10 Jenis Elang Indonesia Lengkap dengan Gambar

Burungnya.com – Burung Elang adalah salah satu predator tertinggi di seluruh dunia. Elang sangat membantu manusia karena dapat mengontrol pertumbuhan hama.

Sebagian makanan Elang memang dianggap mengganggu aktivitas manusia. Sehingga wajar burung Elang sangat disukai manusia.

Ada beberapa jenis Elang di Indonesia. Burung-burung Elang ini sangat menakjubkan dan hewan endemik Indonesia. Sehingga sebagian dari mereka jarang ditemukan di negara lain.

Bisa dibilang ini daftar jenis burung Elang paling spesial karena sulit ditemukan di negara manapun kecuali Indonesia.

Baca juga: 5 Burung Elang Terbesar dan Terkuat Ukurannya Mirip Manusia

Jenis Burung Elang di Indonesia

1. Elang Jawa

Elang Jawa (ebird.org)
Elang Jawa (ebird.org)

Burung Elang Jawa memiliki nama latin Nisaetus bartelsi. Ukuran tubuhnya sekitar 60 cm yang tersebar di hutan dataran tinggi Pulau Jawa.

Sayangnya sekarang Elang Jawa masuk daftar burung langka dan terancam punah. Populasi burung ini hanya sekitar 300 pasang di alam liar.

Ciri Elang Jawa warna bulu didominasi cokelat, krem, dan sedikit warna gelap di sayap. Menariknya lagi, Elang jawa mempunyai jambul atau mahkota warna hitam.

Makanan Elang Jawa berupa burung-burung kecil, reptil, hewan pengerat, hingga kera kecil sampai sedang.

Baca juga: Apakah Burung Garuda adalah Burung Elang?

2. Burung Elang Ular Bawean

Elang Ular Bawean (wikimedia.org)
Elang Ular Bawean (wikimedia.org)

Selanjutnya jenis Elang Ular Bawean atau Spilornis baweanus. Burung Elang ini endemik pulau Jawa. Elang Ular Bawean bisa ditemui di Pulau Bawean utara Pulau Jawa.

Burung ini cukup sering mengeluarkan suara panggilan untuk berkomunikasi ke sesama Elang lainnya. Ciri burung ini memiliki warna bulu gelap dan sedikit putih di beberapa bagian, serta jambul pendek.

Elang Ular Bawean juga masuk daftar burung terancam punah. Bahkan populasinya sekarang cuma 60-75 ekor di alam liar. Bila Anda menemukan Elang ini di hutan, biarkan saja karena jumlahnya sangat sedikit.

Baca juga: Apakah Burung Garuda Asli sama dengan Elang Jawa?

3. Elang Ular Sulawesi

Elang Ular Sulawesi (ebird.org)
Elang Ular Sulawesi (ebird.org)

Bila tadi dari Bawean, sekarang mari berkenalan dengan Elang Ular Sulawesi atau Spilornis rufipectus. Burung ini memiliki ciri warna tubuh cokelat tua dan corak putih serta krem di beberapa bagian tubuh.

Burung ini berbeda dari burung sebelumnya karena tidak terlalu terancam punah. Namun, karena penebangan hutan yang semakin marak, dikhawatirkan jumlah burung ini akan segera berkurang.

Makanan utama burung Elang Ular Sulawesi adalah reptil, hewan pengerat, dan hewan yang mati di padang rumput.

Baca juga: Burung Elang Jawa Dijadikan Maskot Satwa Langka Indonesia

4. Burung Elang Sulawesi

Elang Sulawesi (ebird.org)
Elang Sulawesi (ebird.org)

Masih di Sulawesi, kali ini beda namanya yaitu Elang Sulawesi atau Nisaetus lanceolatus. Burung Elang ini cukup besar yakni 50-60 cm. Cirinya dia memiliki bulu warna cokelat dan hitam belang-belang serta putih di bawah tubuh.

