Menangkap burung (www.birdlife.org)

Cara Menangkap Burung yang Lepas Dari Sangkar Sesuai Jenis Burung

Burungnya.com – Apa yang Anda lakukan jika burung kesayangan Anda lepas dari sangkar? Sebagian orang pasti langsung panik, marah, dan mungkin juga menyalahkan orang lain. Namun, Anda tak perlu melakukan itu semua. Daripada panik, lebih baik Anda mulai mencari cara menangkap burung yang Anda sayangi.

Nah, ternyata menangkap burung harus disesuaikan dengan jenis burung yang lepas dari sangkar. Sebut saja, tiga burung kicau paling terkenal di Indonesia, burung Murai, burung Kacer, dan burung Kenari. Tiga jenis burung tersebut biasanya ditangkap menggunakan cara yang berbeda satu sama lain.

Di sini, kami akan menjelaskan bagaimana cara menangkap burung Murai, burung Kacer, dan burung Kenari, yang terinspirasi dari Burungmaster.

1. Menangkap burung Murai

Burung Murai (jungledragon.com)
Burung Murai (jungledragon.com)

Kalau burung Murai Anda termasuk burung tipe fighter atau burung yang suka terpancing ketika mendengar burung Murai lainnya, maka Anda dapat menangkap burung Murai tersebut menggunakan pancingan burung. Anda bisa menggunakan burung Murai yang Anda miliki atau meminjam burung Murai lain dari tetangga.

Setelah mendapat burung Murai pancingan, dekatkan burung tersebut pada sangkar burung Murai Anda. Jangan lupa memberikan pakan jangkrik yang banyak pada sangkar burung tersebut sebagai pemikat.

Selain itu, usahakan pintu sangkar selalu dalam keadaan terbuka. Namun, karena pintunya kecil, mungkin burung Murai Anda akan kesulitan mencarinya dan masuk ke dalam sangkar. Namun Anda tak perlu khawatir, agar burung mengetahui di mana pintu masuknya, Anda dapat memberi tanda dengan menyematkan ranting di pintu masuknya.

Penangkapan burung dengan cara seperti ini harus memiliki kesabaran yang tinggi. Anda jangan tergesa-gesa menangkap burung yang sudah mendekati sangkar, tapi biarkan burung hingga masuk sendiri ke dalam sangkar. Kalau Anda memaksakan diri untuk menangkapnya menggunakan tangan, bisa jadi burung tersebut akan terbang menjauh dan tak mau kembali lagi.

Lagian, kalau burung Anda gampang terpikat dengan burung Murai lain, biasanya dalam waktu kurang lebih 15 menit, burung sudah kembali sendiri ke dalam sangkar. Jadi, lebih baik Anda bersabar dan menunggu hingga burung masuk ke dalam sangkar. Setelah itu, barulah pintunya bisa Anda tutup rapat-rapat.

2. Menangkap burung Kacer

Burung Kacer Sumatera (tbparis.com)
Burung Kacer Sumatera (tbparis.com)

Menangkap burung Kacer dapat dilakukan menggunakan cara yang dilakukan pada burung Murai. Namun, jika Anda tidak memiliki burung Kacer pancingan yang lain, maka cobalah untuk menangkap menggunakan pulut atau lem getah pohon. Anda dapat membuat pulut dari tiga macam pohon, yakni karet, nangka, dan benda (orang Jawa menyebutnya bendho).

Untuk getah pohon karet dapat langsung disadap, kemudian getahnya dicampur dengan oli bekas. Pencampuran getah karet dengan oli bekas ini tujuannya agar lebih kuat daya rekatnya. Kalau sudah dicampur maka rebuslah hingga mendidih (berwarna kehitaman).

Terakhir, oleskan hasil rebusan yang sudah mendingin pada ranting yang berada di dekat sangkar (lokasi strategis yang kemungkinan dihinggapi burung) atau di atas sangkar burung tersebut. Jangan lupa menempelkan jangkrik pada pulut agar burung Kacer terpikat.

