Press "Enter" to skip to content

12 Penyakit Lovebird Lengkap dengan Ciri-Ciri dan Penyembuhannya

0

Burungnya.com – Bagaimana cara mengetahui Lovebird yang sedang sakit? Sebenarnya Lovebird yang sedang sakit mempunyai ciri-ciri khusus. Secara kasat mata, Anda dapat melihat apakah Lovebird Anda sedang sakit atau tidak. Namun, kemampuan seperti ini terkadang tidak dimiliki oleh semua orang, apalagi orang yang baru terjun ke dunia Lovebird atau membeli Lovebird.

Kendati demikian, Anda tak perlu khawatir, kami akan membantu Anda menunjukkan ciri-ciri Lovebird yang sedang sakit, penyakit-penyakit Lovebird, dan cara penyembuhannya. Namun yang terpenting adalah mengetahui ciri-ciri Lovebird yang sakit terlebih dahulu. Kemudian, dilanjutkan dengan penyakit yang sering diderita Lovebird dan terakhir cara penyembuhannya.

Ciri-ciri Lovebird sakit

Mata Lovebird mengeluarkan cairan

Lovebird yang sakit dapat diketahui dari matanya. Kalau mata Lovebird mengeluarkan sekretum atau cairan yang tidak biasa (seperti menangis), bisa dipastikan bahwa Lovebird tersebut sedang sakit. Setelah itu, biasanya mata Lovebird akan berubah warna, sayu, terpejam, bahkan bengkak.

Lubang hidung Lovebird keluar ingus

Seperti halnya manusia, Lovebird yang sakit terutama sakit flu akan mengeluarkan ingus di bagian lubang hidung. Hal ini akan menyebabkan Lovebird bersin-bersin, mendengkur, dan Lovebird tak akan bisa bernapas secara normal. Kalau sudah demikian, biasanya Lovebird sering membuka paruh karena sesak napas.

Lovebird tidur dengan kepala menghadap sayap

Pola tidur Lovebird juga menggambarkan dia sedang sakit. Seperti halnya, saat kepala Lovebird dihadapkan ke sayap, berarti Lovebird tersebut sedang sakit flu atau panas. Pola ini biasanya diikuti dengan bagian mata yang tidak tertutup secara penuh.

Lovebird mencabuti bulunya sendiri

Jika Lovebird Anda sering mencabuti bulunya sendiri, berarti Lovebird Anda sedang sakit atau stress. Selain stress, bisa jadi di bagian dalam bulunya juga terdapat kutu yang mengganggu.

Sayap dan bulu Lovebird kusut

Jika sayap dan bulu Lovebird Anda terlihat kusut atau lunglai, bisa jadi Lovebird Anda sedang menderita suatu penyakit. Ciri-ciri penyakit seperti ini sering nampak pada sebagian besar burung kicau.

Sendi tulang Lovebird bengkak

Meski sendi tulang Lovebird tidak terlalu terlihat, tapi jika Lovebird Anda sedang sakit, biasanya sendi-sendi tulangnya akan membengkak. Sebagian Lovebird yang menunjukkan gejala ini akan mengalami perubahan bentuk struktur tulang.

Perubahan kulit Lovebird

Kulit Lovebird yang sedang sakit bisa mengalami perubahan yang signifikan, seperti munculnya kutil dan bercak putih di bagian yang tidak tertutupi bulu. Biasanya, kulit yang terserang penyakit adalah bagian mata, pangkal paruh, dan kaki.

Tonjolan di tubuh Lovebird

Terkadang Lovebird yang sakit akan mengeluarkan tonjolan aneh di salah satu bagian tubuhnya. Jika dilihat, tonjolan itu memang tampak asing, terutama bagian dadanya.

Kotoran Lovebird berubah jadi cair

Sebagian besar Lovebird yang sakit akan mengeluarkan kotoran yang begitu encer mirip dengan cairan. Kalau manusia, tanda-tanda seperti ini sering disebut sebagai diare.