Burung ini bisa dijumpai di beberapa pulau, seperti Bangka, Taliabu, Buton, Mangole, Lembeh, hingga Muna.

Populasi Elang Sulawesi masih cukup banyak, yakni 1000.10.000 ekor di alam. Semoga saja, burung ini tetap lestari. Anda jangan mengambil habitatnya agar burung ini tidak punah.

Baca juga: Jadi Inspirasi Bendera Indonesia, Burung Elang Ini Tersisa 10 Ekor

5. Elang Flores

Elang Flores (surfbirds.com)
Elang Flores (surfbirds.com)

Namanya Burung Elang Flores atau Nisaetus floris, tapi dia dapat ditemukan di beberapa pulau lain. Anda dapat menjumpai burung Elang ini di enam pulau lain sekitar Flores.

Ciri khas Elang Flores memiliki bulu putih di kepala sampai ke bagian bawah tubuhnya. Sementara punggung, sayap, sampai ujung ekor didominasi warna hitam cokelat gelap.

Walau fisik menarik, tapi jumlahnya di alam kian menyusut. Ya mungkin saja gara-gara keindahan burung tersebut, membuat banyak orang ingin menjualnya.

Menurut IUCN Red List, saat ini diperkirakan burung Elang Flores tersisa sekitar 100-240 ekor di alam.

Loading...

6. Elang Hitam

Burung Elang Hitam (pinterest.jp)
Burung Elang Hitam (pinterest.jp)

Burung Elang Hitam atau biasa disebut Ictinaetus Malayensis merupakan Elang yang ukurannya sedang sekitar 70 cm. Saat terbang burung ini terlihat besar dengan bentangan sayap yang lebar.

Tahukah Anda, burung Elang mempunyai kemampuan bertahan hidup yang tinggi. Dia hidup menyebar di wilayah ketinggian 300-2.000 mdpl.

Ciri burung Elang Hitam biasanya sayap menjari, kokoh, dan lebar. Warna bulu di tubuhnya hitam gelap, kecuali bagian ekor ada warna cokelatnya sedikit.

Untuk bagian dada terdapat corak garis warna kuning. Ada lagi yang unik, burung memiliki kelingking pendek dan bentuknya tidak proporsional.

Elang Hitam biasanya aktif di pagi sampai siang hari. Saat terbang, dia menggunakan pola terbang gliding atau soaring. Sesekali burung ini juga mengeluarkan suara seram seperti Elar ular bido.

Makanan Elang Hitam biasanya kadal, tikus, tupai, ayam, dan hewan-hewan kecil. Sekarang status elang hitam adalah burung dilindungi oleh undang-undang dan menghadapi kepunahan atau beresiko rendah (least concern).

7. Elang Brontok

Burung Elang Brontok (mediastorehouse.com)
Burung Elang Brontok (mediastorehouse.com)

Anda akan kami perkenalkan dengan Elang Brontok yang memiliki nama latin Spizaetus cirrhatus. Burung ini mempunyai tubuh sepanjang 60 cm dan mirip dengan Elang Jawa.

Bulu di tubuhnya memiliki fase terang dan redup. Ciri khas burung ini ada yang berjambul dan tidak berjambul. Kemudian sayap elang ini sedikit membulat dan menekuk ke atas mirip elang jawa.

Namun, ukuran ekor burung ini lebih pendek dari elang jawa. Oh iya, burung Elang Brontok jarang bunyi. Ini mungkin yang dinamakan pejantan berdarah dingin.

Makanan utama burung Elang Brontok yaitu tupai, tikus, kadal, bajing, dan hewan kecil lainnya. Burung Elang Brontok dilindungi undang-undang dan statusnya risiko rendah atau least concern.

