Cara Menjinakkan Perkutut dari Ahli Pikat Usia 73 Tahun

Burungnya.com – Kita harus belajar banyak dari para sesepuh. Sebab, pengalaman mereka tentunya lebih banyak dan bisa berguna sampai sekarang. Sebagai contoh cara menjinakkan Perkutut. Mungkin sekarang sudah banyak cara yang instan, seperti terapi lapar dan mandi.

Namun, hal tersebut sejatinya kurang tepat karena tidak bisa berlaku bagi semua burung Perkutut. Berbeda dengan cara menjinakkan Perkutut yang dilakukan oleh seorang ahli pikat Perkutut lokal alam berusia 73 tahun ini.

Ahli Pikat Perkutut Lokal

Namanya Mbah Karsi, beliau sudah berusia sekitar 73 tahun. Warga Kalurahan Tepus Kapenewon Tepus ini sudah lama menjadi ahli pikat Perkutut.

Baca juga: 20 Ciri Perkutut Lokal yang Bagus Dipelihara

Dia juga dikenal sebagai penjinak Perkutut lokal alam. Ada satu rahasia penjinakkan Perkutut yang mungkin belum diketahui banyak orang. Sehingga cara yang dilakukan Mbah Karsi hanya dipraktekkan oleh orang-orang terdahulu.

Burung Perkutut Jinak (youtube.com)
Burung Perkutut Jinak (youtube.com)

Cara Menjinakkan Perkutut Lokal

Mbah Karsi tidak pelit ilmu, dia sering membagikan rahasia resep cara menjinakkan burung Perkutut lokal. Caranya cuma dengan cara memandikan Perkutut. Namun, bahan untuk mandinya bukan air biasa.

Perkutut dimandikan dengan air rendaman daun randu dan dadap serep. Setelah mandi, Perkutut diloloh parutan kencur, bawang merah, dan sebutir merica.

Ini cara yang ditemukan sendiri oleh Mbah Karsi. Dia tak segan untuk membagikan resep tersebut karena pada dasarnya dia senang melihat Perkutut yang bahagia dengan pemiliknya.

Baca juga: 22 Cara Mengatasi Perkutut Lokal Giras agar Cepat Jinak

Bahan yang Dibutuhkan untuk Mandi Perkutut

  • 3 lembar daun randu.
  • 3 lembar daun dadap serep.

Cara Memandikan Perkutut

  1. Daun-daun tadi dicuci bersih terlebih dahulu.
  2. Remas daun randu dan daun dadap serep dicampur dengan air secukupnya.
  3. Tunggu sebentar dan rendam remasan daun randu dan dadap serep.
  4. Saring ampasnya dan ambil air tadi untuk memandikan Perkutut.
  5. Sisa ampas diletakkan di atas sangkar sebagai aroma rileksasi.
Perkutut Dimandikan dengan Dipegang Tangan (majalahburungpas.com)
Perkutut Dimandikan dengan Dipegang Tangan (majalahburungpas.com)

Masa Muda Mbah Karsi

Tahukah Anda Mbah Karsi bisa sangat cinta dengan Perkutut karena sudah sejak lama dia mengelana mencari Perkutut di hutan. Hutan demi hutan dia jelajahi untuk memikat Perkutut menggunakan pulut.

Perjalanan beliau sangat jauh, bukan hanya di hutan kota atau pinggiran kota saja. Bahkan, kalau sudah berkelana ke hutan-hutan, dia bisa menghabiskan waktu selama 1 bulan.

Dulu tidak ada kendaraan, jadi dalam bepergian dilakukan dengan berjalan kaki. Di setiap pencarian Perkutut, dia sering menjumpai adanya pencuri kayu, pencuri ternak, binatang buas seperti macan dahan, dan makhluk halus.

Loading...

Baca juga: 13 Keistimewaan Perkutut Lokal Hutan Dibanding Perkutut Ternak

Arah yang dia tempuh sepenuhnya berasal dari kata hati. Bila hatinya ingin terus lurus, maka dia lurus. Apabila dia ingin belok kanan, maka kakinya juga akan menurutinya.

“Saya hanya mengikuti kata hati. Seperti ada yang membisikan sesuatu ke telinga saya untuk pergi kesuatu tempat dan mengambil perkutut alam,” ujar Mbah Karsi, seperti yang disadur dari sorot.co (26/1/2021).

Asal Usul Burung Perkutut dan Sejarah Perkutut Majapahit (torontozoo.com)
Asal Usul Burung Perkutut dan Sejarah Perkutut Majapahit (torontozoo.com)

Perkutut Maskot Daerah Istimewa Yogyakarta

Sejak tahun 1990, Perkutut sudah jadi maskot Daerah Istimewa Yogyakarta. Burung bernama latin Geopelia striata ini memang lekat dengan kebudayaan Jawa.

Perkutut menjadi lambang status sosial priyayi Jawa di masa lalu. Ini karena dulu hanya orang berpangkat tinggi yang dapat memelihara burung Perkutut.

Saat itu, mbah Karsi sudah lama memikat Perkutut. Pasalnya, mbah Karsi sudah mulai memikat Perkutut pada tahun 1968.

Saya sudah jadi tukat pikat burung Perkutut sejak tahun 1968. Mungkin sebentar lagi saya mau pensiun,” kata Mbah Karsi.

Baca juga: Asal Usul Perkutut dan Sejarah Perkutut Majapahit

Mbah Karsi Rela Memberikan Perkutut Juara

Mbah Karsi tidak segan memberikan Perkutut bila dia ikhlas. Burung-burung yang dia pelihara pernah memenangkan kontes Perkutut, kemudian ada yang menginginkan burung tersebut.

Saat mbah Karsi rela dan ikhlas memberikannya, maka burung Perkutut juara tersebut akan diberikan secara cuma-cuma alias gratis.

“Lah buat apa saya punya banyak burung Perkutut. Niat saya dari dulu memang hanya ingin menambah saudara,” ungkap Mbah Karsi.

Sekarang Mbah Karsi sudah memiliki banyak rekan yang tersebar di berbagai wilayah, mulai dari aparat, pejabat, hingga kaum buruh.

“Dengan ini, saya cuma berharap kepada Yang Maha Kuasa. Semoga niat saya bisa kembali membawa hal baik kepada saya dan semua keturunan saya,” pungkas Mbah Karsi.

Rahasia Perawatan Perkutut Juara Gacor (besgroup.org)
Rahasia Perawatan Perkutut Juara Gacor (besgroup.org)

Kesimpulan

Demikian perjalanan mbah Karsi yang suka mencari Perkutut atau memikat Perkutut di hutan. Dia mencari Perkutut bukan untuk dijual melainkan dipelihara sendiri. Apabila ada orang yang ingin memelihara Perkututnya maka akan diberi secara cuma-cuma.

Mbah Karsi berharap semoga kebaikannya tersebut dapat membawa hal baik pada keturunannya kelak. Sesuatu yang ditanam dengan cara yang baik, nanti akan menuai kebaikan pula.

Jika artikel Burungnya.com bermanfaat, jangan lupa bagikan ke teman-teman yang lain dan follow Instagram @burungnyadotcom. Terima kasih.

Loading...

Pencarian terkait:

  • cara menjinakkan perkutut dengan daun dadap

Berikan komentar

error: Dilarang Copy Paste!!