20 Jenis Makanan Anak Kucing Umur 1 Bulan dan Cara Merawatnya

Burungnya.com – Makanan anak kucing itu apa aja? Kalau masih anak-anak tentu pilihan makanannya terbatas. Bahkan, ada yang bilang anak kucing sebaiknya diberi susu aja.

Ya, sebenarnya anak kucing usia 1-3 bulan masih minum susu dari induknya. Namun, terkadang anak kucing tersebut ditinggalkan induknya sehingga Anda harus membantunya memberi makan agar kucing bisa bertahan hidup.

Banyak sekali anak kucing umur 1 bulan sudah ditinggal induknya, terutama kucing jalanan. Dengan begitu, hidup kucing kitten ini semakin menyedihkan. Bayangkan, orangtua tidak punya, dan dia harus mencari makanan yang bernutrisi sendiri.

Sebagai penyayang binatang, Anda harus membuat kucing tersebut tetap hidup. Anda tidak perlu memberikan susu seperti induknya, Anda cukup memberi makanan bernutrisi untuk anak kucing umur 1 bulan.

Terlebih sekarang sudah ada susu kucing khusus kitten agar dia tetap bisa merasakan susu seperti induknya. Nah, dalam pembahasan ini nanti, kami menganggap anak kucing sudah ditinggal indukan.

Makanan Anak Kucing (royalcanin.com)
Makanan Anak Kucing (royalcanin.com)

Makanan Anak Kucing Umur 1 Bulan

1. Susu Rendah Laktosa

Nah, karena masih berusia 1 bulan, kami merekomendasikan menu makanannya diganti susu. Indukan kucing bisa memberi susu kapan saja. Apabila indukan kucing tidak ada, Anda bisa memberikan susu rendah laktosa pada anak kucing. Porsi susu tersebut 2-4 ml dan diberikan sebanyak 7 kali sehari.

Susu ini sebagai pengganti susu kolostrum yang diberikan indukan kucing. Kalau susu dari induk kucing mengandung banyak nutrisi, di antaranya protein, vitamin, dan antibodi.

Pemberian susu rendah laktosa sebanyak 2-4 ml tadi untuk anak kucing 1 bulan di minggu pertama. Kalau kesulitan mencari susu yang bagus, Anda bisa cari di marketplace.

2. Susu Khusus Anak Kucing

Kalau sudah menginjak di minggu kedua, Anda dapat memberikan susu kucing sebanyak 5-10 ml. Pemberian susu ini bisa dilakukan sebanyak 6 kali sehari.

Jadi, saat usia bertambah, maka jumlah susu yang diberikan juga bertambah. Namun, jangan terlalu banyak karena penambahan umurnya masih sedikit.

Tentunya anak kucing sulit meminum susu, sehingga Anda harus memberikan susu menggunakan botol susu bayi atau pipet, hingga alat suntik tanpa jarum.

Cara Merawat Kucing 1 Bulan (reddit.com)
Cara Merawat Kucing 1 Bulan (reddit.com)

3. Takaran Susu Anak Kucing

Kami tadi sempat memberitahukan bahwa setiap kenaikan usia kucing, maka porsi makanan ditambah. Nah, sekarang kami akan memberikan takaran makanan yang pas untuk anak kucing berdasarkan usianya.

  • 1-3 hari = 2,5 ml setiap 2 jam
  • 4-7 hari = 5 ml sebanyak 10-12 kali sehari
  • 6-10 hari = 5-7,5 ml sebanyak 10 kali sehari
  • 11-14 hari = 10-12,5 ml setiap 3 jam
  • 15-21 hari = 10 ml sebanyak 8 kali sehari
  • 22 hari dan seterusnya = 7,5-15 ml sebanyak 3-4 kali sehari.
  • Setelah usianya lebih dari 1 bulan, Anda bisa memberikan makanan padat.

4. Susu dari Induk Pengganti

Apabila indukan tidak ada, Anda bisa mencarikan indukan pengganti. Indukan ini bisa menyusui anak kucing Anda. Namun, bila indukan tidak mau, maka mau tidak mau Anda harus menggunakan susu KMR.

5. Susu KMR

Apa itu susu KMR? Susu KMR adalah susu khusus anak kucing atau singkatannya Kitten Milk Replacer. Kandungan di dalamnya sudah disesuaikan sedemikian rupa dengan kondisi anak kucing.