Nafsu makan Lovebird menurun

Waspadalah jika melihat Lovebird Anda mengalami penurunan nafsu makan, sebab itu merupakan tanda-tanda Lovebird yang sedang sakit.

Lovebird sempoyongan

Lovebird yang sakit dapat diketahui dari caranya bertengger. Jika Lovebird terlihat sempoyongan atau lebih suka di lantai sangkar, kemungkinan besar, Lovebird tersebut sedang sakit. Selain itu, Lovebird akan terlihat murung dan tidak terlalu aktif bergerak.

Lovebird banyak minum

Lovebird yang banyak minum tidak menandakan dia sedang sehat, melainkan sebaliknya. Lovebird yang minumnya berlebihan merupakan ciri-ciri Lovebird sedang sakit.

Nah, setelah mengetahui ciri-ciri Lovebird yang sedang sakit, saatnya Anda mewaspadai beberapa penyakit yang sering diderita Lovebird. Setidaknya, terdapat 12 penyakit Lovebird yang dapat membahayakan nyawa Lovebird. Berikut ulasan selengkapnya.

Baca juga:  Kisah Sukses Pengusaha Sarang Burung Walet yang Punya 10 Istri, Omzet Per Tahun Rp 2 Miliar

1. Penyakit mata atau Snot

Penyakit Snot (kaskus.co.id)
Penyakit Snot (kaskus.co.id)

Jangan sepelekan penyakit mata pada Lovebird atau biasa disebut snot. Walaupun kelihatannya memang tidak terlalu berbahaya, kalau dibiarkan begitu saja, penyakit snot bisa menyebabkan kematian.

Penyakit ini ditandai dengan keluarnya cairan tak biasa pada mata Lovebird. Sering kali, hanya sebelah mata yang terkena penyakit snot, kemudian kalau sudah parah, dua-duanya akan terkena penyakit yang sama.

Cara penyembuhan atau penanganan

  • Lovebird dijauhkan dari burung lainnya karena penyakit ini menular.
  • Menghentikan proses memandikan dan penjemuran Lovebird. Kalau mau menjemur Lovebird, sebaiknya dilakukan sebentar saja, sekitar 1-2 jam pada pagi hari. Tempatkan Lovebird di tempat sepi dalam keadaan dikerodong (setengah) agar tidak terkena terpaan angin secara langsung.
  • Memberikan Lovebird antibiotic serta vitamin (setiap hari pada air minumnya) untuk memulihkan kondisi Lovebird. MGS Bird Farm memberikan obat antibiotic berbentuk injeksi dan sudah terbukti keampuhannya.
  • Memberikan obat khusus snot (salep Cyndocentrol) yang dapat dibeli dari toko burung terdekat. Obat tersebut dapat dioleskan menggunakan tisu pada bagian mata Lovebird. Selain itu, Anda dapat memberikan obat tetes mata No Snot agar mata Lovebird tidak bengkak dan berair lagi.
  • Memberikan obat tetes mata Alletrol, obat tetes mata Vitobel, Erlamycetin Chloraphenicol (salep mata), tablet Tony’s Treasure yang sudah dihaluskan.
  • Memberikan obat tetes Bio Snot yang terbukti ampuh menyembuhkan penyakit snot pada Lovebird.
  • Memberikan makanan biji-bijian, seperti millet merah, millet putih, dan canary sheed. Ditambah lagi, extra food, seperti eggfood dan jagung. Oh ya, sebaiknya, pakan kangkung dihentikan terlebih dahulu.
  • Kotoran dalam sangkar harus selalu dibersihkan secara rutin. Sebagai tindakan pengamanan, Anda bisa menyemprotkan air rebusan daun sirih pada sangkar. Tujuannnya, untuk membunuh bakteri agar tidak berkembang biak di dalam sangkar.
  • Anda sendiri harus selalu menggunakan sarung tangan, agar terhindar dari bakteri yang menyerang Lovebird.

