Alasan Kucing Jantan dan Betina Wajib Disteril atau Dikebiri

Burungnya.com – Pelihara satu ekor kucing di rumah pastinya sangat menyenangkan. Tapi bagaimana bila kucing tersebut terus-terusan kawin, kemudian hamil, dan memiliki banyak anak, tentunya bisa merepotkan.

Sekarang jumlah anak kucing yang lahir semakin banyak dan tidak terkendali. Ini yang menjadikan anak kucing tidak terawat dengan baik dan akhirnya dibuang oleh pemiliknya di jalanan.

Induk kucing sendiri juga perlu dikhawatirkan bila terus-terusan hamil. Selain kasihan, takutnya sang induk justru tidak bisa merawat semua anak-anaknya.

Alasan Sterilisasi Kucing

Nah, dalam kondisi seperti ini akhirnya sebagian orang melakukan sterilisasi atau mengebiri kucing mereka. Alasan utama melakukan kebiri adalah agar kucing kesayangan tidak berkembang biak terlalu banyak.

Manfaat Sterilisasi Kucing Jantan

Masalah Kesehatan Kucing

Tahukah Anda, kucing jantan biasanya lebih mudah menularkan penyakit seperti Feline Infectious peritonitis (FIP) kepada kucing lain. FIP ini sendiri adalah radang peritoneum infeksius di tubuh kucing akibat terinfeksi virus Feline Coronavirus (FCoV).

Tak hanya itu, kucing-kucing jantan juga lebih sering menderita luka akibat abses. Bahkan, kucing ini juga berisiko tertabrak kendaraan atau terjadi kecelakaan karena kucing jantan gemar keluar rumah.

Masalah di Rumah

Apabila kucing jantan belum disteril, maka dia akan suka berkeliaran di luar rumah. Bahkan, terkadang kucing ini tidak kembali karena jatuh cinta dengan kucing lain atau lupa jalan pulang.

Kucing jantan yang belum dikebiri terkadang juga agresif terhadap pemiliknya. Bahkan, dia juga kerap menyebar kotoran di dalam rumah.

Pengendalian Populasi Kucing

Anda pasti sudah tahu bahwa kucing jantan tidak bisa melahirkan. Namun, dengan adanya kucing jantan yang belum dikebiri, maka akan banyak kucing betina yang hamil.

Oleh karena itu, kucing jantan juga harus dikebiri agar kucing betina di sekitar rumah Anda tidak hamil atau dikawini.

Manfaat Sterilisasi Kucing (catshospital.com)
Manfaat Sterilisasi Kucing (catshospital.com)

Manfaat Sterilisasi Kucing Betina

Pengendalian Populasi

Kucing betina bisa melahirkan hingga tiga anak saat pertama kali hamil. Jadi, dalam enam bulan setelah kawin, kucing bisa bertambah banyak.

Kehamilan kucing bisa sangat cepat, tergantung dari usia, jenis, dan kucing itu sendiri. Jadi, kalau Anda membiarkan kucing betina dalam keadaan belum disteril, pasti dia akan beranakpinak terus menerus sampai tak terhingga.

Masalah di Rumah

Punya kucing betina di rumah bisa mengundang banyak kucing jantan berdatangan ke rumah. Apalagi kucing betina kerap memanggil kucing jantan apabila kucing betina sedang birahi.

Suara kucing betina saat mengeong bisa membuat kucing-kucing jantan seakan terhipnotis dan datang ke rumah. Kalau sudah begini, sekitar rumah jadi penuh kucing dan kotoran di mana-mana.

Kucing betina akan mengundang kucing jantan untuk menyalurkan birahinya setiap tiga minggu sekali. Apabila setiap kedatangan kucing jantan, terjadi perkawinan, bisa dipastikan kucing betina akan cepat hamil.

Loading...

Masalah Kesejahteraan

Kalau sudah punya banyak kucing akibat pergaulan bebas, tentu pemilik tidak akan bisa merawat semuanya dengan baik. Alhasil, satu persatu kucing akan dikurangi dengan cara melepas kucing ke jalanan sehingga menjadi kucing liar atau kucing kampung.

Nah, masalah kucing kampung lebih kompleks lagi karena dia harus mencari makan sendiri dan beradu dengan kucing lain. Masalah makanan saja, mereka bisa bertengkar, apalagi kalau soal tempat tinggal.

Ini tidak hanya memenuhi jalan, tapi bisa juga mengganggu masyarakat yang lain. Sebab, kotoran kucing bisa tersebar di berbagai sudut jalan. Aroma bau kotoran kucing sangat menyengat. Terlebih kalau kucing tersebut sakit, pasti akan banyak kucing lain yang terinfeksi.

Kucing Jantan dan Betina Harus Disteril atau Dikebiri (wagwalking.com)
Kucing Jantan dan Betina Harus Disteril atau Dikebiri (wagwalking.com)

Gangguan Kesehatan

Oh iya, kucing betina yang belum dikebiri bisa mengalami pyometra atau infeksi rahim. Penyakit ini seperti tumor payudara yang bisa merenggut nyawa kucing tersebut.

Bahkan, tumor ini bisa menular ke anak kucing dan menjadikan anak-anak kucing mengalami berbagai masalah kesehatan.

Memangsa Satwa Liar

Kalau sudah punya anak, kucing betina bisa lebih aktif dalam mencari makanan.

Anda mungkin lupa memberinya makan, maka untuk mengenyangkan perutnya dan perut anaknya, dia akan berburu hewan-hewan lain, seperti tikus, burung kecil, dan lain-lain.

Baca juga:

Kesimpulan

Demikian beberapa alasan kucing jantan dan betina harus disterilisasi atau dikebiri. Anda mungkin akan merasa kasihan karena harus merenggut hak-hak mereka dalam urusan hubungan badan.

Namun, di sisi lain Anda juga berpikir dampak dari hubungan tersebut bisa saja merugikan kucing itu sendiri dan orang lain. Sehingga untuk mencari jalan tengah, kucing jantan dan betina harus dikebiri atau disteril.

Jika artikel Burungnya.com bermanfaat, jangan lupa bagikan ke teman-teman yang lain dan follow Instagram @burungnyadotcom. Terima kasih.

Loading...

Pencarian terkait:

  • kasi kucing betina

Berikan komentar

error: Dilarang Copy Paste!!