Press "Enter" to skip to content

5 Cara Menjinakkan Semua Jenis Burung Kicau Tanpa Mengeluarkan Biaya

0

Burungnya.com – Banyak orang mengartikan, burung yang jinak adalah burung yang mudah dipegang. Hal itu belum sepenuhnya benar. Burung yang jinak adalah burung yang tidak takut dengan lingkungan sekitar, terutama takut kepada manusia.

Kalau burung kicau Anda sudah jinak atau tidak takut dengan Anda, bisa dipastikan burung tersebut akan lebih mudah menjadi gacor. Sebab, syarat utama menjadikan burung gacor adalah burung harus jinak terlebih dahulu.

Lantas, bagaimana cara menjinakkan burung kicau? Saat ini, terdapat berbagai macam cara menjinakkan burung, mulai dari yang mahal, murah, dan tanpa mengeluarkan biaya sama sekali. Nah, karena orang Indonesia suka dengan yang gratis-gratis, maka kami akan memberikan informasi cara menjinakkan semua jenis burung kicau tanpa mengeluarkan biaya.

1. Penempatan sangkar

Penempatan sangkar (blogs.sacbee.com)
Penempatan sangkar (blogs.sacbee.com)

Agar burung kicau Anda cepat jinak, maka yang harus Anda lakukan adalah menggantung sangkarnya agak tinggi di tempat yang ramai. Hal ini sudah terbukti berhasil. Salah satu pecinta Lovebird yang tinggalnya di dekat perempatan lampu merah pernah melakukan hal ini dan sekarang burungnya langsung gacor.

Dia menggantung sangkar Lovebird di lantai dua rumahnya, tepatnya di teras depan rumah. Hampir semua orang yang berhenti di perempatan lampu merah tersebut langsung menengok ke arah Lovebird, mungkin mereka terpukau dengan kicauan Lovebird yang gacor.

Namun, satu hal yang perlu diingat, kalau burung Anda masih liar, biasanya akan kelabakan dan kemungkinan bulu-bulunya akan rusak karena menabrak dinding sangkar. Meski begitu, Anda tak perlu khawatir karena bulu-bulu burung yang berjatuhan akan tumbuh kembali.

Baca juga:  8 Terapi Lovebird Biar Gacor dan Ngekek Panjang dalam 1 Minggu

Nantinya, jika burung Anda sudah terlihat jinak, maka turunkan posisi sangkar, dari yang semula berada di lantai dua menjadi lantai satu.

2. Teknik memandikan

Teknik memandikan burung (tautan.info)
Teknik memandikan burung (tautan.info)

Banyak teknik dalam memandikan burung, namun yang terbaik agar burung cepat jinak adalah memandikan burung di keramba dan satunya lagi dengan cara memeganginya.

Jika Anda ingin menjinakkan burung, maka mandikan burung di keramba dengan waktu yang agak lama. Namun, biasanya sebagian besar burung tidak mau mandi di keramba. Jadi, semprot saja burung Anda menggunakan semprotan atau sprayer hingga basah kuyup.

Biarkan burung menggigil kedinginan hingga bulunya mengering. Kalau sedang kedinginan, burung akan diam dan tak akan kelabakan melihat orang yang lalu lalang. Lama-kelamaan, burung tersebut akan terbiasa dengan lingkungan sekitar dan menjadi jinak.

Selesai memandikan burung di keramba, sesekali waktu, Anda bisa mencoba memandikan burung dengan cara memeganginya. Cara seperti ini biasa dilakukan orang zaman dulu untuk menjinakkan burung perkutut dan ayam jago.

Banyak orang yang menggunakan cara ini dan terbukti lebih cepat berhasil ketimbang memandikan burung di keramba. Namun, Anda harus berhati-hati saat memandikan burung dengan cara dipegang. Pasalnya, jika Anda belum tahu cara memegang burung yang benar, maka burung bisa cedera dan bahkan mati karena tercekik di bagian leher atau terhimbit di bagian dada.

Kalau Anda merasa sudah bisa memegang burung secara benar, maka langkah yang harus Anda lakukan adalah memandikan burung di dalam baskom berisi air. Caranya, pegang burung secara lembut, lalu masukkan sebagian tubuh burung ke dalam air. Selanjutnya, angkat burung dan usap-usap bulunya secara merata dengan gerakan searah.

