Press "Enter" to skip to content

Inilah Burung yang Mampu Puasa Paling Lama Hingga 4 Bulan

0

Burungnya.com – Jangan mengira hanya manusia saja yang menjalani puasa di Bulan Ramadan. Beberapa jenis hewan, seperti burung Penguin ternyata juga menjalani puasa. Hebatnya lagi, puasa yang dilakukan burung Penguin lebih lama dari manusia dan lebih lama dari jenis burung lainnya.

Setiap spesies burung, memiliki masa puasa atau waktu di mana burung tidak makan dan minum yang berbeda-beda. Ada jenis burung yang puasa beberapa hari saja, ada pula burung yang puasa hingga berbulan-bulan.

Nah, burung yang mampu puasa paling lama adalah burung Penguin Emperor atau Penguin Kaisar. Salah satu jenis burung yang tidak bisa terbang ini mampu puasa kurang lebih sekitar 4 bulan.

Bahkan, burung ini tidak hanya menahan haus dan lapar, melainkan juga menahan dinginnya udara di Antartika saat musim dingin yang suhunya bisa mencapai lebih dari -80°C dan terjangan angin hingga lebih dari 200 Km/jam.

Koloni Penguin Emperor (Fritz Pölking-WWF-theguardian.com)
Koloni Penguin Emperor (Fritz Pölking-WWF-theguardian.com)

Populasi Penguin Kaisar memang hanya terdapat di Benua Antartika atau kutub selatan bumi, jumlahnya sekitar 595.000. Kawasan tersebut merupakan daerah terdingin di belahan dunia paling selatan dengan suhu terendah hingga mencapai -89°C.

Penguin Kaisar di Antartika (Fritz Pölking-WWF-theguardian.com)
Penguin Kaisar di Antartika (Fritz Pölking-WWF-theguardian.com)

Kemampuan Penguin Emperor yang sangat istimewa ini dikarenakan dia mempunyai lapisan lemak setebal 2-3 cm. Tubuhnya didesain khusus agar dapat menyimpan panas dan mampu memisahkan udara dari luar.

Tak hanya itu, Penguin dengan nama latin Aptenodytes Forsteri ini adalah spesies Penguin yang paling besar. Beratnya bisa sampai 40 kg dengan tinggi hingga 120 cm. Sementara, Penguin terkecil adalah Penguin Peri yang memiliki berat 1-2 kg dengan tinggi sekitar 40 cm.

Baca juga:  Setelah Mabung Performanya Meningkat, Murai Batu Hammer Dibeli Rp 245 Juta

Namun, dulu sekitar 37 juta tahun yang lalu pernah ada Penguin raksasa setinggi 2 meter dan beratnya mencapai 115 kg.

Menariknya lagi, Penguin Kaisar jantan akan mengerami telur selama 2 bulan di musim dingin tanpa makan, sementara betinanya berada di laut.

Anak Penguin Emperor (Bryan and Cherry Alexander-WWF-theguardian.com)
Anak Penguin Emperor (Bryan and Cherry Alexander-WWF-theguardian.com)

Selama waktu pengeraman (65-75 hari), Penguin Kaisar hidup dari cadangan lemak dan mungkin kehilangan setengah berat badan mereka. Ketika betinanya kembali segera setelah si anak menetas, kini giliran Penguin jantan yang pergi mencari makan.

Penguin Emperor (Paul Nicklen-NG-WWF-theguardian.com)
Penguin Emperor (Paul Nicklen-NG-WWF-theguardian.com)

Dalam proses mencari makan, Penguin Emperor termasuk salah satu Penguin yang terhebat. Pasalnya, jenis Penguin ini dapat menyelam hingga 564 meter selama 28 menit, seperti yang dikutip dari TheGuardian (25/4/2017).

Sedangkan, jenis penguin yang lain atau penguin yang lebih kecil biasanya menyelam selama 1-2 menit dari permukaan air laut untuk menangkap mangsa.

Penguin sendiri bisa meminum air laut karena kelenjar supraorbital pada tubuhnya menyaring kelebihan garam laut dari aliran darah. Garam ini lalu dikeluarkan dalam bentuk cairan lewat saluran pernapasan Penguin.

Penguin Emperor baris (Fritz Pölking-WWF-theguardian.com)
Penguin Emperor baris (Fritz Pölking-WWF-theguardian.com)

Oh iya, penguin Kaisar hampir sama dengan Penguin Raja. Bedanya, hanya terletak pada bagian lehernya saja. Penguin Kaisar memiliki garis kuning samar di bagian leher, sementara Penguin Raja garis kuningnya lebih mencolok dan membentuk lengkungan tegas di bagian leher.

Demikian, penjelasan tentang Penguin Emperor atau Penguin Kaisar yang mampu puasa hingga 4 bulan lamanya. Semoga bermanfaat.

Baca juga:  Pakan Kroto dan Ulat Kandang, Lebih Bagus Mana?

Comment here