5 Cara Ternak Burung Jalak Suren untuk Pemula

Burungnya.com – Sepertinya dulu burung Jalak Suren sempat masuk daftar burung dilindungi, lalu dikeluarkan lagi. Alasannya burung Jalak Suren mulai langka di alam. Padahal, banyak kicau mania yang sudah ternak Jalak Suren di rumah.

Kemungkinan penangkaran Jalak Suren para kicau mania belum didaftarkan ke BKSDA. Sehingga pemerintah mengira populasi Jalak Suren semakin sedikit. Untuk itu, Anda harus membuktikkan bahwa jumlah burung Jalak Suren di alam akan bertambah dengan cara diternak.

Sebisa mungkin Anda harus berusaha agar Jalak Suren bisa hidup bebas. Selain diternak untuk mendapatkan keuntungan, Anda juga bisa melepasliarkan sebagian burung tersebut ke alam. Sehingga anak cucu kita nanti masih bisa melihat dan mendengar keindahan ocehan burung Jalak Suren.

Nah, berbicara tentang ternak Jalak Suren, sebenarnya bagaimana caranya? Ada yang bilang beternak burung Jalak Suren mudah. Bahkan, ada yang bisa ternak Jalak Suren di sangkar gantung.

Cara Ternak Burung Jalak Suren (cyberspaceandtime.com)
Cara Ternak Burung Jalak Suren (cyberspaceandtime.com)

1. Cara Ternak Burung Jalak Suren untuk Pemula

A. Pilih Indukan Burung Berkualitas

Indukan burung yang cocok untuk diternak biasanya berusia 1-2 tahun. Pemilihan rentang usia tersebut karena dia masuk usia produktif dan siap kawin. Birahi burung tinggi sehingga proses ternak akan berjalan lancar.

Namun, Anda harus memastikan calon indukan burung dalam keadaan sehat dan tidak menderita penyakit tertentu. Calon indukan juga harus jinak, supaya proses perkawinannya lancar.

B. Ukuran Kandang Ternak

Rata-rata ukuran kandang yang ideal untuk ternak Jalak adalah panjang 2 meter, lebar 1 meter, dan tinggi 2,25 meter. Jika tempat terbatas, Anda bisa membuat kandang berukuran 1 x 1 x 1 meter.

C. Konstruksi Kandang

Dinding kandang ternak memakai batu bata atau batako. Sebaiknya dinding jangan diplester dengan semen agar kelembaban terjaga.

  • Bagian dinding depan bisa memakai kawat ram.
  • Atap kandang bisa ditutup setengah dengan asbes dan kawat ram.
  • Lantai kandang cukup tanah karena bisa menyerap kotoran burung.
  • Tangkringan burung bisa menggunakan kayu asem. Alasannya kayu asem mudah dicengkeram.
  • Sarang telur dapat dibuat dari kayu dan triplek. Bentuknya kotak ukuran 25 x 25 x 25 cm.
  • Sedikan pula keramba mandi atau wadah mandi burung.
  • Tempat pakan dan minum berdekatan dengan pintu agar mudah menggantinya.

2. Proses Menjodohkan Jalak Suren Jantan dan Betina

Burung Jalak Suren tidak langsung disatukan dalam kandang ternak. Sebab, walau burung berkelamin jantan dan betina, mereka juga butuh kecocokan satu sama lain. Apabila langsung dijodohkan dalam satu kandang, keduanya bisa bertarung dan saling melukai.

Untuk itu, diperlukan proses penjodohan di kandang yang berbeda. Awalnya, kedua burung didekatkan satu sama lain. Lihat reaksi keduanya. Biarkan mereka saling menatap dan mengobrol.

Apabila sudah terjadi kecocokan, kedua burung akan saling menggoda dan mengejar. Saat itulah Anda bisa menjadi kedua burung dalam satu kandang ternak.

Proses penjodohan ini mungkin bisa terjadi dalam beberapa hari. Kalau burung tidak cocok jangan dipaksakan. Anda bisa mengganti dengan pasangan yang lain.

3. Tips Menjodohkan Indukan Jalak Suren

Indukan burung diletakkan dalam sangkar terpisah dan diberi sekat di tengahnya.

Buat kedua burung merasa bersama walau sudah dipisah dengan sekat.

Posisi tangkringan dibuat segaris lurus agar keduanya bisa berdekatan.

