10 Fakta dan Asal Usul Kucing Kampung di Indonesia

Burungnya.com – Kucing kampung sudah menjadi salah satu penghuni jalanan di Indonesia. Anda mau pergi ke manapun, pasti menemukan kucing liar ini di sana. Coba pergi ke sudut tempat di Indonesia, pasti di sana tetap ada kucing kampung.

Banyak kucing liar yang hidup di jalanan dan mencari makan di sana. Apakah asal usul kucing kampung memang dari jalan-jalan di Indonesia?

Fakta kucing dari kampung, bukan dari jalanan saja, kucing ini juga bisa ditemukan di sekolah, kampus, kantor, kuburan, hingga tempat sampah sekalipun.

Mereka dipanggil kucing di kampung karena asalnya dari perkampungan. Jumlahnya menjadi semakin banyak karena sering kawin.

Baca juga:

Kucing jantan sering berburu kucing betina di jalan. Tidak hanya satu, kucing jantan yang sudah puas kawin dengan satu betina akan kawin lagi dengan kucing betina yang lain.

Fakta dan Asal Usul Kucing Kampung

Fakta dan Asal Usul Kucing Kampung
Fakta dan Asal Usul Kucing Kampung

1. Nama Kucing Kampung di Luar Negeri

Ternyata kucing kampung di luar negeri sering disebut Moggy. Moggy berasal dari bahasa slang Inggris yang artinya kucing non-pedigree atau non-ras.

Silsilah kucing liar ini masih belum ditemukan, tapi para ahli meyakini bahwa kucing Moggy punya darah dari kucing liar Afrika, Felis silvestris lybica.

2. Tidak Punya Ciri Khusus

Kucing ini tidak mempunyai ciri khusus seperti kucing ras. Dia adalah kucing yang terkadang jarang diperhatikan oleh orang-orang sekitar.

Sebab, sebagian kucing ini dianggap nakal karena mengambil makanan dan sering pipis atau buang kotoran sembarangan.

Kucing Kampung Gemuk dan Lucu (pikist.com)
Kucing Kampung Gemuk dan Lucu (pikist.com)

3. Jumlah Kucing Berapa?

Sulit mengetahui jumlah pasti kucing ini di Indonesia. Namun, kucing ini yang pasti jumlahnya sangat banyak.

Bahkan keberadaan kucing ini bisa ditemukan seluruh pelosok Indonesia, mulai dari pedesaan hingga perkotaan.

4. Umur Kucing Panjang

Tahukah Anda, kucing liar ini memiliki keunggulan berupa umur yang panjang. Umur kucing ini bisa mencapai 9 tahun sampai belasan tahun.

5. Keturunan Kucing

Kucing ini memiliki dua jenis turunan yakni Domestic Shorthair (bulu pendek) dan Domestic Longhair (bulu panjang).

Tak heran kucing kampung ada yang bulunya pendek, ada juga yang panjang. Namun, di antara kedua jenis bulu tadi kalian suka yang mana?

Fakta Kucing Kampung
Fakta Kucing Kampung

6. Corak Bulu Kucing

Oh iya, yang menarik dari kucing ini adalah corak bulunya. Banyak sekali corak bulu pada kucing kampung, tapi yang paling sering ditemui adalah tabby, corak garis dan tanda huruf M di dahi.

7. Sehat dan Kuat

Kucing jalanan ini juga terkenal sehat, kuat, dan tahan banting. Perawatan kucing yang hidup di jalan ini sangat simpel dan tidak perlu perhatian khusus.

Dikasih makan seadaanya, kucing ini juga suka dan lahap. Bahkan, kucing ini cenderung tidak merepotkan pemiliknya.

8. Sifat Kucing

Bagaimana dengan sifatnya? Kucing ini lebih tenang mungkin karena sudah terbiasa hidup di dunia yang ramai.

Namun, sebagian kucing ini ada yang ramai, terutama saat bertemu pasangan atau lawan di jalanan.

Cara Merawat Kucing Kampung Liar dari Jalanand
Cara Merawat Kucing Kampung Liar dari Jalanan

9. Sering Kabur

Jika Anda pelihara kucing ini sejak dari anakan, tentu kucing akan nurut dan tidak kabur. Namun, bila kucing sudah dewasa, dia rawan kabur karena lebih suka bebas di jalanan.

10. Kucing Untuk Pemula

Bagi Anda seorang pemula, Anda bisa merawat kucing liar ini sebagai hewan peliharaan pertama Anda. Jenis kucing ini tahan banting dan tidak perlu perawatan khusus.

Makanan kucing ini bisa dipilihkan kemasan bermerek atau buat sendiri di rumah. Jika tidak ada, Anda bisa berbagi makanan Anda dengan kucing tersebut.

Kucing jalanan ini memang cocok dipelihara oleh cat lovers pemula. Anda juga tidak perlu keluar banyak uang karena perawatannya simpel.

Jenis Kucing Kampung (youtube.com)
Jenis Kucing Kampung (youtube.com)

Kesimpulan

Demikian fakta dan asal usul kucing kampung di Indonesia. Kucing ini disinyalir masih mempunyai darah dari kucing liar Afrika.

Kemungkinan dulu para pedagang membawa kucing dari sana kemudian dibarter dengan bahan makanan dari Indonesia.

Lalu kucing tersebut beranakpinak dan menjadi banyak sampai sekarang. Di luaran sana, kucing ini sering dipanggil Moggy.

Kucing ini hidup bebas di jalanan dan terkadang hidupnya sungguh menyedihkan. Pasalnya, kucing kampung sering hidup dari makanan di tempat sampah atau makanan dari belas kasih pejalan kaki.

Oleh karena itu, sebagai sesama makhluk hidup, kita harus memberikan makanan pada kucing tersebut. Kasihan kucing seperti itu, mereka tidak ada yang merawat dan terkadang terpaksa harus mengambil makanan karena kelaparan.

Jika artikel Burungnya.com bermanfaat, jangan lupa bagikan ke teman-teman yang lain dan follow Instagram @burungnyadotcom. Terima kasih.

Berikan komentar

error: Stop copy and paste because it is an illegal act.