Burung tidak kesetrum listrik (capitafinance.com.au)

3 Alasan Mengapa Burung Tidak Kesetrum saat Bertengger di Kabel Listrik

Burungnya.com – Banyak yang bertanya, mengapa burung tidak kesetrum saat bertengger di kabel listrik bertegangan tinggi? Burung-burung yang hinggap di kabel listrik justru terlihat santai sambil berkicau menggoda pasangannya. Apakah ini artinya burung kebal terhadap listrik?

Sampai saat ini, tidak ada burung yang kebal terhadap aliran listrik. Kalau burung yang tidak kesetrum saat hinggap di kabel listrik, memang ada alasannya tersendiri. Bahkan, tak hanya burung, hewan-hewan lain seperti kucing, tupai, monyet, dan lain-lain juga tidak tersengat listrik saat bermain-main di kabel listrik. Mengapa bisa demikian?

Berikut beberapa alasan mengapa burung tidak kesetrum saat bertengger di kabel listrik.

1. Burung tidak akan kesetrum kalau bertengger di satu kabel listrik

Burung tidak kesetrum saat bertengger di satu kabel karena di dalam sebuah kabel tidak ada perbedaan tegangan listrik. Seperti yang Anda sering lihat di sekitar rumah Anda, burung hanya hinggap di satu kabel listrik dan dia sehat walafiat tanpa kesakitan sama sekali.

Berbeda kasusnya bila burung menyentuh dua kabel listrik sekaligus. Dia pasti akan tersengat listrik, terbakar, terpanggang, dan akhirnya mati. Masalahnya, kabel listrik sudah didesain agar jaraknya berjauhan satu sama lain. Hal ini memungkinkan burung tidak tersengat listrik walau berjam-jam bertengger di sana.

Sebagai contoh, coba perhatikan video monyet yang kesetrum karena menyentuh dua kabel listrik berikut.

2. Burung tidak kesetrum karena tidak bersentuhan dengan tanah

Listrik akan mengalir dari tegangan tinggi ke tegangan rendah seperti air mengalir dari tempat tinggi ke tempat yang rendah. Bumi atau tanah memiliki tegangan yang rendah, maka dari itu listrik selalu mengalir dari sumber tegangan ke tanah melalui konduktor.

Nah, tubuh burung sebenarnya termasuk konduktor listrik, tapi karena burung tidak bersentuhan dengan tanah maka tubuhnya tidak dialiri listrik. Oleh karena itu, hal ini juga dijadikan alasan mengapa PLN memasang kabel listrik sangat tinggi. Ini agar manusia yang menginjak tanah tidak bersentuhan langsung dengan kabel listrik.

3. Burung termasuk konduktor yang lemah

Listrik mengalir melalui konduktor, seperti besi, tembaga, hingga air. Nah, di antara ketiga bahan tersebut, yang paling mudah dialiri listrik adalah tembaga. Oleh sebab itu, kabel listrik di tiang PLN menggunakan bahan tembaga agar aliran listrik lancar.

Di sisi lain, burung juga termasuk konduktor, tapi tidak sebaik tembaga. Jadi, listrik lebih memilih mengalir di kabel berbahan tembaga yang notabene memiliki kualitas konduktor yang baik ketimbang mengalir di kaki burung.

Pertanyaan lain muncul, kalau burung tidak kesetrum, apakah manusia juga tidak akan kesetrum saat bergelantungan di kabel listrik? Tentunya, manusia tidak akan kesetrum jika mengikuti teori kelistrikan tadi. Seperti monyet yang juga tidak tersengat listrik karena menyentuh satu kabel listrik. Namun, ketika monyet menyentuh dua kabel secara bersamaan, dia langsung kesetrum, terbakar, kemudian mati.

Demikian, beberapa alasan mengapa burung tidak kesetrum saat berada di kabel listrik. Semoga bermanfaat.

Komentar