Kenapa Murai Batu Mangap?

Burungnya.com – Mungkin kamu mengira murai batu mangap karena kepanasan. Padahal, ada beberapa faktor penyebab burung murai batu mangap atau buka paruh secara tiba-tiba.

Burung murai batu pada dasarnya termasuk burung yang aktif. Murai bahkan rela bertarung untuk mempertahankan teritorialnya. Oleh karena itu, saat burung murai batu tiba-tiba mangap, tentu timbul tanda tanya.

Murai batu mangap bisa disebabkan karena kepanasan. Hal ini wajar karena manusia dan hewan lainnya yang sedang kepanasan pasti juga mangap.

Namun, ini bukan tentang mangap biasa. Ada indikasi burung murai batu mangap karena kelelahan, ketakutan, stres, dan sakit panas dalam di tenggorokan.

Jadi perhatikan aktivitas burung sebelumnya. Nanti kamu akan mengetahui burung murai batu mangap karena apa.

Penyebab Burung Murai Batu Mangap

Sekarang kami jelaskan lebih rinci faktor penyebab murai batu bisa mangap.

1. Burung Murai Batu Terlalu Lama Dijemur

Wajar sebenarnya bila burung murai dijemur terlalu lama kemudian mangap. Hal ini burung kehausan dan kepanasan.

Suhu tubuhnya panas sampai harus mangap-mangap agar suhu normal kembali. Hal seperti ini bisa dihindari apabila menjemurnya tidak lama, contoh 15 menit.

Kemudian waktu penjemuran burung bisa dilakukan di pagi hari saat matahari tidak terlalu panas. Misalnya murai dijemur jam 07.00.

Cara menghindari burung murai batu sampai mangap karena kepanasan. Kamu bisa menjemur burung antara jam 06.00 sampai 08.00. Sinar matahari di jam-jam tersebut tentunya masih hangat dan aman.

Kemudian kalau siang, burung diangin-anginkan saja di tempat teduh atau dikerodong di dalam rumah. Burung jangan dijemur di siang hari.

Efek Negatif Jemur Murai Batu Terlalu Lama (burunghobi.com)
Efek Negatif Jemur Murai Batu Terlalu Lama (burunghobi.com)

2. Murai Batu Kelelahan Sampai Mangap

Ada beberapa jenis murai batu yang kelelahan sampai akhirnya mangap. Burung seperti ini biasanya murai batu trotol yang baru ganti pemilik baru atau burung murai batu tangkapan alam.

Burung tersebut masih giras sehingga terbang terus ke sana ke mari sampai kelelahan. Burung murai batu jadi sering mangap karena kelelahan.

Kadang burung mau makan dan minum di tempat baru masih sungkan atau malu. Sehingga yang terjadi burung mangap-mangap.

Kalau kasusnya seperti ini tidak ada solusinya hanya butuh waktu adaptasi saja. Wajar burung murai mangap karena masih baru mengenal habitat barunya.

Seiring berjalannya waktu, burung murai batu akan beradaptasi dan tidak krabyakan atau giras.

3. Ganti Sangkar Baru

Kasusnya hampir sama dengan yang di atas, tapi ini karena ganti sangkar baru. Kamu pasti punya perasaan tidak nyaman saat berada di tempat baru.

Berbeda kalau di kamar sendiri, pasti lebih nyaman mau ngapain aja. Hal seperti itu yang dirasakan oleh burung murai batu.

Dia tidak bisa bicara ke pemiliknya bahwa dia kurang nyaman. Jadi cara yang bisa dilakukan hanya giras untuk mengekspresikan diri.

Sangkar Murai Murah Mentahan
Sangkar Murai Murah Mentahan

4. Burung Ketakutan

Apa yang membuat murai batu takut? Banyak sekali ya, tapi burung biasanya takut karena ada hewan liar dan diganggu manusia.

Contoh, burung sedang dijemur di taman, tapi ada kucing mendekat dan berniat ingin menyergap. Tentu burung menjadi ketakutan dan krabyakan.

Cara menghindarinya, burung diletakkan di teras tapi tetap di gantung. Kalau kamu sukanya menaruh burung di atas tanah, selalu diawasi saja.

5. Murai Batu Stres

Ternyata stres pada murai batu bisa berdampak pada kondisi mangap. Ya itu, tadi karena misal sangkar terjatuh, kemudian burung jadi stres.

Burung sampai mangap karena pada saat stres tidak mau makan dan minum. Burung jadi sangat lapar dan haus. Tapi mau makan dan minum tidak selera, alhasil jadi mangap-mangap.

Penyebab Murai Batu Stres
Penyebab Murai Batu Stres

6. Sakit Panas Dalam di Tenggorokan

Tahukah kamu, tidak hanya manusia yang bisa sakit panas dalam. Burung murai batu juga bisa sakit tenggorokan sampai mangap.

Kalau kejadiannya karena sakit tenggorokan, kamu bisa menyembuhkannya dengan air kelapa muda. Berikan air degan sebagai minumannya.

Ingat, air degan bisa basi, jadi perlu diganti sehari dua kali. Misal, pagi dikasih air degan, sorenya air diganti baru.

Kesimpulan

Itulah beberapa penjelasan yang menjawab pertanyaan kenapa murai batu mangap. Kalau kamu mengalami kejadian serupa, burung murai batu bisa saja disembuhkan dengan cepat.

Soalnya kamu sudah mengetahui penyebab burung murai mangap. Berbeda cerita kalau kamu tidak tahu penyebabnya.

Murai batu yang buka paruh seperti ini sebenarnya wajar. Namun, kondisi ini bisa parah dan perlu perhatian khusus apabila terindikasi burung terkena sakit tenggorokan atau panas dalam.

Terima kasih telah membaca artikel Burungnya.com. Jangan lupa follow Instagram @burungnyadotcom dan Google News.

Artikel terkait:

Leave a Comment