8. Elang Ular Bido

Burung Elang Ular Bido (ayobogor.com)
Burung Elang Ular Bido (ayobogor.com)

Burung Elang Ular Bido sering dipanggil Spilornis cheela. Ukuran tubuhnya antara 50-60 cm. Tadi Elang brontok tipe burung pendiam, sedangkan ini burung yang berisik.

Burung Elang ini dapat dijumpai di berbagai habitat, seperti hutan primer, sekunder, hutan pantai, sabana, dan perkebunan.

Ciri burung ini memiliki sayap yang mirip huruf C. Ekornya pendek dan suka dikipaskan seperti burung Kacer. Tubuh burung Elang didominasi oleh warna cokelat tua dan hitam. Kemudian di bagian dada sampai perut dipenuhi oleh totol putih mirip bintang.

Gaya terbang Elang ini soaring atau gliding. Makanan Elang Ular Bido tidak seperti namanya, melainkan ulat, kelinci, tikus, bajing, kadal, dan hewan lainnya.

9. Elang Ular Jari Pendek

Burung Elang ular bido (pixels.com)
Burung Elang ular bido (pixels.com)

Kebanyakan elang ular jari pendek juga disebut Circaetus gallicus. Burung ini tergolong besar karena berukuran 65 cm. Elang ini asli Indonesia dan sering terlihat di Taman Nasional Baluran Situbondo Jawa Timur.

Selain di sana, burung ini juga terlihat di Sumatera, Jawa, Bali, Iran, India, Mongolia, dan China. Ciri Elang Ular Jari Pendek yaitu bulu tubuh atas warna cokelat abu dan bawahnya warna putih cokelat gelap.

Di bagian perut ada garis melintang sama dan ekornya terdapat garis yang sama. Lalu bagian matanya terdapat iris kuning, paruh hitam keabuan, dan kaki kuning kehijauan. Saat burung masih muda, bulunya terlihat lebih pucat.

Elang Ular jari pendek suka hidup di pinggir hutan sekunder. Dia memiliki kebiasaan terbang seperti burung alap-alap sehingga banyak orang yang salah mengartikan dia seperti alap-alap.

10. Elang Gunung

Burung Elang Gunung (twitter.com)
Burung Elang Gunung (twitter.com)

Ada lagi burung Elang gagah yang berukuran cukup besar, namanya Elang Gunung atau Nisaetus alboniger. Burung ini memiliki ukuran tubuh 50-58 cm dengan bentang sayap100-115 cm. Kalau berat tubuhnya sekitar 830 gram.

Yang membuatnya terlihat gagah adalah jambul di kepalanya, kemudian ekor bergaris, dan dada penuh corak totol sampai tersabar ke kaki.

Bagian iris mata warna kuning, dengan paruh abu-abu, dan kaki warna kuning. Kepalanya warna abu kehitaman. Suara burung ini mirip sekali dengan Elang jawa. Habitat aslinya berada di hutan primer, hutan bukit, dan pegunungan setinggi 300-1.200 mdpl.

Makanan burung Elang Gunung yaitu ayam, burung, kadal, dan mamalia kecil. Sesekali dia juga makan tupai serta bajing.

Kesimpulan

Demikian beberapa jenis Elang Indonesia terbaik yang tidak di temukan di negara lain. Burung-burung Elang ini menjadi kebanggaan warga Indonesia.

Seharusnya kita harus menjaga mereka karena jumlah Elang tadi semakin sedikit. Takutnya anak cucu kita tidak bisa menyaksikan Elang endemik Indonesia secara langsung.

Mereka cuma bisa mendengar cerita dan gambarnya dari internet. Nah, untuk itu sebelum Elang-elang tadi benar-benar punah, kami berikan beberapa gambar Elang sebagai kenangan.

Jika artikel Burungnya.com bermanfaat, jangan lupa bagikan ke teman-teman yang lain dan follow Instagram @burungnyadotcom. Terima kasih.

Loading...

Pencarian terkait:

  • sulawesi hawk eagle

Berikan komentar

error: Dilarang Copy Paste!!