2. Gangguan pernapasan

Gangguan pernapasan pada Lovebird ditandai dengan keluarnya cairan kental pada lubang hidungnya. Biasanya, Lovebird juga sering membuka paruh karena kesulitan bernapas.

Penyakit ini disebabkan karena penyebaran bakteri e-coli dan virus mycoplasma yang banyak dijumpai pada buah dan sayuran. Oleh karena itu, sebelum memberikan pakan sayuran atau buah, sebaiknya dicuci terlebih dahulu.

Cara penyembuhan dan penanganan

  • Lovebird yang sakit harus dipisahkan dari burung yang lain agar tidak menular.
  • Membersihkan sangkar secara rutin, kalau perlu disemprot rebusan air daun sirih agar bakterinya mati. Anda juga bisa mengganti daun sirih dengan tembakau atau cengkeh.
  • Memberikan makanan bergizi dan vitamin setiap hari.
  • Jangan lupa membersihkan buah dan sayuran sebelum diberikan ke Lovebird.

3. Penyakit Kutu

Lovebird yang jarang dimandikan dapat terkena penyakit kutu. Terlebih kalau sangkarnya jarang dibersihkan, maka kutu-kutu akan semakin nyaman berkembangbiak di bulu-bulu Lovebird.

Lovebird yang terkena kutu akan tampak gelisah dan sering mematuki bulunya sendiri. Selain itu, Lovebird tidak akan mau diam dan selalu kelabakan di dalam sangkar.

Cara penyembuhan dan penanganan

Anda dapat menyemprotkan rebusan air daun sirih pada bulu-bulu Lovebird. Pertama, siapkan 6-10 lembar daun sirih, 1 sendok kapur sirih, serta semprotan. Setelah itu, rebus daun sirih dan kapur sirih dalam air 2 liter.

Kemudian, biarkan air rebusan tersebut mendingin dengan sendirinya, lalu masukkan ke dalam semprotan. Terakhir, semprotkan air tersebut ke tubuh Lovebird sampai basah kuyup dan bilas menggunakan air bersih.

Baca juga:  Lovebird Langka Bertanduk dari Indonesia, Berapa Harganya?

4. Penyakit Bubul

Penyakit Bubul (omkicau.com)
Ilustrasi Penyakit Bubul pada Kaki Burung Kenari (omkicau.com)

Penyakit Bubul sering kali menyerang bagian kulit Lovebird. Dampaknya, kulit Lovebird terutama kaki akan terlihat bengkak, kukunya memanjang secara tidak wajar, dan sisik pada kaki akan melebar.

Penyakit ini biasanya disebabkan oleh bakteri Staphylo coccus yang hidup di sangkar. Jadi, mulai dari sekarang, rutinlah dalam membersihkan sangkar agar burung kesayangan Anda tidak terjangkit berbagai jenis penyakit.

Cara penyembuhan dan penanganan

Anda bisa menyembuhkan kaki Lovebird yang terjangkit penyakit Bubul dengan memberikan obat merah. Selain itu, Anda juga dapat memberikan obat anti kutu pada kakinya. Jangan lupa untuk membersihkan sangkar terutama bagian tempat bertengger dan lantai sangkar.

5. Penyakit Cacar/ Avian Pox/ Patek

Penyakit Cacar (kaskus.co.id)
Penyakit Cacar (kaskus.co.id)

Penyakit Cacar/ Avian Pox/ Patek disebabkan oleh beberapa virus Cacar. Virus ini tidak hanya menjangkiti Lovebird saja, melainkan jenis burung lain juga, seperti burung Elang, burung Hantu, burung Pipit, Ayam, dan Kalkun.

Di samping itu, cara kerja virus ini juga cukup mengesankan. Dia merangsang lapisan atas kulit untuk tumbuh pesat. Hal ini menyebabkan jaringan baru segera mati dan membentuk kutil. Virus Cacar sendiri bisa masuk ke tubuh Lovebird melalui berbagai perantara, di antaranya nyamuk yang sudah terinfeksi, lalat, burung terinfeksi, permukaan kulit terabrasi atau selaput lendir, dan air serta makanan yang telah terkontaminasi.