Sistem pencernaan anak kucing masih lemah. Sehingga walau susu ini aman untuk anak kucing, tapi Anda harus memberikannya sesuai takaran. Jadi pembuatan susu jangan terlalu kental atau terlalu encer.

Kalau susu terlalu kental, nanti dia sulit buang air besar. Kebalikannya bila susu terlalu encer maka nutrisi yang dibutuhkan kucing tidak akan tercukupi.

Anak kucing tidak boleh diberi susu sembarangan karena kandungan proteinnya terlalu tinggi. Susu yang tinggi protein bisa menyebabkan kucing mencret, diare, mengalami gangguan pencernaan.

6. Teh Glukosa Bubuk

Mengapa teh glukosa bubuk? Minuman ini bisa menjadi pengganti susu kucing. Cara meembuat teh glukosa cukup menggunakan air hangat dan teh glukosa bubuk sebanyak satu sendok teh. Pemberian teh bubuk ini cukup sekali saja.

7. Tajin atau Air Rebusan Beras

Saat Anda memasak beras, lebih baik sisa airnya jangan dibuang tapi kumpulkan dalam wadah. Setelah itu, berikan air tajin ini kepada burung.

Kandungan di dalam air tajin yaitu sedikit karbohidrat. Namun pemberiannya jangan setiap hari karena tidak terlalu baik untuk kesehatan.

Meski begitu, ini bisa menjadi solusi sementara saat kucing tidak memiliki indukan atau tidak ada susu. Jangan memberikan tajin setiap hari.

Baca juga:

Tips Penting dalam Memberi Makanan Anak Kucing

Selain memilih jenis makanan yang tepat, ada beberapa tips penting yang perlu diingat saat memberi makan anak kucing.

1. Beri Makan Anak Kucing Dalam Porsi Kecil dan Sering

Anak kucing membutuhkan banyak energi untuk tumbuh dan berkembang, sehingga mereka memerlukan makanan yang cukup dalam jumlah yang tepat. Namun, memberikan terlalu banyak makanan sekaligus dapat menyebabkan masalah pencernaan pada anak kucing. Oleh karena itu, lebih baik memberikan makanan dalam porsi kecil dan sering, sehingga anak kucing tetap tercukupi kebutuhan nutrisinya tanpa menyebabkan masalah pencernaan.

2. Beri Makanan Berkualitas Tinggi

Pastikan Anda memilih makanan berkualitas tinggi sebagai makanan anak kucing Anda.

Pilih makanan yang mengandung semua nutrisi penting yang dibutuhkan oleh anak kucing, termasuk protein, lemak, vitamin, mineral, dan karbohidrat. Pastikan makanan tersebut cocok dengan usia dan berat badan anak kucing Anda.

3. Hindari Memberikan Makanan Manusia

Meskipun terkadang frustasi untuk tidak memberikan makanan manusia pada anak kucing, tapi lebih baik untuk menghindarinya. Makanan manusia tidak mengandung nutrisi yang dibutuhkan oleh anak kucing dan bisa menyebabkan masalah pencernaan, kegemukan, atau masalah kesehatan lainnya.

4. Jangan Memberikan Susu Sapi

Banyak orang yang berpikir bahwa susu sapi baik untuk anak kucing, padahal hal ini justru tidak benar. Anak kucing sebenarnya tidak membutuhkan susu sapi setelah mereka berusia 8 minggu. Selain itu, susu sapi juga bisa menyebabkan diare atau masalah pencernaan lain pada anak kucing.

5. Cek Bahan-Bahan dalam Makanan Anak Kucing

Pastikan untuk membaca label makanan anak kucing dan memeriksa bahan-bahannya. Hindari makanan yang mengandung bahan-bahan yang tidak sehat atau tidak dikenal. Pastikan juga bahwa makanan tersebut tidak mengandung bahan pengawet, pewarna atau pemanis buatan.

6. Beri Akses pada Air Bersih dan Segar

Anak kucing membutuhkan akses pada air bersih dan segar setiap saat. Pastikan mereka selalu memiliki akses pada air, terutama ketika Anda memberikan makanan kering. Anda bisa menyediakan beberapa tempat minum di rumah agar anak kucing bisa dengan mudah mendapatkan air bersih dan segar.

