10 Cara Mengawinkan Kucing sampai Berhasil

Burungnya.com – Pada umumnya pemilik kucing sangat menyukai kucing dari ras yang bagus. Kalau hewan peliharaan sudah bagus, berarti anakannya diharapkan juga bagus.

Tak heran banyak orang menjodohkan kucing mereka dengan kucing jenis lain yang sama-sama bagus atau berasal dari ras serupa. Kendati demikian, mengawinkan kucing tidak semudah yang bayangkan.

Apalagi bila kedua kucing tersebut tidak saling kenal, pasti akan cukup ribet mengawinkannya. Anda harus mengetahui triknya agar proses kawin kucing berjalan lancar.

Cara Mengawinkan Kucing

1. Lihat Kondisi Kucing

Cara pertama mengawinkan kucing adalah dengan memeriksakan kesehatan kucing jantan dan betina. Pastikan mereka tidak sakit untuk menghindari penyebaran satu sama lain.

Setelah memeriksa kesehatan kucing, berikan makanan bergizi. Jadikan proses perkawinan kucing berjalan lancar.

Berikan pula makanan bergizi untuk kucing yang mau kawin. Dengan begitu, dapat dipastikan kawin kucing akan berjalan tanpa kendala.

2. Kucing Jantan dan Betina Birahi

Beberapa ciri kucing birahi yang bisa Anda amati telah dilaporkan di laman goldenmaze.net, berikut ciri-ciri kucing birahi:

Ciri Kucing Jantan Birahi

  • Tampak galak dan gelisah.
  • Sering buang air kecil secara acak.
  • Biasanya berteriak dengan keras.
  • Lari dan kejar kucing betina.
  • Kucing jantan biasanya mengikuti kucing betina.

Ciri Kucing Betina Birahi

  • Manja dan mudah tersinggung.
  • Mirip dengan jantan, kucing betina suka bersikap tidak jelas saat birahi.
  • Sering guling-guling.
  • Terlihat sering buang air kecil.

3. Jadwal Kawin Kucing

Setelah mengetahui tanda atau siklus hasrat birahi pada kucing jantan dan betina. Langkah selanjutnya adalah membuat jadwal pernikahan atau jadwal kawin.

Pastikan kedua kucing yang akan dipasangkan sudah memasuki siklus birahi secara bersamaan. Jika hanya satu kucing yang mengalami siklus birahi, maka proses kawin silang kucing pasti gagal.

Apalagi hal itu tidak terlalu sering terjadi, kucing yang ingin kawin akan berkelahi. Mirip dengan manusia, kucing tidak boleh diperlakukan dengan egois ya.

Cara Mengawinkan Kucing (petzooz.com)
Cara Mengawinkan Kucing (petzooz.com)

4. Proses Adaptasi dengan Calon Pasangan

Meskipun mereka adalah binatang, kucing tidak kawin secara tiba-tiba. Mereka perlu beradaptasi dan mengenal calon pasangan.

Apalagi untuk kucing betina yang belum pernah menikah. Dia biasanya lebih selektif terhadap kucing jantan.

Selama proses ini, Anda harus bersabar. Proses adaptasi dilakukan dengan menempatkan semuanya di tempat yang sama.

Anda bisa meletakkannya di kandang yang sama, tapi gunakan pembatas transparan. Biarkan kucing jantan dan kucing betina saling mengenal agar keduanya tertarik satu sama lain.

5. Simpan Kucing di Satu Tempat

Setelah beradaptasi dan memperhatikan satu sama lain, langkah selanjutnya adalah menjaganya dalam satu tempat.

Tapi mereka jangan tinggal bersama terlalu lama. Alasannya karena mereka belum sepenuhnya mengerti.

Atur waktu dengan cara ini dan letakkan di tempat yang sama di pagi hari selama 3 sampai 5 jam agar bisa bertemu satu sama lain.

