7 Cara Mengatasi Murai Batu Bulu Ngembang atau Gembung

Burungnya.com – (Topik: Murai Batu Bulu Ngembang) Mungkin akhir-akhirnya ini Anda sering mendapati burung Murai Batu bulunya ngembang atau kelihatan gembung. Kira-kira apa penyebabnya? Apakah burung sakit?

Banyak faktor yang menyebabkan burung Murai Batu bulu ngembang. Jika burung Anda sehat, bisa jadi bulu ngembang karena cuaca dingin. Beberapa burung sering mengembangkan bulunya karena kedinginan atau tertiup angin kencang.

Saat waktu pendaftaran anak sekolah dan mahasiswa baru, biasanya cuaca di Indonesia berubah menjadi dingin. Angin juga bertiup kencang. Udara dingin dan angin kencang membuat burung Murai Batu kedinginan.

Baca juga: 7 Penyebab dan Cara Mengatasi Bulu Ekor Murai Batu Rusak secara Alami

Tapi ini bukan satu-satu faktor yang mengakibatkan bulu Murai Batu ngembang. Masih ada banyak faktor yang perlu kita pelajari bersama.

Cara Mengatasi Murai Batu Bulu Ngembang (kicaucicicuit.com)
Cara Mengatasi Murai Batu Bulu Ngembang (kicaucicicuit.com)

Penyebab Murai Batu Bulu Ngembang

1. Udara Dingin

Seperti yang kami sempat bahas di atas, Murai Batu mengembangkan bulunya karena udara dingin atau cuaca dingin. Hal tersebut wajar, udara dingin bisa menusuk kulit burung seperti jarum.

Sehingga kalau bulu ngembang, otomatis, kulit menjadi sedikit terlindungi dan tidak dingin lagi. Tubuh menjadi lebih hangat walau sebenarnya tidak hangat-hangat banget.

Anda harus segera menghangatkan tubuh Murai Batu dengan cara dijemur di bawah sinar matahari atau digantung di dekat lampu.

2. Kehilangan Birahi

Burung Murai kehilangan birahi biasanya karena jarang bertemu lawan jenis. Selain itu faktor makanan yang cuma disediakan voer saja tanpa pakan EF.

Hal tersebut membuat birahi burung Murai Batu lama-lama menurun. Ditambah faktor usia yang sudah semakin tua, nafsu untuk berhubungan dengan lawan jenis, lama-lama menghilang.

Kalau burung Anda masih muda, solusinya diberikan pakan Extra Fooding. Apa saja pakan EF yang bagus untuk Murai Batu?

  • Jangkrik
  • Kroto
  • Ulat Kandang
  • Cacing
  • Ulat Hongkong
  • Ikan Kecil
  • Larva Tawon
  • Belalang Hijau
  • Udang Kecil
  • Telur Rebus

Silakan pilih beberapa pakan EF terbaik untuk Murai Batu. Dijamin dalam beberapa minggu, burung Murai Batu akan naik birahinya dan bulu tidak mengembang lagi.

Baca juga: 12 Daftar Panjang Bulu Ekor Murai Batu Berdasarkan Habitat Aslinya

3. Murai Batu Sakit

Burung Murai Batu sakit bisa menyebabkan bulu ngembang. Ya mungkin karena lingkungan yang kurang bersih, atau terkena virus, cuaca dingin, cacingan, nyilet, dan lain-lain sehingga jadi sakit.

Loading...

Kalau sudah demikian, yang Anda lakukan adalah kurangi jadwal mandi yang tadinya setiap hari jadi seminggu sekali atau dua kali. Penjemuran bisa dilakukan untuk memperkuat sistem imun.

Berikan pula obat untuk Murai Batu ditambah vitamin agar tubuhnya segera sehat. Burung sehat pasti akan lincah dan tidak gembung.

4. Murai Pasca Mabung

Semua burung mengalami fase mabung atau ganti bulu. Ini untuk menjaga agar bulu-bulunya tetap sehat dan berfungsi optimal. Biasanya mabung juga sebagai penanda bahwa burung sudah beranjak dewasa.

Performa burung akan menjadi lebih bagus. Namun tergantung mabungnya selesai sempurna atau tidak. Terkadang ada burung belum selesai mabung, tapi sudah dipaksa lomba. Alhasil banyak bulu yang belum tumbuh dan justru menyakiti tubuh burung.

Kalau seperti ini mending ditunggu saja sampai bulu Murai Batu tumbuh sempurna. Biarkan dia istirahat dulu. Jangan sampai burung ketemu burung lain biar dia tidak berkicau terus.

Baca juga: Murai Batu Ekor 42 Cm Terpanjang di Indonesia

5. Murai Batu Stres

Penyebab stres pada Murai Batu sangat beragam. Bisa saja, burung stres karena ganti sangkar, kandang jatuh, diserang kucing, lingkungan terlalu ramai, kalah mental, dan lain sebagainya.

Bulu Murai Batu jadi ngembang seperti ketakutan. Jadi harus segera dikembalikan dulu mental dan mood-nya. Berikan tempat yang nyaman dan makanan enak dulu.

Kalau perlu putarkan suara terapi alam yang menentramkan jiwa. Pisahkan dari burung lain dan sendirikan di tempat yang nyaman. Burung sering dikerodong biar hatinya kembali pulih.

6. Kalah Mental Lawan Burung Lain

Ada juga Murai Batu gembung karena kalah mental lawan burung yang lebih gacor. Berangkat lomba mungkin dia biasa saja dan terlihat fighter, tapi pulangnya langsung ngedrop mental.

Ini karena dia kalah mental dan down. Biasanya kalau sudah kalah mental, agak lama sedikit mengembalikan mentalnya. Dia harus dikasih banyak pakan EF, dilatih fisik, full kerodong, dan ditrek dengan Murai yang lebih muda atau mental lemah.

Dengan begitu rasa percaya dirinya kembali naik dan akhirnya Murai Batu jadi fighter lagi. Perlu waktu agak lama untuk Murai batu kembali pulih dari drop mental.

7. Salah Perawatan

Anda mungkin baru beli Murai Batu dari orang lain. Namun, Anda lupa tidak menanyakan perawatan sehari-hari dan tidak punya kontaknya. Jadi Anda memberikan perawatan baru yang mungkin tidak cocok atau salah.

Sehingga burung merasa tidak nyaman lalu mengembangkan bulunya. Ini harus dicari dulu pemiliknya dan ditanyakan perawatannya seperti apa.

Kalau mau memberikan perawatan sendiri, risikonya burung akan stres dan perlu adaptasi agak lama. Menurut kami lebih baik kembali ke rumah pemilik lama dan menanyakan perawatan Murai yang benar.

Baca juga: 5 Cara Merawat Ekor Murai Batu Agar Tidak Patah dan Rusak

Kesimpulan

Demikian beberapa penyebab dan tips mengatasi Murai Batu bulu ngembang. Setiap penyebab mempunyai cara penyelesaian yang berbeda. Anda bisa mencari tahu dulu penyebabnya apa, baru diselesaikan sesuai saran di atas.

Murai Batu bulu gembung belum tentu sakit, bisa saja dia cuma stres dan butuh adaptasi di tempat baru. Jadi, jangan takut burung kenapa-napa, tetap positif thinking dan rawat burung dengan baik.

Jika artikel Burungnya.com bermanfaat, jangan lupa bagikan ke teman-teman yang lain dan follow Instagram @burungnyadotcom. Terima kasih.

Loading...

Berikan komentar

error: Dilarang Copy Paste!!