Press "Enter" to skip to content

5 Cara Merawat Burung Kenari Sebelum Kawin

Burungnya.com – Setiap pecinta burung Kenari, pastinya ingin burungnya sehat dan cepat kawin. Hal ini wajar karena mereka ingin mendapatkan keturunan baru kemudian dilatih agar menjadi burung kicauan terbaik. Nah, pertanyaannya sekarang, bagaimana cara merawat burung Kenari sebelum kawin? Apakah ada metode khusus agar proses kawinnya berjalan lancar?

Sebelum mempersiapkan perkawinan, ada baiknya Anda harus sudah mengetahui mana burung Kenari yang sudah birahi atau belum. Cara terbaik mengetahui burung Kenari siap kawin atau belum adalah dengan melihat sarang burung Kenari. Sebelum kawin, burung Kenari betina akan membuat sarang. Jika, sarang tersebut belum rapi berarti dia belum siap kawin. Namun, kalau sarang sudah rapi berarti burung Kenari sudah siap kawin. Untuk burung Kenari jantan, biasanya sering berkicau atau gacor dan menabrakkan diri ke jeruji sangkar.

Sarang Burung (wiraternak.com)
Sarang burung dari berantakan hingga rapi (wiraternak)

Untuk meningkatkan birahi kedua pasangan burung Kenari, kami memiliki beberapa tips. Pertama, sering-seringlah menjemur burung Kenari betina, terutama pada pagi hari. Waktu penjemuran yang ideal dilakukan pada pukul 07.00-09.00. Penjemuran ini membuat burung Kenari betina lebih cepat birahi. Oh ya, jangan lupa menambahkan multivitamin pada asupan makanannya untuk merangsang birahi sang burung.

Selain itu, Anda harus mengerti betul mana calon indukan burung Kenari yang baik bagi keturunannya kelak. Untuk mengetahui calon indukan yang baik cukup mudah, Anda tinggal memilih keturunan burung yang berasal dari indukan berkualitas. Kemudian, pastikan bahwa burung tersebut belum pernah melakukan reproduksi atau kawin.

Agar lebih jelas, kami akan memberikan info tentang beberapa cara merawat burung Kenari sebelum kawin. Berikut ulasan selengkapnya.

1. Kedua induk harus sehat

Kesehatan kedua indukan burung Kenari wajib dijaga sebelum kawin. Lalu, bagaimana cara mengetahui indukan burung Kenari yang sehat? Ciri-ciri burung Kenari yang sehat adalah lincah, mata bersinar, tidak ada kotoran yang menempel di dubur, rajin gacor (pejantan), dan tidak obesitas atau kegemukan.

2. Burung Kenari terbebas dari kutu

Burung Kenari jantan dan betina harus terbebas dari kutu. Kalau kutu-kutu tadi dibiarkan, maka mereka akan menghisap darah dan mengigit tubuh burung Kenari Anda. Tak hanya itu, kutu-kutu yang bersarang di tubuh burung Kenari juga dapat mengganggu sang burung dalam mengerami telur.

3. Memangkas bulu-bulu halus di sekitar kloaka

Bulu-bulu halus di sekitar kloaka dipangkas terlebih dahulu agar proses kawin berjalan dengan sempurna. Sebab, kalau Anda tidak memangkasnya, bulu yang menempel pada kloaka akan menghalangi hubungan intim kedua indukan burung Kenari. Nah, kalau burung Kenari betina sudah siap kawin, maka bagian kloakanya berwarna kemerahan dan sedikit bengkak.

4. Memotong kuku burung Kenari yang panjang

Kuku burung Kenari akan semakin panjang seiring dengan pertambahan usianya. Oleh karena itu, sebelum kawin, Anda harus memotongnya. Hal ini dilakukan untuk mewaspadai adanya pasangan burung Kenari yang terluka akibat kuku yang panjang.

5. Kedua burung Kenari harus birahi

Sebelum kawin, pastikan bahwa kedua burung Kenari harus sudah birahi. Pasalnya, kalau hanya salah satu pasangan yang birahi, maka pembuahan akan sulit tejadi. Selain itu, proses kawin dengan salah satu pasangan yang birahi bakal membuat kemungkinan kegagalan lebih besar.

Demikianlah lima cara merawat burung Kenari sebelum kawin. Jika Anda mengetahui tips seputar perawatan burung Kenari sebelum kawin, silakan ditambahkan di kolom komentar. Terima kasih.

Pencarian terkait:

  • cara agar kenari mau bersarang
  • cara memangkas birahi burung kenari
  • cara perawatan kenari sebelum msa kawin

Be First to Comment

Comment here