Baca juga:  Rangkuman Cara Melatih Burung Cendet Muda Agar Cepat Gacor

Lakukan hal ini, secara berkala dan lihat hasilnya. Biasanya perlakuan semacam ini akan lebih cepat berhasil pada burung paruh bengkok, seperti Lovebird, Parkit, dan Nuri.

Namun, akan berbeda jika cara memandikan ini dilakukan pada burung kicau seperti Cucak Hijau, Kacer, Murai Batu, Jalak, dan lain-lain. Burung-burung tersebut pada pertama kali proses pemandian, biasanya akan stres dan kaget. Hal ini juga akan berpengaruh pada intensitas kicauannya. Meski demikian, Anda tak perlu takut karena ini merupakan proses adaptasi dan lama-kelamaan burung Anda akan berkicau kembali.

3. Pemberian pakan

Pemberian pakan (pelangidanbidadari.wordpress.com)
Pemberian pakan (pelangidanbidadari.wordpress.com)

Pemberian pakan juga ada variasinya. Pertama, saat malam hari, tempat makan burung tidak perlu diberi pakan. Biarkan burung hingga kelaparan. Esoknya, coba berikan jangkrik menggunakan lidi. Ingat, jangan terlalu memaksa saat memberikan pakan jangkrik. Kalau burung tidak mau, maka tundalah sebentar.

Beberapa saat kemudian, berikan jangkrik lagi menggunakan lidi. Ulangi hal ini, sampai burung mau memakan jangkrik menggunakan lidi. Jika sudah terbiasa menggunakan lidi, cobalah untuk menggunakan tangan secara langsung.

Kalau Anda ingin proses ini lebih cepat, maka jangan terlalu sering memberikan jangkrik ke burung. Intinya, buatlah burung merasa lapar. Jadi, berikan pakan jangkrik secara berkala. Misalnya, lima ekor jangkrik pada pagi hari, tiga ekor jangkrik pada siang hari, dan lima ekor jangkrik pada malam hari. Oh ya, proses ini dilakukan tanpa memberikan pakan yang lain, cukup jangkrik saja.

Baca juga:  Masukkan Kulkas! Solusi Alternatif Menyimpan Jangkrik Agar Tahan Lama, Begini Caranya

4. Memanggil burung dengan panggilan sayang

Memanggil burung (wikihow)
Memanggil burung (wikihow)

Tahukah Anda, semua jenis burung memiliki naluri untuk menanggapi perkataan manusia, termasuk panggilan, sapaan, dan siulan. Oleh sebab itu, memanggil burung dengan panggilan sayang juga bisa membantu agar burung cepat jinak.

Panggilan sayang ke burung tidak sama satu sama lain. Anda bisa memilih nama burung kesayangan yang disukai burung Anda. Jika burung Anda suka (menanggapi) dipanggil Bejo, maka gunakan nama itu untuk membuatnya jinak. Anda bisa melakukan ini saat memandikan burung, memberinya pakan, membersihkan sangkar, dan lain sebagainya.

5. Menghadirkan pasangan

Lovebird Fischer (wikimedia)
Pasangan burung (wikimedia)

Sama seperti manusia, burung juga akan klepek-klepek ketika diberi pasangan. Beberapa jenis burung kicau yang liar (burung Hwamei), ternyata dapat jinak ketika dihadirkan pasangannya.

Tapi ingat, burung pasangan atau burung berjenis kelamin betina harus jinak terlebih dahulu. Setelah itu, dekatkan burung betina ke jantan dan buatlah burung jantan iri dengan burung betina. Caranya, mintalah burung betina untuk mematuki tangan Anda atau ajaklah bermain menggunakan pakan jangkrik.

Burung jantan yang melihat hubungan kita dengan burung betina akan menjadi iri dan lama-kelamaan bakal ikut-ikutan jinak. Jangan lupa, perlakuan yang Anda berikan pada burung betina juga harus Anda lakukan pada burung jantan.

Demikian beberapa cara menjinakkan semua jenis burung kicau tanpa mengeluarkan biaya. Jika ada tips yang lain, Anda bisa berpartisipasi untuk menambahkan cara menjinakkan burung di kolom komentar. Terima kasih.

Nantinya, kalau burung Anda sudah jinak, Anda bisa bermain-main bersamanya seperti yang dilakukan orang ini dengan Pleci kesayangannya.

Comment here