Burung mengangkat kaki (rspb.org.uk)

7 Penyebab Burung sering Mengangkat Kaki dan Cara Mengatasinya

Burungnya.com – Ternyata, cara bertengger burung bisa dijadikan indikator bahwa burung tersebut sedang sakit atau sehat. Bahkan, burung yang sedang mengangkat kaki pun juga bisa dijadikan acuan untuk mengetahui kondisi burung. Sayangnya, perilaku burung seperti ini tidak terlalu dianggap serius oleh kicau mania.

Mereka kira, burungnya sedang melakukan atraksi atau unjuk kebolehan kepada jurangannya. Padahal, burung yang sering mengangkat kakinya merupakan sebuah pertanda bahwa burung tersebut sedang mengalami masalah.

Entah masalah karena kakinya terluka atau infeksi akibat penyakit tertentu. Yang jelas, burung yang hobi mengangkat sebelah kakinya bukanlah burung yang sedang beratraksi, melainkan burung yang sedang kesakitan.

Anda sebagai pemilik burung harus tanggap dengan perilaku yang sering dilakukan burung kesayangan Anda. Jika burung Anda tidak pernah bertengger dengan satu kaki, kemudian tiba-tiba dia bertengger dengan satu kaki, berarti ada yang tidak beres dengan burung Anda.

Nah, kalau sudah demikian, Anda harus segera mencari penyebab mengapa burung sering mengangkat kaki beserta cara mengatasinya. Ini termasuk salah satu masalah burung yang paling serius, jadi jangan pernah menyepelekannya.

Berikut ini beberapa penyebab burung sering mengangkat kaki lengkap dengan cara mengatasinya:

1. Kaki burung terluka

Apabila kaki seekor burung sedang terluka, mereka tidak akan laporan ke jurangannya atau pemilik burung. Hal yang bisa dia lakukan hanya mengangkat kaki. Oleh sebab itu, jika burung Anda sering mengangkat kaki, coba perhatikan bagian kakinya, apakah dia sedang terluka atau ada hal lain yang membuatnya mengangkat kaki.

Kalau memang penyebabnya karena kaki burung sedang terluka, maka cara mengatasinya adalah dengan mengoleskan cairan antiseptik di sekitar luka untuk mencegah terjadinya infeksi. Setelah itu, Anda dapat memberikan pakan yang bergizi dan multivitamin untuk mendukung proses penyembuhan.

2. Kaki burung bengkak akibat penyakit

Burung yang menderita bumble foot (pigeons.biz)
Burung yang menderita bumble foot (pigeons.biz)

Hati-hati para kicau mania, burung yang kerap mengangkat kaki bisa diakibatkan oleh suatu penyakit. Penyakit tersebut bernama bengkak bubulan atau bumble foot. Jika burung Anda terkena penyakit ini, bisa dipastikan kakinya akan membengkak atau terlihat seperti berkerak.

Penyakit bumble foot bisa menyerang semua jenis burung, seperti Murai Batu, Kacer, Lovebird, hingga Kenari. Namun, dari semua jenis burung tersebut yang paling sering terkena penyakit bubul adalah burung Kenari.

Ciri-ciri penyakti bumble foot biasanya terlihat seperti jerawat kecil berwarna merah muda di telapak kaki, sela-sela jari, dan pangkal kuku. Penyebabnya beraneka ragam, di antaranya terlalu banyak mengonsumsi makanan berserat tinggi, obesitas, kekurangan gizi, dan tangkringan tidak sesuai atau kotor.

Lantas, cara mengatasinya bagaimana? Anda cukup memperbaiki tangkrigan dengan cara melilitkan perban atau kain di seluruh bagian tangkrigan. Kemudian, berikan pakan yang memiliki banyak nutrisi, seperti sayuran hijau tua atau pakan burung yang berkualitas tinggi.

Jika burung belum sembuh, Anda bisa memberikan obat oles BirdCream pada bagian kaki yang bengkak. Menurut Omkicau, obat ini sangat manjur dan biasanya kaki bengkak pada burung bisa langsung sembuh dalam waktu 4-7 hari.

Namun, bila bengkaknya sudah parah, mungkin proses penyembuhannya bisa lebih lama dari itu. Perlakuan pun harus lebih ditingkatkan, seperti memberikan perban pada kaki dan menggantinya secara rutin, membersihkan kaki yang bengkak dengan cairan pembersih (Revanol atau alkohol 70 persen), serta mengoleskan BirdCream secara merata.

3. Kaki burung bengkak karena gigitan nyamuk

Walau berukuran mungil, nyamuk juga bisa membuat kaki burung menjadi bengkak. Bahkan, nyamuk dapat menyebarkan berbagai bibit penyakit, termasuk virus, bakteri, jamur dan lain-lain. Untuk itu, amankan burung Anda dari serangan nyamuk. Bagaimana caranya?

