Cara Mengatasi Burung Ngurak Mabung dengan Dedak dan Kapur

Burungnya.com – Burung kicau yang mengalami ngurak atau mabung sebenarnya sudah biasa. Ini seperti siklus bulanan wanita yang sedang menstruasi. Bedanya, kali ini siklus mabung burung terjadi setiap setahun sekali atau setahun bisa dua kali.

Nah, mabung atau ngurak ini lebih sering mengalami masalah. Ada burung yang mabung tidak tuntas. Terus ada lagi, bulu burung yang tidak ambrol sepenuhnya. Kemudian bulu burung tidak kunjung tumbuh. Ada lagi burung yang macet bunyi selepas mabung.

Itu tadi hanya sebagian kecil permasalahan selama burung mengalami mabung, ngurak, ambrol, nyulam, atau molting.

Sekarang kita bahas semuanya agar burung Anda lebih cepat proses mabungnya. Anda jangan khawatir karena mabung adalah proses alami yang harus dilalui semua jenis burung.

Proses jatuhnya bulu ini sangat menyakitkan, sehingga kalau bisa perlakukan burung sangat istimewa. Jangan memaksanya untuk mandi, jemur, atau latihan lomba dulu. Buatlah dia fokus beristirahat agar proses mabungnya berjalan lancar dan cepat.

Cara Mengatasi Burung Ngurak Mabung

Lantas apa yang harus dilakukan pertama saat melihat burung kicau sedang mengalami tanda-tanda mau mabung?

Perawatan Burung Mabung Ngurak Sangkar Full Kerodong (blibli.com)
Perawatan Burung Mabung Ngurak Sangkar Full Kerodong (blibli.com)

Hal yang paling sederhana yaitu mengubah perawatan harian menjadi perawatan burung mabung.

  1. Pertama burung dikerodong full setiap hari kecuali sedang diberi makan atau minum.
  2. Berikan kroto satu sendok makan per hari untuk burung kicau berukuran sedang, seperti Murai Batu, Anis Merah, Kacer, Anis Kembang, Cendet, hingga Jalak. Kalau burung kecil, cukup setengah sendok makan kroto per hari.
  3. Burung mabung tidak boleh dimandikan dan dijemur.
  4. Kotoran burung boleh dibersihkan atau tidak. Ada yang bilang kotoran burung tidak perlu dibersihkan agar Anda tidak mengganggu proses mabungnya. Namun, untuk menjaga kesehatan dan kebersihan, bersihkan seminggu sekali.

Pemberian Dedak dan Kapur pada Burung Mabung

Pada bagian dasar sangkar ditaburi kapur setebal 2 mm secara merata. Kemudian atasnya ditaburi lagi dedak atau katul ayam setebal 1 cm secara merata.

Mengapa burung mabung diberi dedak dan kapur? Ini alasannya karena dedak dapat menghangatkan udara dalam sangkar tetapi tidak terlalu kering. Sehingga tingkat kelembaban masih bagus.

Cara Mengatasi Burung Mabung Ngurak dengan Dedak dan Kapur (sinauternak.com)
Cara Mengatasi Burung Mabung Ngurak dengan Dedak dan Kapur (sinauternak.com)

Namun, karena kandang menjadi agak lembab, maka mikroba bisa berkembang biak. Oleh karena itu alas sangkar diberi kapur. Tujuan pemberian kapur agar sangkar menjadi lebih hangat dan membunuh jamur serta mikroba.

Kalau Anda sudah memberikan kapur, maka kotoran burung tidak perlu dibersihkan.

Tahukah Anda, udara hangat dan lembab di dalam sangkar bisa membuat proses mabung pada burung berjalan lebih cepat. Bulu-bulu tua akan cepat rontok karena lapisan kulit luar yang menjepit bulu terbuka.

Bulu muda burung akan cepat tumbuh sempurna karena ujung bulu baru terbantu dalam memecahkan lapisan tanduk yang membungkusnya.

Tapi mengapa burung tidak dijemur saja biar sangkar hangat? Penjemuran di bawah sinar matahari membuat udara di dalam sangkar panas dan kering. Otomatis lapisan tanduk pembungkus bulu baru juga mengering dan sulit pecah. Sehingga pertumbuhan bulu tidak sempurna.

Oksigen dalam sangkar yang sedang dijemur juga sangat sedikit. Sehingga bila Anda telat mengangkatnya maka burung bisa kepanasan dan akhirnya mati.

Loading...

