7 Cara Mengadopsi Kucing Jalanan atau Kucing Kampung Liar

Burungnya.com – Kucing jalanan terkadang lucu dan imut. Bagi pecinta hewan, tentu ingin sekali memelihara kucing liar di jalanan. Rasanya diri ini ingin mengadopsi kucing di jalanan yang imut dan menggemaskan.

Namun, jangan sembarangan membawa pulang kucing kampung yang Anda temukan di jalan. Kucing jalanan mempunyai berbagai karakter dan perjalanan hidup.

Bisa saja kucing bahagia diadopsi oleh Anda. Namun, sebagian lagi mungkin tambah sedih karena tidak bisa bebas main di jalan.

Baca juga:

Kehidupan Kucing Jalanan

1. Kucing Peliharaan Kabur

Kucing yang hidup di jalan bisa saja dulunya merupakan kucing peliharaan orang. Kemudian dia kabur karena suatu hal.

Sekarang kucing tersebut untuk hidup nomaden dan tak mau pulang. Kucing seperti ini terkadang tidak dekat dengan manusia karena mungkin alasan dia kabur karena diperlakukan kurang baik.

Meski begitu ada kemungkinan kucing jalanan tersebut juga dekat dengan manusia karena dulu sering diajak bercengkrama oleh manusia.

2. Kucing Kampung Asli

Biasanya kucing kampung asli memang indukannya dulu berasal dari jalanan. Jadi, kucing seperti ini kurang dekat dengan manusia. Saat mau diadopsi kucing kampung ini akan berlari ketakutan.

Anda harus melakukan pendekatan ekstra bila ingin mengadopsi kucing tersebut. Jangan sampai kucing yang akan Anda peliharra ketakutan dan tidak nyaman berada di rumah Anda.

Berikan makanan kucing enak, agar dia menyukainya. Hari pertama mungkin dia kabur dan menolak. Namun, di hari kedua dan ketiga, ada kemungkinan kucing menyukainya.

3. Kucing Dibuang

Kucing yang dibuang terkadang bingung mengapa dia diperlakukan seperti itu. Kemungkinan kucing dibuang karena sang pemilik sudah tidak bisa merawat banyak kucing.

Ada juga alasan kucing dibuang karena terlalu nakal, menyakiti penghuni rumah, dan merusak perabotan rumah.

Kucing seperti ini tentu akan menaruh dendam pada majikannya yang lama. Sehingga apabila dia melihat pemiliknya yang dulu, kemungkinan dia akan berlari menjauh.

Cara Merawat Kucing Kampung Liar dari Jalanand
Cara Merawat Kucing Kampung Liar dari Jalanan

Cara Mengadopsi Kucing Jalanan

1. Periksakan Kucing ke Dokter

Apabila kucing sudah memiliki hubungan dekat dengan Anda. Coba langsung bawa dia ke dokter hewan. Tujuannya agar Anda tahu apakah kucing sedang sakit atau sehat.

Setelah memastikan kesehatan kucing. Anda bisa membawa kucing ke rumah dan memeliharanya. Kalau kucing dalam keadaan sakit, lebih baik diobati dulu.

Jangan membawa kucing penyakitan ke rumah karena bisa berdampak buruk pada hewan di rumah dan anggota keluarga.

2. Persiapkan Perlengkapan di Rumah

Setelah itu, jangan lupa beli perlengkapan kucing. Apa saja yang dibutuhkan?

Anda bisa membeli beberapa peralatan berikut:

  • Litter box atau kotak kotoran kucing.
  • Makanan kucing kering dan basah.
  • Snack atau camilan kucing.
  • Vitamin dan suplemen kucing.
  • Tempat makan dan minum kucing.
  • Tempat tidur kucing.
  • Sisir, gunting kuku, sampo, dan sabun kucing.
  • Kandang kucing.
  • Pet cargo atau tempat membawa kucing jalan-jalan.

3. Proses Transisi Kucing

Agar kucing lebih nyaman dan bisa adaptasi dengan baik, coba berikan tempat yang nyaman di rumah. Paling tidak, untuk kebutuhan hidupnya sehari-hari harus dilengkapi dulu.

Setelah buat dia nyaman dengan mengajaknya bermain sesering mungkin. Tingkatkan kepercayaan dirinya dengan selalu mengajaknya bersenda gurau.

Jika Anda pekerja kantoran, paling setiap pulang kerja sapa dia. Ajak main sebentar dan bersihkan pupnya. Sebelum berangkat kerja, berikan salam dan pelukan hangat.

4. Latihan Agar Kucing Jinak

Kucing jalanan biasanya sedikit liar dan sulit diatur. Namun, hal tersebut bisa dihilangkan dengan cara memberikan latihan agar kucing jinak.

Berikan latihan yang membuatnya nurut dan datang saat dipanggil. Pastikan kucing tersebut sudah memiliki nama. Agar nanti saat dipanggil dia langsung datang.

5. Latihan Buang Kotoran di Rumah

Kucing di jalanan tentu sering buang kotoran sembarangan. Kebiasaan tersebut akan dibawa ke dalam rumah. Jadi, pertama latih kucing untuk buang kotoran di litter box.

Setelah itu, perbanyak litter box di area rumah. Setiap selesai makan, usahakan kucing diantar ke litter box biar dia pup dulu.

6. Sediakan Jalur Keluar Rumah

Kucing liar di jalanan hidupnya bisa stres saat dikurung di rumah apalagi di kandang. Jadi, kucing harus tetap diberikan akses untuk keluar rumah walau sebentar.

Ajak dia keluar rumah, cukup di taman saja, atau ajak jalan-jalan keliling komplek. Dengan begitu, kucing tidak akan stres dan bahagia.

7. Jangan Biarkan Kucing di Luar Rumah Terlalu Lama

Kucing jalanan sudah memiliki naluri berburu. Nanti bila dia keseringan di luar rumah, kucing tidak akan mau masuk ke rumah. Selain itu, terkadang kucing akan berburu hewan-hewan di sekitar rumah.

Kucing akan menggigitnya dan dibawa pulang. Daripada di rumah penuh dengan bangkai, lebih baik jaga kucing agar tidak di luar rumah terlalu lama.

Kesimpulan

Demikian cara mengadopsi kucing liar di jalanan. Kucing kampung liar bisa saja dipelihara tapi perhatikan dulu tingkat kesehatannya.

Kucing liar di jalanan sering kali tidak ada yang merawat sehingga kucing tersebut pasti banyak yang kurang sehat. Jadi perlu diperhatikan, fisiknya dulu.

Jangan asal kelihatan kucing lucu langsung dibawa pulang. Tapi lihat dulu apakah kucing tersebut dalam keadaan sehat atau sakit.

Jika artikel Burungnya.com bermanfaat, jangan lupa bagikan ke teman-teman yang lain dan follow Instagram @burungnyadotcom. Terima kasih.

Berikan komentar

error: Stop copy and paste because it is an illegal act.