Dalam prosesnya, suatu saat mereka akan saling kejar karena kucing betina biasanya menolak kawin.

Ciri ini ditandai dengan kucing betina mengeong tidak teratur. Ikuti alurnya secara alami, selama tidak terjadi perkelahian.

Meski saling kejar mengejar, biarkan saja karena ini cara pejantan mendekati sang betina. Dia biasanya mengikuti betina karena sang pejantan telah jatuh cinta dan hasrat kawinnya sudah tidak terbendung.

6. Pisahkan Agar Keduanya Kangen

Cara lain untuk mengawinkan kucing adalah dengan membuat mereka rindu satu sama lain. Setelah menyimpannya di area yang sama di pagi hari.

Loading...

Sore harinya pisahkan lagi kucing jantan dan betina. Tempatkan betina di kandang dan lepaskan pejantan di tempat terbuka.

Tapi jangan biarkan mereka bertemu. Dengan cara ini, keduanya akan semakin rindu. Nanti saat mau kawin, keduanya sudah saling cinta dan rindu, sehingga proses kawin kucing berhasil.

7. Perilaku Kucing

Jika sudah menyelesaikan langkah-langkah di atas, proses selanjutnya adalah mengidentifikasi daya tarik atau perilaku kucing satu sama lain.

Amati perilaku kedua kucing tersebut. Jika Anda melihat tanda di bawah ini, artinya dua kucing telah tertarik satu sama lain.

Pertama, kedua saling memanggil satu sama lain saat berpisah.
Kedua, kucing jantan dan betina saling panggil satu sama lain untuk menarik perhatian.
Ketiga, tidak bertengkar saat keduanya berkumpul.

8. Proses Kawin Kucing

Proses terakhir dalam perkawinan kucing adalah kawin atau hubungan suami istri. Jika Anda melihat semua tanda-tandanya, Anda dapat melakukan prosedur ini.

Pertama, kucing jantan memasuki siklus birahi dengan sering mengendus bagian bawah kucing betina. Kucing betina selalu mengangkat pantatnya saat diendus atau disentuh.

Perkawinan Kucing (timesofisrael.com)
Perkawinan Kucing (timesofisrael.com)

9. Tanda Kawin Kucing Berhasil

Saat proses kawin berjalan lancar, ciri atau tanda yang paling jelas adalah kucing betina menjerit atau mengeong dengan keras.

Kemudian dia seperti berguling-guling kepanasan. Terakhir, amati perkembangan kucing selama lebih dari dua minggu, jika ukuran perut tambah besar, kucing betina pasti hamil atau bunting.

10. Perawatan Kucing Kawin

Setelah kawin berhasil dan kucing betina hamil, coba rawat kucing betina dengan baik. Berikan makanan kesukaannya dan makanan untuk menambah nutrisi.

Anda juga harus menyiapkan proses persalinan kucing. Nanti, persalinannya secara normal atau operasi. Semoga saja semuanya berjalan lancar.

Baca juga:

Kesimpulan

Demikian cara mengawinkan kucing sampai berhasil. Sebenarnya proses kawin silang kucing tidak mudah, tapi kalau sudah kenal satu sama lalin, pasti prosesnya lebih cepat.

Kucing jantan dan betina harus dalam tahap birahi tinggi dua-duanya. Nanti kalau cuma salah satu kucing yang birahi, kebanyakan perkawinan akan gagal. Jadi, kalau bisa kucing harus sama-sama birahi dan saling mencintai.

Agar prosesnya berhasil dan kucing betina cepat hamil, tolong keduanya dipasangkan minimal 3 kali sehari. Pasalnya, kucing bisa kawin 3-5 kali sehari.

Jika artikel Burungnya.com bermanfaat, jangan lupa bagikan ke teman-teman yang lain dan follow Instagram @burungnyadotcom. Terima kasih.

Loading...

Berikan komentar

error: Dilarang Copy Paste!!