Jenis Kapur untuk Terapi Burung Mabung

Oh iya, pasti di antara kalian ada yang bertanya-tanya tentang jenis kapur yang diberikan. Kapur yang digunakan dalam terapi burung mabung adalah kapur mati yang biasa dipakai untuk makan sirih. Bisa juga kapur tulis di papan tulis.

Kalau kapur dari toko bahan bangunan, biasanya itu kapur aktif. Cirinya, kapur aktif akan mengeluarkan gelembung panas saat diberi air. Namun, setelah dingin, kapur tersebut menjadi kapur mati. Setelah itu, hancurkan kapurnya dan siap ditaburkan di alas sangkar.

Ingat lapisan kapur harus berada di paling bawah. Soalnya, kapur bisa bertebangan dan mengganggu pernapasan dan mata. Oleh sebab itu, atasnya kapur dilapisi lagi dengan taburan dedak atau katul.

Perawatan Bulu Mulai Tumbuh

Kalau bulu baru sudah mulai tumbuh, apa yang harus dilakukan? Terapi tadi harus tetap dilakukan sampai semua bulu berjatuhan dan tidak ada lagi bulu tanduk yang masih terbungkus lapisan tanduk.

Burung yang sedang mengalami pertumbuhan bulu baru, dia membutuhkan asupan protein. Sebab, protein di dalam tubuhnya terserap sekitar 25 persen selama masa mabung.

Sehingga Anda harus menambah asupan protein burung sebesar seperempat dari total protein dalam tubuh burung. Bahkan, energi yang dibutuhkan burung saat mabung dua setengah kali lebih besar dari burung yang sedang produksi telur.

Makanan Burung saat Mabung

Kebutuhan protein burung ini bisa dipenuhi dengan memberikan daging hewan dalam jumlah sedikit dan suplemen makanan.

Salah satu rekomendasi suplemen makanan burung saat mabung adalah BirdMolt Pre (BMP) dari Omkicau.

Suplemen ini mendorong tumbuhnya bulu baru, mencegah bulu pecah, kusam, dan tumbuh tidak rata. Kalau burung sudah mengonsumsi BirdMolt Pre, maka dia cukup diberi porsi makan seperti biasa.

Baca juga:

Penyebab Mabung Burung Tidak Tuntas

Setelah dirawat dengan baik, mengapa mabung burung tetap tidak tuntas atau bulu tidak sempurna? Terkadang apa yang kita kehendaki tidak akan terwujud karena berbagai faktor.

1. Penyakit

Bisa saja burung terkena penyakit yang disebabkan oleh virus Circovirus (Beak and Feather Disease) dan virus Polyoma. Virus ini menyebabkan burung sulit memproduksi bulu baru.

Ada lagi Psittacosis kronis yaitu gangguan parasit dan bakteri di usus yang menyebabkan bulu sulit tumbuh.

2. Bahan Kimia

Penggunaan bahan kimia selama mabung bisa menyebabkan bulu tumbuh tidak sempurna dan bulu jadi rusak.

Bahan kimia ini salah satunya adalah zat pembasmi cacing pada burung Merpati yakni Mebendazole. Jika burung diberi bahan kimia tersebut maka bulunya akan melintir.

3. Gizi Buruk

Asupan gizi pada burung mabung memang harus ditingkatkan. Bila burung cuma diberi makan saja selama mabung, maka gizinya tidak akan terpenuhi.

Bisa saja burung terlihat gemuk tapi sejatinya kekurangan gizi. Jadi, jangan hanya memberikan karbohidrat saja pada burung, tetapi beri juga asupan protein dan mineral serta vitamin.

4. Stres

Burung stres juga menghambat pertumbuhan bulu. Tingkat stres burung dipengaruhi berbagai faktor, bisa karena gangguan hewan lain, stres karena perawatan tidak baik, dan akibat ulah manusia.

Kesimpulan

Demikian beberapa cara mengatasi burung ngurak mabung dengan terapi dedak dan kapur. Tujuan pemberian dedak dan kapur tadi sudah pasti karena menjaga tingkat kehangantan dan kelembaban di dalam sangkar.

Namun perlu diingat bahwa lapisan kapur dulu kemudian baru dedak. Sebab, kapur mudah berterbangan dan masuk ke dalam mata, sementara dedak lebih berat sehingga aman.

Jika artikel Burungnya.com bermanfaat, jangan lupa bagikan ke teman-teman yang lain dan follow Instagram @burungnyadotcom. Terima kasih.

Loading...

Pencarian terkait:

  • mengatasi bulu kenari yang tumbuh tidak rapi atau mlintir

Berikan komentar

error: Dilarang Copy Paste!!