Kalau getah pohon nangka dan bendho tidak perlu dicampur dengan oli bekas. Namun, keduanya harus melalui proses perebusan. Nah, hasil perebusan yang sudah mendingin bisa langsung digunakan untuk menangkap burung yang lepas dari sangkar. Agar warna getah tidak terlihat burung, Anda bisa mengasapinya terlebih dahulu.

Beberapa hal yang perlu Anda tahu tentang kedua getah tersebut, tingkat perekat getah pohon nangka dan bendho berbeda. Getah nangka kurang kuat daya rekatnya, sementara getah bendho lebih kuat dan dapat digunakan berkali-kali, seperti dikutip dari Omkicau.

3. Menangkap burung Kenari

Kenari Jambul
Kenari Jambul

Burung Kenari yang lepas dari sangkar dapat ditangkap menggunakan semprotan air. Namun, sebelumnya campurkan air semprotan tadi dengan shampo. Tujuannya agar air semprotan menjadi lem perekat bila disemprotkan ke bulu burung Kenari.

Burung Kenari sendiri biasanya tak akan pernah terbang tinggi karena mungkin sudah terlalu lama dikurung di dalam sangkar. Nah, saat burung Kenari berada dalam jangkauan Anda, maka langsung semprotkan air campuran shampo ke tubuh burung Kenari.

Seketika itu juga bulu-bulu burung Kenari akan menyatu dan dia akan kesulitan untuk terbang. Di sinilah, kesempatan Anda untuk menangkapnya.

Selain, cara menangkap burung Murai, Kacer, dan Kenari, kami juga memiliki beberapa tips untuk menangkap jenis burung lain. Bahkan, semua jenis burung yang lepas dari sangkar sepertinya dapat ditangkap dengan cara berikut. Namun, persiapkan dulu beberapa perlengkapannya, seperti sangkar pemikat, burung pemikat, tongkat, jangkrik, dan suara masteran burung.

1. Sangkar pemikat

Sangkar pemikat (stock-clip.com)
Sangkar pemikat (stock-clip.com)

Sangkar pemikat harus memiliki desain yang cukup mewah. Namun, jika Anda tidak memiliki sangkar seperti ini, Anda bisa meminjam milik orang lain atau sangkar yang biasanya digunakan untuk burung yang lepas tadi.

Kalaupun tak ada sangkar, Anda bisa membuat sangkar jebakan sendiri yang telah didesain sedemikian rupa. Sehingga kalau burung masuk ke sangkar tersebut, maka pintunya bisa menutup secara otomatis. Sangkar jebakan harus dilengkapi dengan beberapa pemikat, seperti burung dan jangkrik.

2. Burung pemikat

Burung Jalak Bali (astronomy-to-zoology)
Burung Jalak Bali (astronomy-to-zoology)

Agar burung yang lepas tak terbang jauh, Anda bisa menggunakan burung pemikat untuk membuatnya mendekat. Ini sangat bermanfaat supaya Anda dapat mengatur strategi untuk menangkap burung tersebut. Dalam kasus seperti ini, ajaklah teman Anda untuk bertugas mengawasi gerak-gerik burung yang lepas, sembari Anda membuat jebakan burung.

3. Tongkat

Menangkap burung dengan pulut (express.co.uk)
Menangkap burung dengan pulut (express.co.uk)

Apakah bisa menangkap burung dengan tongkat? Tongkat dapat pula dijadikan alat penangkap burung yang lepas dari sangkar. Namun, tidak semua tongkat bisa digunakan. Pilihlah tongkat yang ringan dan dapat disambung memanjang. Setidaknya, siapkan tongkat ringan sepanjang 2 meter sebanyak dua sampai tiga batang agar bisa menjangkau pohon yang tinggi.

Ya, tujuannya tongkat ini memang untuk menjangkau ranting-ranting pohon yang tinggi. Di ujung tongkat lumasi dengan pulut atau getah pohon terlebih dahulu. Selain itu, tempelkan beberapa jangkrik untuk memikat burung agar mau menempel pada tongkat.

