5 Cara Merawat Burung Parkit untuk Pemula

Burungnya.com – Pandemi membuat semua orang mencari hobi agar tidak bosan di rumah. Nah, salah satu dari hobi tersebut bisa jadi memelihara burung Parkit. Namun, karena masih pemula, terkadang mereka belum mengetahui cara merawat Parkit yang benar.

Kami di sini akan senantiasa membantu Anda dalam memberikan informasi terkait perawatan burung Parkit. Perawatan burung ini berbeda-beda tergantung dari tujuannya.

Soalnya, burung Parkit dipelihara karena berbagai tujuan, seperti berikut:

  • Burung hias
  • Masteran suara Parkit
  • Atraksi burung Parkit
  • Untuk meramaikan rumah

Nah, dari sini Anda tentunya akan mengetahui bahwa perawatan Parkit bisa berbeda-beda. Ada burung yang dipelihara untuk pajangan saja, ada juga Parkit yang dilatih agar bisa jinak dan pintar atraksi.

Sebelum melangkah lebih jauh, mari kita pelajari dulu bagaimana memilih Parkit yang bagus. Nah, bagus di sini maksudnya postur tubuh bagus, sehat, lincah, cantik, dan suara bagus untuk masteran burung lain.

Cara Memilih Parkit yang Bagus

1. Jenis Kelamin Parkit

Anda bisa memilih Parkit jantan maupun betina karena keduanya sama-sama bagus. Kalau Parkit jantan suaranya cenderung ngeriwik tapi lebih bervariasi. Sementara Parkit betina sangat cerewet dan gacor mengeluarkan suara asli.

2. Lincah dan Aktif

Cari Parkit yang lincah dan aktif. Artinya, burung tersebut dalam keadaan sehat dan tidak sakit. Perhatikan pula apakah burung suka makan atau tidak.

3. Parkit Fighter

Lihat burung Parkit dalam keadaan fighter atau tidak. Biasanya Parkit bermental fighter terlihat berani melawan burung lain. Kalau burung tidak fighter, dia akan diam seribu bahasa saat mendengar suara burung lain.

4. Fisik Lengkap Sempurna

Perhatikan bagian fisik burung Parkit. Seharusnya burung yang bagus dan sehat memiliki fisik lengkap serta sempurna. Parkit tidak cacat, bulu rapi, mulus, sayap mengapit, dan ekor bagus. Selain itu, sorot matanya tajam, tidak berair, dan kotoran padat.

5. Parkit Galak

Saat Parkit ditangkap menggunakan tangan, dia akan berteriak nyerecet dan menggigit. Itu tandanya burung bermental bagus. Ini tidak berlaku pada semua burung Parkit, tapi rata-rata begitu.

Cara Merawat Parkit (emborapets.com)
Cara Merawat Parkit (emborapets.com)

Cara Merawat Burung Parkit untuk Pemula

1. Makanan Burung Parkit

  • Milet putih
  • Jewawut
  • Milet merah
  • Apel
  • Pear
  • Sayur
  • Wortel
  • Tomat
  • Madu

2. Perawatan Harian Parkit Biasa

Burung Parkit dimandikan bisa dengan cara disemprot halus atau mandi sendiri dalam cepuk. Waktu mandi pagi hari sekitar jam 06.00.

Sambil mandi, bersihkan kotoran burung dan ganti pakan minumnya. Kemudian burung diangin-anginkan sebentar sampai bulu agak kering. Selanjutnya burung dijemur di bawah sinar matahari.

Durasi penjemuran bisa 30-60 menit. Jika burung terlihat kurang nyaman saat dijemur, sebaiknya langsung pindah ke tempat teduh.

Sore harinya burung boleh dimandikan lagi tergantung dari cuaca. Kalau sedang turun hujan, sebaiknya Parkit tidak dimandikan. Malam hari, burung bisa dikerodong atau dimasukkan dalam ruangan yang hangat.

Loading...

3. Perawatan Harian Parkit Masteran

Untuk burung Parkit masteran, kami anggap dia sudah gacor dan rajin bunyi. Sehingga burung ini akan membantu burung lain untuk berkicau mirip burung Parkit.

Perawatan harian burung seperti ini masih sama saja, mandi, jemur, ganti pakan dan minum. Namun, perbedaannya adalah setelah penjemuran burung bertugas menjadi masteran burung lain.

Parkit digantung di lokasi yang dekat dengan burung lain. Biarkan Parkit berkicau gacor dan didengar yang lain. Lama-lama, burung lain akan menirukan dan berkicau mirip burung Parkit.

Tentu saja burung Parkit gacor harus dirawat ekstra, terutama dalam hal pemberian pakan tambahan. Bila Parkit biasa cuma diberi biji-bijian milet, maka Parkit masteran diberi tambahan pakan yang lain, bisa sayur, buah, dan pakan racikan.

Setelah makan kenyang, burung ini dimaster dengan suara masteran Parkit yang lebih gacor. Dengan begitu, kemampuan suaranya akan terasah menjadi lebih bagus. Audio masteran diputar pelan dan agak jauh. Tujuannya hanya untuk memancing Parkit berkicau lebih gacor.

4. Perawatan Parkit Jinak

Nah, untuk merawat Parkit agar jinak, Anda sebaiknya membeli Parkit sejak masih anakan. Dengan begitu, Parkit akan mudah dijinakkan. Saat proses mandi, Anda harus memandikan langsung menggunakan tangan di bawah pancuran kran air.

Selain itu, Anda harus meluangkan waktu untuk bermain-main dengan Parkit tersebut. Goda Parkit dan elus-elus tubuhnya. Jangan lupa, sering panggil nama Parkit, agar hubungan Anda menjadi lebih dekat.

5. Perawatan Parkit Pintar Atraksi

Burung Parkit yang pintar atraksi dirawat mulai dari kecil. Awalnya burung dilatih agar jinak dulu, kemudian diberikan latihan atraksi mengambil sesuatu, free fly, dan lain-lain.

Proses latihannya lebih lama dan membutuhkan kesabaran tingkat tinggi. Anda seperti melatih burung di sirkus. Burung diminta menuju ke lokasi A kemudian dikasih hadiah pakan. Terus dia diminta pindah ke lokasi B, dan dikasih hadiah lagi.

Intinya setiap melakukan sesuatu burung diberi hadiah makanan lezat. Burung Parkit masih perlu diberi makanan dalam cepuk, tapi sedikit saja. Tujuannya agar dia lebih tertarik diberi hadiah dari tangan Anda.

Baca juga:

Kesimpulan

Demikian beberapa cara merawat burung Parkit untuk pemula. Kalau Anda masih baru memelihara burung Parkit, perawatannya ya cuma mandi, jemur, ganti pakan minum, dan bersihkan kotoran.

Oh iya, jangan lupa berikan sangkar yang sesuai dengan burung Parkit. Kalau bisa Parkit diberi sangkar besi agar aman karena burung Paruh bengkok gemar menggigit jeruji sangkar.

Jika artikel Burungnya.com bermanfaat, jangan lupa bagikan ke teman-teman yang lain dan follow Instagram @burungnyadotcom. Terima kasih.

Loading...

Berikan komentar

error: Dilarang Copy Paste!!