Penyakit Cacar dibedakan menjadi dua, yaitu kering (permukaan kulit) dan basah.

Penyakit Cacar kering

Penyakit ini menyerang kulit, seperti kutil yang muncul di mata, pangkal paruh, dan kaki. Lovebird yang sudah terkena penyakit ini akan terlihat lesu, nafsu makan menurun, napas tersengal-sengal, dan gangguan penglihatan. Meski begitu, Anda tak perlu khawatir karena Lovebird dapat sembuh (proses penyembuhan 2-4 minggu) seperti sediakala, asalkan dia mampu makan dan mengonsumsi vitamin.

Penyakit Cacar basah

Untuk penyakit Cacar basah akan ditunjukkan dengan adanya bercak putih atau plak yang berkembang pada selaput lendir di mulut, tenggorokan, trakea, dan paru-paru. Dengan begitu, hewan peliharaan Anda akan mengalami kesulitan makan dan mungkin saja gangguan pernapasan. Namun, Anda tak perlu takut karena penyakit Cacar basah lebih sering menyerang Ayam dan Kalkun Domestik, bukan Lovebird.

Cara penyembuhan dan penanganan

  • Memisahkan burung yang terjangkit virus Cacar dari burung yang lain.
  • Memberikan obat Cacar khusus burung untuk membunuh virusnya.
  • Memberikan ACC Blue/ obat biru buat ikan/ Getamicin 0,1 persen.
  • Memberikan makanan bergizi dan vitamin setiap hari.
  • Membersihkan sangkar secara rutin.

6. Penyakit Nyilet

Penyakit Nyilet (pet-lovers.id)
Penyakit Nyilet (pet-lovers.id)

Penyakit Nyilet ditandai dengan tubuh Lovebird yang kurus, bagian daging pada dada menyusut, dan bagian tulang dada terlihat meruncing, sehingga banyak orang menyebutnya dada tajam atau silet. Secara kasat mata, Lovebird yang sakit Nyilet, bagian dadanya akan tampak menonjol atau prominent breast bone.

Penyebab penyakit Nyilet sering diidentikkan karena kekurangan gizi, padahal tidak selalu demikian. Lovebird Nyilet juga bisa disebabkan oleh penyakit gondok, kurangnya porsi makan, keracunan logam berat, masalah pada paruh, gangguan parasit (cacing gelang, giardia, lalat, kutu, dan tungau kulit), infeksi (bakteri, jamur, dan virus), dan beberapa penyakit lain, seperti PDD (Proventricular Dilatation Disease), Aspergillosis, Psittacosis, Avian tuberculosis, Candida, Avian polyoma, serta WNV (west nile virus).

Cara penyembuhan dan penanganan

  • Burung dipindahkan ke sangkar yang telah dikerodong (karantina).
  • Menghentikan proses mandi dan penjemuran.
  • Memberikan obat khusus Nyilet┬áseperti┬áSpirulina dan Megabac, katanya yang paling manjur merk Megabac.
  • Membersihkan kotoran burung setiap hari.
Baca juga:  8 Terapi Lovebird Biar Gacor dan Ngekek Panjang dalam 1 Minggu

7. Penyakit Tetelo

Penyakit Tetelo adalah penyakit yang menyerang sistem saraf burung. Biasanya, ciri-ciri Lovebird yang terkena penyakit Tetelo yakni sering menggeleng-gelengkan kepala seperti terkena stroke.

Cara penyembuhan dan penanganan

  • Menghentikan proses memandikan dan penjemuran Lovebird. Kalau mau menjemur Lovebird, sebaiknya dilakukan sekitar 1 jam saja pada pagi hari.
  • Tempatkan Lovebird di tempat minim suara dalam keadaan dikerodong (setengah) agar tidak terkena terpaan angin secara langsung.
  • Memberikan makanan bergizi dan vitamin setiap hari serta obat khusus saraf yang dijual di toko burung terdekat.

