih kelihatan lebih gelap (tidak cerah). Terakhir, harga Lovebird Euwing diketahui mencapai Rp 1,5 juta sampai Rp 2 juta.

9. Lovebird Halfsider

Lovebird Halfsider (1080.plus)
Lovebird Halfsider (1080.plus)

Lovebird Halfsider adalah jenis Lovebird yang sangat sulit untuk disilangkan. Walaupun Anda mengawinkan dua indukan yang sama-sama Lovebird Halfsider, maka belum tentu anakannya keluar Lovebird Halfsider.

Hal ini tidak lain karena sebagian Lovebird Halfsider mempunyai keturunan Gynandromorph. Gynandromorph adalah suatu kondisi di mana Lovebird tersebut membawa genetik dan fisik antara jantan dan betina dalam satu tubuh, bisa simetris tampilannya ataupun mosaik (acak).

Nah, Lovebird Halfsider yang kebetulan mempunyai gen Gynandromorph biasanya mandul atau tidak bisa mempunyai keturunan. Sebab, hanya ovarium kiri yang berfungsi membawa dan menghasilkan sel telur atau sebaliknya. Kondisi seperti ini yang menjadikan Lovebird Halfsider sulit diternakkan. Padahal, trend warna Lovebird Halfsider sudah melegenda di kalangan kicau mania.

Bagi yang belum mengetahui apa itu Lovebird Halfsider, Lovebird Halfsider dapat diketahui dari tampilan warnanya yang mempunyai dua warna berbeda. Tubuhnya seperti terbelah secara vertikal oleh warna yang berbeda.

10. Lovebird Import Holland dan Taiwan

Lovebird Import Holland (radjaburung.blogspot.com)
Lovebird Import Holland (radjaburung.blogspot.com)

Lovebird Import bisa dari mana saja, tapi yang paling banyak berasal dari Holland atau Belanda dan Taiwan. Biasanya, Lovebird Import ukuran tubuhnya lebih besar dari Lovebird lokal asli Indonesia. Selain itu, warna bulunya lebih bagus dan mengkilat bila dibandingkan dengan Lovebird lokal.

Antara Lovebird Holland dan Lovebird Taiwan, katanya lebih bagus Lovebird Holland, terutama dilihat dari sisi postur tubuh dan warna. Namun, kalau dilihat dari sisi suara, pastinya lebih bagus Lovebird Taiwan. Sebab, suara Lovebird Taiwan lebih gacor, keras, dan panjang. Selain itu, Lovebird Taiwan lebih mudah beradaptasi dengan cuaca di Indonesia dan mental tempurnya bagus.

Demikian, beberapa jenis Lovebird yang bagus dan trend warna Lovebird paling diminati kicau mania. Semoga bermanfaat. Jangan lupa share dan sertakan sumber.

Komentar