Cara Merawat Anak Kucing

Setelah mengetahui apa saja makanan anak kucing umur 1 bulan, sekarang pembahasan mengenai perawatan anak kucing. Ini harus dibahas karena merawat kucing kitten membutuhkan kesabaran dan ketrampilan.

Sehingga bisa dikatakan bahwa perawatan anak kucing lebih sulit dibandingkan kucing dewasa. Kucing kitten membutuhkan perawatan dari induknya, tapi bila induknya meninggal atau pergi berarti Anda yang bertugas menggantikannya.

Makanan Kucing Umur 1 Bulan (imgur.com)
Makanan Kucing Umur 1 Bulan (imgur.com)

1. Tempat Tidur

Anak kucing membutuhkan tempat hangat untuk tidur. Anda bisa membuat tempat tidur kucing dari kotak karton bekas yang dalamnya diberi handuk atau beli rumah kucing kecil mungil.

2. Tempat Tinggi untuk Sembunyi

Selain tempat tidur, Anda kalau bisa menyiapkan tempat bersembunyi kucing di ketinggian. Misalnya, di atas meja atau lemari diberi tangga dan di atasnya diberi kotak untuk sembunyi.

3. Tempat Buang Kotoran

Anak kucing bisa dilatih buang kotoran atau pup di kotak pasir. Siapkan kotak pasir agar dia bisa buang kotoran di situ. Awalnya Anda harus mengajarkan caranya.

Setelah makan biasanya anak kucing akan buang kotoran. Nah, saat itulah Anda bisa menggiring kucing ke kotak pasir. Biarkan dia di situ sampai pup.

4. Mangkuk dan Wadah Air

Kucing kitten butuh tempat makan dan tempat minum. Anda tidak perlu beli peralatan makan khusus kucing. Yang penting ada mangkuk atau wadah minum saja, kucing Anda sudah bersyukur.

Makanan anak kucing harus diletakkan di wadah yang bibirnya tidak terlalu tinggi. Tujuannya agar anak kucing tidak kesulitan saat akan memakannya.

5. Mainan Anak Kucing

Tahukah Anda sebagian anak kucing tidak suka dimasukkan kandang. Dia lebih suka mengeksplore ruangan dan bermain di sana. Agar perabotan rumah Anda tidak dijadikan mainan, lebih baik Anda membelikan mainan untuk anak kucing.

Jika ingin berhemat, Anda dapat membuat mainan sendiri untuk anak kucing. Intinya buat mainan yang bisa bergerak, berbunyi, dan mengeluarkan cahaya.

Aksesoris dan Makanan Anak Kucing Kitten
Aksesoris dan Makanan Anak Kucing Kitten

6. Ajak Jalan-jalan

Bila kucing bosan di rumah, ajak dia jalan-jalan di taman. Agar tidak lepas, ikat saja lehernya dengan tali khusus kucing. Anda juga bisa bawa carier bila lokasinya agak jauh.

Bawa carier lebih praktis dan aman karena kucing tidak akan stres atau berontak selama di perjalanan. Tapi sediakan sedikit makanan, agar kucing tidak kelaparan.

Anda juga harus sering-sering melihatnya, siapa tahu anak kucing sedang mengalami masalah di dalam kandang carier.

7. Carikan Teman

Apabila anak kucing Anda sendirian, lebih baik carikan teman. Soalnya anak kucing akan merasa kesepian bila tidak mempunyai teman bermain.

Berbeda bila anak kucing tersebut sudah terlahir dengan banyak saudara, tentu dia tidak akan kesepian. Anak kucing memang butuh teman untuk diajak main.

Kesimpulan Makanan Anak Kucing

Demikian beberapa makanan anak kucing 1 bulan dan cara merawatnya. Kucing bisa diberi makanan yang tidak berat karena sistem pencernaannya masih lemah.

Anak kucing usia 1 bulan sangat suka dimanja. Dia sebenarnya masih dalam tahap perawatan induknya. Namun, kalau sudah ditinggal ibunya, kucing manapun akan terlihat kasihan karena yatim piatu.

Jika artikel Burungnya.com bermanfaat, jangan lupa bagikan ke teman-teman yang lain dan follow berita terbaru kami di Google News. Terima kasih.

Leave a Comment