8 Cara Membuat Sangkar Burung Sendiri dari Kayu dan Bambu

Burungnya.com – Di tengah masa pandemi virus Corona, banyak orang diminta pemerintah untuk melakukan aktivitas di rumah. Namun, karena waktu yang sangat lama, akhirnya banyak orang mencari hobi baru, salah satunya hobi memelihara burung.

Untuk Anda yang hobi burung, pertama-tama Anda harus membeli burung dan sangkar burung sekaligus. Kalau cuma beli burung aja, nanti Anda akan kesulitan meletakkan burung tersebut. Sehingga dalam memelihara burung kicau harus membeli sangkar burung dan burungnya.

Jika Anda merasa harga kandang burung lumayan mahal, Anda bisa membuatnya sendiri. Terutama saat ini Anda mungkin memiliki banyak waktu luang di rumah. Sehingga Anda bisa membuat sangkar burung sendiri di rumah dengan teman atau keluarga.

Alat dan Bahan dalam Membuat Sangkar Burung

  • Bambu
  • Kayu
  • Triplek
  • Paku
  • Lem kayu
  • Pernis
  • Cat
  • Gergaji
  • Bor
  • Serutan jeruji
  • Alat serut kayu
  • Pisau serut
  • Palu
  • Amplas
  • Meteran
  • Tang
  • Pensil

Cara Membuat Kandang Burung

Kami beritahukan sebelumnya, tingkat kerumitan membuat kandang burung tergantung dari model sangkar. Semakin bagus sangkar, biasanya akan semakin sulit proses pembuatannya, kecuali Anda memang sudah terbiasa membuat sangkar sebelumnya.

Jadi, kami sarankan nanti Anda membuat sangkar yang sederhana saja. Misalnya, sangkar kotak agar proses perakitannya mudah dan tidak memakan waktu lama.

1. Menentukan Model Sangkar

Seperti yang kami katakan, tentukan dulu model sangkar burung. Kalau bisa sangkar kotak saja karena lebih mudah. Buat dulu sketsa dan gambar model sangkar. Sekalian buat ukuran sangkar panjang lebar dan tinggi. Bahan jeruji menggunakan apa, kerangka menggunakan bahan apa, dan lain sebagainya.

Cara Membuat Sangkar Burung (vitaminburung.com)
Cara Membuat Sangkar Burung (vitaminburung.com)

2. Kerangka Sangkar

Setelah selesai membuat sketsa, saatnya Anda membuat kerangka sangkar burung. Pertama buat dulu kerangka bagian atas dan bawah. Buat bagian persegi dan rekatkan dengan lem.

Selanjutnya buat kerangka bagian samping. Satukan kerangka atas bawah dan samping. Perkuat kerangka sangkar menggunakan paku. Walau sebenarnya lem kayu sudah cukup kuat, tapi dikasih paku lebih bagus lagi. Pastikan ujung paku tidak bisa mengenai tubuh burung. Jadi Anda harus rapi dalam memasang paku.

3. Bor Kerangka Sangkar untuk Jeruji

Pasang mata bor yang kecil, kemudian bor kerangka sangkar untuk memasang jerujinya. Anda harus berhati-hati dalam mengebor kerangka karena ukuran dan jaraknya sangat berdekatan. Jarak lubang jeruji antar sangkar berkisar antara 0,5 – 1 cm.

4. Pembuatan Jeruji Sangkar Burung dari Bambu

Kerangka sudah jadi, sekarang tinggal membuat jeruji sangkar. Bahan utama jeruji sangkar dari bambu. Buatlah jeruji sangkar burung dengan menyerut bambu kecil-kecil. Potong bambu kecil-kecil dan haluskan dengan pisau serut atau amplas.

Loading...

Ingat, bambu sangat tajam, sehingga saat menghaluskan jeruji harus benar-benar rapi. Masukkan jeruji satu persatu ke lubang kerangka sangkar. Kemudian beri lem kayu di setiap ujungnya agar lebih kuat.

5. Buat Pintu Kandang Burung

Tadi saat Anda memasang jeruji sangkar, sisakan ruang sedikit untuk pintu sangkar. Buat pintu sangkar seukuran dengan tubuh burung atau seukuran tangan orang dewasa. Tujuannya agar tangan Anda bisa keluar masuk dengan mudah.

Bagian lubang jeruji di pintu sangkar harus sedikit lebih besar agar pintu bisa menutup ke bawah secara otomatis. Tujuan lainnya agar bukaan pintu saat naik turun lebih lancar. Anda bisa memasang pengait agar pintu terkunci dengan aman. Soalnya, ada beberapa jenis burung pintar yang bisa membuka pintu sangkar sendiri.

6. Alas Sangkar Burung

Alas sangkar dapat didesain geser atau dipasang dari bawah. Namun, dalam hal pembersihan sangkar, sebenarnya lebih mudah model geser. Sehingga kicau mania tidak perlu mengangkat sangkar, dia cukup menggeser alas sangkar untuk mengeluarkannya.

Alas sangkar dibuat dari triplek. Ukur alas sesuai dengan kerangka sangkar. Pastikan ukuran rongganya tepat agar kaki burung tidak terjepit.

7. Cat Sangkar Burung

Setelah jadi, Anda bisa mewarnai sangkar burung dengan cat kayu. Namun, sebelumnya sangkar burung diamplas dulu biar teksturnya bagus. Pengecatan bisa dilakukan dengan kuas atau semprot air brush. Saran kami dengan teknik penyemprotan air brush saja agar hasilnya memuaskan.

Tunggu sampai kering, kemudian ulangi pengecatan sekali lagi agar warna sangkar tidak mudah pudar. Anda bisa melapisi cat dengan pernis supaya sangkar terlihat lebih kinclong dan tahar air.

8. Keringkan Sangkar

Setelah pengecatan selesai, keringkan sangkar burung di bawah sinar matahari. Penjemuran sangkar memakan waktu lama untuk memastikan bau cat benar-benar hilang. Walau cat sudah kering, terkadang bau cat masih menyengat. Anda bisa memilih cat khusus yang tidak memiliki bau kimia, tetapi harganya lebih mahal.

Baca juga:

Kesimpulan

Demikian cara membuat sangkar burung sendiri dari kayu dan bambu. Sangkar ini dibuat mudah agar prosesnya cepat. Anda kami sarankan membuat kandang bentuk kotak agar lebih mudah.

Kami tahu Anda tidak pernah membuat sangkar sebelumnya, sehingga kalau membuat sangkar model ukir atau bentuk bulat, pasti cukup merepotkan. Jadi, cari aman saja dengan membuat sangkar yang model kotak persegi.

Jika artikel Burungnya.com bermanfaat, jangan lupa bagikan ke teman-teman yang lain dan follow Instagram @burungnyadotcom. Terima kasih.

Loading...

Pencarian terkait:

  • cara membuat sangkar burung
  • cara merakit jeruji sangkar besi / kayu
  • jarak lobang jeruji sangkar kolibri
  • nama sangkar burung tanpa tiang
  • ukuran membuat sangkar burung

Berikan komentar

error: Dilarang Copy Paste!!