Menangkap burung dengan tongkat (focusingonwildlife.com)
Menangkap burung dengan tongkat (focusingonwildlife.com)

Kalau sudah menempel, langsung turunkan tongkat secara perlahan dan semprot burung menggunakan air campuran shampo. Hal ini dilakukan agar burung tidak terbang menjauh. Pasalnya, tingkat kerekatan getah biasanya tak terlalu kuat untuk burung yang berukuran besar. Kalau untuk burung Pleci atau burung Robin mungkin dapat menempel dengan sempurna karena berukuran kecil.

4. Jangkrik

Jangkrik (terro.com)
Jangkrik (terro.com)

Dalam menangkap burung, stok jangkrik harus berlimpah. Soalnya, burung-burung yang lepas tadi akan lebih mudah terpikat menggunakan jangkrik. Namun, ada alternatif lain selain jangkrik, yakni kroto dan ulat Hong Kong.

5. Suara burung masteran

Burung Bulbul
Burung Bulbul (Independent.co.uk)

Suara burung masteran bisa didapat dari burung asli atau suara MP3. Sekarang ini Anda bisa dengan mudah mendownload suara burung yang Anda suka dari internet. Tujuan pemutaran suara burung ini, agar burung terpikat dan mendekat. Anda bisa memutar suara burung MP3 dari smartphone, tablet, tape, MP3 Player, dan lain-lain. Usahakan suara burung masteran sesuai dengan jenis burung yang akan Anda tangkap.

Beberapa cara tadi kemungkinan besar bisa mengembalikan burung yang terlepas dari sangkar. Namun, terkadang usaha keras tak bisa berbuah manis. Cara-cara menangkap burung yang telah kami jabarkan tadi, terkadang tidak bisa bekerja pada beberapa jenis burung. Menurut Tipspetani, terdapat beberapa jenis burung yang sulit ditangkap dan mudah ditangkap.

Burung-burung yang sulit ditangkap ketika sudah lepas di antaranya adalah,

  • Burung Prenjak
  • Burung Anis Merah
  • Burung Trucukan

Beberapa jenis burung yang mudah ditangkap ketika sudah jinak atau tidak giras adalah,

  • Burung Kutilang
  • Burung Ciblek
  • Burung Kacer
  • Burung Pentet
  • Burung Parkit
  • Burung Nuri
  • Burung Poksay
  • Burung Cucak Hijau
  • Burung Cucak Rawa
  • Burung Murai Batu

Nah, untuk tindakan pencegahan, sebaiknya Anda harus melakukan beberapa hal berikut agar burung Anda tidak lepas dari sangkar, seperti yang dilaporkan oleh Omkicau.

1. Perhatikan cantolan atau pengait sangkar. Siapa tahu mur atau baut pengait sangkar kurang kencang sehingga sangkar burung mudah terjatuh. Untuk menangani mur dan baut yang berputar karena gerakan burung, Anda bisa menyematkan ring di antara mur dan baut.

2. Perhatikan paku yang biasa dipakai untuk menggantung sangkar burung. Lihat apakah paku tersebut masih bagus atau sudah berkarat. Kalau berkarat, biasanya tidak kuat dan mudah patah.

3. Menggantung sangkar dengan benar. Terkadang sebagian orang menggantung sangkar di bagian ujung cantolannya saja karena terburu-buru. Sehingga saat tertiup angin, sangkar akan langsung jatuh dan hancur.

4. Kerangka sangkar harus dicek dengan seksama. Sehingga kalau ada jeruji yang patah atau berlubang, maka Anda bisa memperbaikinya.

6. Jaring

Jaring yang biasa untuk menangkap ikan juga bisa dimanfaatkan untuk menangkap burung. Yang terpenting, pilihlah jaring yang tipis dan sangat lebar. Sebagai contoh, Anda bisa melihat teknik menangkap burung Derkuku menggunakan jaring pada video di atas.

Demikian tadi beberapa cara menangkap burung yang lepas dari sangkar sesuai dengan jenis burungnya. Cara-cara yang kami berikan tidak sepenuhnya bisa digunakan untuk menangkap burung. Sebab, semuanya tergantung dari burung Anda sendiri dan faktor keberuntungan. Kalau sedang beruntung, pasti burung kesayangan Anda akan kembali pada pemiliknya.

Komentar