Setelah beberapa hari, kedua burung akan berkicau bersahut-sahutan dan tidur berdampingan.

Jika sudah demikian, bukan sekat pembatas.

Kalau keduanya sudah akur, pastinya akan berjodoh di kandang ternak.

Loading...

Namun, jika ada seekor burung yang ingin menyerang calon pasangan segera semprot dengan air.

Ulangi langkah penjodohan dengan diberi sekat lagi.

Apabila Anda sudah yakin kedua burung sudah cocok dan berjodoh maka masukkan burung betina ke dalam sangkar ternak.

Tunggu sampai burung betina tenang dan beradaptasi. Lalu, dekatkan sangkar burung jantan ke kandang ternak betina.

Jika kedua burung saling berkicau bersahutan maka masukkan burung jantan ke kandang ternak.

Waktu memasukkan ke dalam satu kandang ternak dilakukan sore hari karena keduanya akan istirahat.

Kalau burung jantan dan betina tidur berdampingan berarti keduanya berjodoh.

Namun, bila keduanya saling bertengker segera pisah dan keluarkan salah satu.

Coba lagi mendekatkan burung jantan dan betina secara perlahan sampai keduanya berjodoh.

Kalau sudah 3 hari, burung tidak berjodoh, Anda bisa mencari pasangan lain.

4. Jenis Makanan Jalak Suren

Untuk pakan Jalak Suren bisa diberikan voer dan pakan tambahan berupa jangkrik, pisang kepok, serta ulang hongkong. Intinya berikan pakan terbaik agar proses kawin semakin lancar. Selain itu, untuk menunjang daya tetas, kekuatan cangkang, dan kesehatan indukan serta anakan.

5. Cara Merawat Anakan Jalak Suren

Kita anggap burung Jalak Suren sudah kawin, bertelur, dan menetaskan anakan burung. Kemudian bagaimana cara merawat anakan Jalak Suren?

Setelah telur menetas, biarkan anakan bersama indukan selama 1 minggu atau 1 bulan. Sebenarnya anakan Jalak Suren usia 1 minggu sudah bisa dirawat sendiri. Namun, biarkan indukan yang merawatnya.

Kalau yakin bisa merawatnya maka masukkan anakan ke inkubator. Pisahkan anakan sendiri-sendiri dalam inkubator. Pemisahan bisa dengan sarang atau besek.

Pakan anakan Jalak Suren bisa berupa voer yang telah dihaluskan dan tambah sedikit air hangat. Burung diloloh dengan spet atau alat suntik besar yang ujungnya diberi karet pentil.

Waktu pemberian pakan anakan burung bisa 1 jam sekali. Kalau burung sudah semakin besar, pemberian pakan bisa 2-3 jam sekali. Burung diloloh sampai dia bisa makan sendiri.

Kalau burung sudah makan sendiri berikan 5 ekor jangkrik kecil 3 kali sehari. Jangan lupa kaki jangkrik dilepas dulu agar burung tidak tersedak.

Baca juga:

Kesimpulan

Demikian beberapa cara ternak burung Jalak Suren untuk pemula. Biasanya awal kesulitan ternak ini ada pada cara menjodohkan burung jantan dan betina. Setelah itu terlewati, Anda mungkin akan mendapatkan masalah pada telur burung.

Terkadang telur burung tidak ada isinya karena pakan kurang bergizi atau burung sedang stres. Sehingga telur tidak menetas. Selain masalah tersebut, kemungkinan ada masalah lain berupa proses perawatan anakan burung Jalak Suren setelah menetas.

Namun, seiring berjalannya waktu para pemula pasti bisa menangkar burung Jalak Suren sampai sukses. Kami berdoa agar banyak kicau mania yang beternak Jalak Suren supaya anak cucu kita bisa menikmati burung tersebut.

Jika artikel Burungnya.com bermanfaat, jangan lupa bagikan ke teman-teman yang lain dan follow Instagram @burungnyadotcom. Terima kasih.

Loading...

Pencarian terkait:

  • ternak jalak suren
  • Kandang ternak Jalak Suren minimalis
  • ternak burung jalak suren
  • ternak suren
  • cara ternk burung jalak
  • Cara menjodoh kan jalak suren
  • panduan ternak jalak suren
  • ternak b jalak
  • cara betrnak jalak suren
  • cara beternak burung jalak suren

Berikan komentar

error: Dilarang Copy Paste!!