8. Penyakit kaki lemas

Sebagian orang pasti pernah menjumpai kaki Lovebird yang tiba-tiba lemas, sehingga tak mampu bertengger di atas pijakan. Lovebird yang kakinya lemas, lebih sering terdiam di lantai sangkar dan intensitas kicauannya berkurang.

Cara penyembuhan dan penanganan

Pertama, Lovebird dipisahkan dengan jenis burung yang lain. Lalu, mengompres kaki Lovebird menggunakan air hangat, kemudian dilanjutkan dengan mengurut kaki Lovebird menggunakan minyak Tawon. Pengobatan ini bisa Anda lakukan dua kali sehari. Oh ya, jangan lupa untuk melepas tangkringan Lovebird selama proses penyembuhan.

9. Penyakit Berak Kapur

Penyakit Berak Kapur (kaskus.co.id)
Penyakit Berak Kapur (kaskus.co.id)

Lovebird yang menderita penyakit Berak Kapur, kotorannya terlihat memutih seperti kapur. Terkadang, kotoran Lovebird juga berubah menjadi encer dan berbau tak sedap.

Cara penyembuhan dan penanganan

Anda dapat menyembuhkan penyakit Berak Kapur pada Lovebird dengan cara memberikan bawang putih dalam bentuk potongan kecil-kecil. Bawang putih yang Anda berikan tidak perlu terlalu banyak, cukup setengah siung saja. Anda juga bisa mencoba obat lain seperti Tetra Chlor.

10. Penyakit Stress

Tak hanya manusia, Lovebird juga bisa stress. Penyakit stress timbul karena Lovebird terlalu lama hidup menyendiri dalam sangkar. Padahal, Lovebird merupakan burung yang suka hidup berpasang-pasangan. Kalau sudah stress, biasanya Lovebird gemar mencabuti bulunya sendiri.

Cara penyembuhan dan penanganan

Jika Lovebird Anda masih sendiri, Anda bisa mencarikan pasangan untuknya. Ini penting, karena Lovebird juga suka bereproduksi. Jangan lupa, buatkan tempat tidur yang nyaman karena Lovebird menyukai sangkar yang di dalamnya terdapat kayu berlubang.

11. Penyakit Egg Binding

Egg Binding adalah proses bertelur yang tidak sempurna, sehingga telur Lovebird lengket antara satu dengan yang lain. Ini berbahaya karena dapat menyebabkan Lovebird betina mati.

Cara penyembuhan dan penanganan

Apabila Lovebird Anda terkena Egg Binding, maka cara yang dapat dilakukan untuk menyembuhkannya adalah menggunakan minyak goreng. Caranya, masukkan 1-0,5 ml minyak goreng pada spet (semacam suntikan untuk meloloh), lalu Lovebird dipegang dalam posisi terlentang dan sepetkan atau lolohkan minyak melalui mulut Lovebird. Tak hanya mulut, bagian anus juga ditetesi minyak goreng dan pijat perlahan sembari ditekan sesekali. Setelah itu, Lovebird dimasukkan sangkar (digantung) lalu dikerodong, biarkan sampai esok hari.

12. Penyakit Lesu atau Lemas

Terkadang, Lovebird yang kurang fit akan terlihat lesu atau lemas. Kalau sudah demikian, biasanya Lovebird malas berkicau dan kerjaannya diam saja di dalam sangkar.

Cara penyembuhan dan penanganan

Jika Lovebird Anda terlihat lesu dan lemas, Anda bisa memberikan obat Spektra atau obat lesu di toko obat burung. Setelah diobati, Lovebird dijemur lebih lama, dimandikan pada pagi hari dan sore hari, memberikan sayur dan buah 3-5 kali dalam seminggu, serta memberikan vitamin di air minum 5-8 tetes.

Demikian beberapa penyakit Lovebird lengkap dengan ciri-ciri dan penyembuhannya. Semoga bermanfaat untuk semua pecinta Lovebird dan jenis burung yang lain.

Comment here