Anda cukup mengerodong burung saat istirahat, terutama di malam hari. Namun, jika kaki burung sudah terlanjur tergigit nyamuk, cobalah untuk mengoleskan minyak kayu putih atau minyak tawon pada bagian kaki yang bengkak. Cara pengobatan lainnya yang lebih ampuh adalah mengoleskan BirdCream di sekitar kaki yang bengkak.

Tapi ingat, jangan pernah menggunakan bahan kimia semprot dan obat nyamuk bakar untuk mengusir nyamuk. Pasalnya, hal itu bisa membahayakan burung dan membuatnya keracunan.

4. Pembuluh darah bengkak

Pembuluh darah yang bengkak bisa diketahui dari urat-urat kaki yang menonjol keluar. Sayangnya, sampai saat ini belum ada yang tahu apa penyebab pembuluh darah burung bisa membengkak seperti itu. Meski begitu, beberapa ahli telah memprediksi bahwa pembengkakan pada kaki burung disebabkan oleh terbenturnya kaki burung sehingga membuat ligamen tertekan dan pembuluh darah menjadi tersumbat.

Cara mengatasinya, pindahkan burung ke sangkar karantina, kemudian letakkan handuk lembut di bagian dasar sangkar. Setelah itu, oleskan Orajel ke bagian kaki burung yang bengkak. Buat yang belum tahu Orajel, Orajel adalah obat yang dapat merangsang pertumbuhan gigi bayi atau balita. Obat ini diyakini dapat mengatasi rasa sakit akibat pembuluh darah yang membengkak.

Itu tadi obat untuk mengurangi rasa sakit, kalau untuk mengobati pembengkakan, Omkicau menyarankan untuk menggunakan kombinasi obat Dimethyl sulfoxide (DMSO) dan krim vitamin A & D yang biasa digunakan untuk pengobatan kulit.

5. Kaki burung berkerak (scaly leg)

Burung yang menderita scaly leg (braddockbaybirdobservatory.wordpress.com)
Burung yang menderita scaly leg (braddockbaybirdobservatory.wordpress.com)

Kaki burung berkerak atau scaly leg umumnya disebabkan oleh tungau berkaki delapan atau Knemidokoptes pilae. Tungau kaki ini berukuran sangat kecil hingga sulit dilihat dengan mata telanjang. Biasanya, jenis burung yang sering mengalami masalah scaly leg adalah burung Kenari dan burung Parkit, tapi burung Parkit lebih sering terkena di bagian wajah atau scaly face.

Anda juga harus waspada karena penyakit ini bisa menular ke burung lain melalui kontak langsung. Penyakit akibat tungau kaki juga bisa diturunkan dari induk betina ke piyik yang baru menetas (saat piyik belum ditumbuhi bulu).

Pengobatan bisa dilakukan jika kerak atau lesi belum terlalu besar. Jika lesi sudah membesar, maka kaki burung tersebut bisa dipastikan cacat. Namun Anda tak perlu khawatir, kerak pada kaki burung tadi dapat disembuhkan menggunakan BirdCream. Anda bisa mengoleskan BirdCream menggunakan cotton bud di bagian kaki yang ditumbuhi lesi atau kerak.

6. Kaki burung kram atau kejang

Jika burung Anda sering mengangkat kaki, kemungkinan kakinya sedang kram atau kejang. Penyebabnya adalah kelelahan dan belum dikasih pakan, serta kekurangan nutrisi (vitamin B1).

Oleh sebab itu, jangan sampai telat memberikan pakan burung. Selain itu, sesekali berikan multivitamin kepada burung, terutama vitamin B-complex.

7. Kaki burung keluar guratan merah

Guratan merah pada kaki burung merupakan sebuah pertanda bahwa kaki burung mengalami infeksi. Infeksi itu sendiri bisa disebabkan oleh jamur, luka gores, atau gigitan nyamuk.

Lalu, bagaimana cara mengobati kaki burung yang sudah terinfeksi? Kalau infeksi belum menjalar ke bagian tubuh lain atau guratan merah belum menjalar ke mana-mana, Anda bisa mengoleskan obat antibiotik seperti BirdCream.

Namun, jika guratan merah tersebut sudah menjalar ke bagian tubuh lain, maka penyakit ini akan sulit disembuhkan. Kalau pun bisa disembuhkan, burung tersebut tidak akan sehat total, tetapi cacat permanen.

Demikian tujuh penyebab burung sering mengangkat kaki. Jadi, mulai sekarang, jangan pernah menganggap sepele kelakukan burung seperti itu, tapi segera diamati dan diobati. Kalau perlu segera dibawa ke dokter hewan langganan Anda. Semoga bermanfaat.

One thought on “7 Penyebab Burung sering Mengangkat Kaki dan Cara Mengatasinya

  1. Bueung beo ku sering angkat kaki nya gan!
    Tapi udah gua periksa, gak ada penyakit nya kak

Komentar