Keuntungan Ternak Burung Puyuh di Kota dan Perhitungan Biaya

Burungnya.com – Virus Corona sudah mengubah kehidupan masyarakat luas. Biasanya mereka bisa pergi ke kantor, tapi sekarang harus kerja di rumah dan belajar dari rumah. Untuk itu, diperlukan usaha sampingan agar dapur di rumah tetap mengepul, salah satunya dengan ternak burung Puyuh di rumah perkotaan.

Pendapatan sebagian keluarga tentunya menurun drastis. Bahkan, ada keluarga yang tidak mendapatkan penghasilan sama sekali. Solusinya, masyarakat harus mencari peluang usaha sendiri yang bisa dikerjakan dari rumah.

Kebetulan ternak burung Puyuh bisa dilakukan di rumah, bahkan di tengah-tengah kota. Pasalnya, ternak burung ini tidak memerlukan lahan yang luas. Bau kotoran burung Puyuh tidak separah ayam. Sehingga lingkungan dan tetangga tidak akan terganggu.

Modal Ternak Burung Puyuh Rumahan

Nah, di tahun 2017, Kompas.com pernah membuat artikel menarik yang berjudul “Mau Coba Beternak di Tengah Kota? Coba Burung Puyuh”.

Elly Wasliah seorang Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kota Bandung menjelaskan bahwa peternakan burung Puyuh di perkotaan bisa dilakukan karena tidak butuh lahan yang luas.

“Cocok untuk peternakan di perkotaaan karena tidak memerlukan lahan luas. Baunya juga tidak seperti (peternakan) ayam. Ke lingkungan tidak akan mengganggu tetangga,” kata Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kota Bandung, Elly Wasliah di Ujungberung, Kota Bandung, seperti yang disadur dari Kompas.com (16/2/2017).

Modal untuk Ternak Burung Puyuh cukup Rp 16 juta. Dari uang segitu, saat itu sudah bisa memperoleh 1.000 ekor burung Puyuh, lima kandang, dan tempat pakan minum selama 1 bulan.

Kandang tidak perlu terlalu besar. Ukuran kandang 1 meter x 80 cm dan tinggi 2 meter. Setiap kandang dibagi menjadi lima rak susun. Masing-masing rak berisi 40 ekor burung Puyuh. Sehingga satu kandang dapat diisi 200 ekor burung Puyuh.

Kandang Ternak Burung Puyuh (desa.id)
Kandang Ternak Burung Puyuh (desa.id)

Keuntungan Ternak Burung Puyuh

Kalau Anda mengambil untung dari telur burung Puyuh, maka akan ada prosentase kegagalan maksimal 20 persen. Jadi, dapat diartikan setiap 1.000 ekor burung Puyuh bisa menghasilkan telur 800-900 butir saja.

Saat itu, harga telur burung Puyuh Rp 25.000 per kilogram. Biasanya 1 kilogram itu sama dengan 100 butir telur. Sehingga total yang didapat dari penjualan 900 butir telur mencapai Rp 225.000.

Kemudian ada penyusutan berupa pakan sebesar Rp 150.000 per hari. Sehingga setiap hari Anda bisa untung Rp 75.000. Perhitungan ini untuk burung Puyuh yang bertelur setiap hari.

Loading...

Perhitungan Keuntungan Ternak Burung Puyuh

  • Modal awal: Rp 16.000.000
  • Untuk pembelian 1.000 burung Puyuh, 5 kandang, dan pakan minum sebulan.
  • Burung Puyuh bisa bertelur 900 butir telur per hari.
  • Biaya pakan minum: Rp 150.000
  • Harga telur Puyuh: Rp 25.000 per kilogram (100 butir telur)
  • Hasil ternak: Rp 225.000 (Rp 25.000 x 9)
  • Keuntungan setiap hari: Rp 225.000 – Rp 150.000 = Rp 75.000

(Catatan: Perhitungan di tahun 2017)

Perbedaan Burung Puyuh Jantan dan Betina

Burung Puyuh betina bisa bertelur sejak usia 45 hari sampai 2 tahun. Sehingga setelah burung tidak bertelur sudah dianggap burung afkir dan dikonsumsi dagingnya. Sementara, untuk burung Puyuh pedaging biasanya diambil dari Puyuh jantan. Burung tersebut bisa dikonsumsi dagingnya sejak usia 45 hari.

Ciri burung Puyuh Jantan ukuran tubuhnya lebih kecil. Warna bulu di dada lebih terang. Sementara, burung Puyuh betina warna bulu di dada gelap dan ukuran tubuh lebih besar dari pejantan.

Dalam berternak burung Puyuh tentu ada yang mati. Hal seperti ini bisa diminimalisir dengan cara membersihkan kandang burung Puyuh setiap hari, memberikan vitamin, dan vaksinasi.

Baca juga:

Kesimpulan

Ternak burung Puyuh bisa dilakukan di mana saja, termasuk di perkotaan. Anda tidak perlu takut tetangga terganggu karena bau kotoran burung Puyuh tidak terlalu menyengat. Selain itu, lahan untuk ternak Puyuh bisa ditata seperti rak ke atas. Sehingga lahan sempit pun bisa dipakai untuk ternak.

Keuntungan penangkaran burung Puyuh sangat besar apabila burung tersebut bertelur setiap hari. Bayangkan itu tadi hanya untuk 1.000 ekor burung Puyuh. Apabila Anda bisa beternak sampai puluhan ribu burung Puyuh, tentu keuntungannya akan berlipat ganda.

Ada lagi yang menarik, terkadang kotoran burung Puyuh juga dibeli sekitar Rp 15.000 per kantong kecil. Kotoran burung Puyuh mengandung unsur hara makro mikro yang tinggi. Sehingga kotorannya banyak dibeli untuk pupuk.

Harga telur burung Puyuh di tahun 2020 bisa mencapai Rp 34.000 per 90 butir. Ada juga telur Puyuh yang dikemas 30 butir seharga Rp 17.000. Kami melihat update harga telur Puyuh ini dari Tokopedia.com.

Jika artikel Burungnya.com bermanfaat, jangan lupa bagikan ke teman-teman yang lain dan follow Instagram @burungnyadotcom. Terima kasih.

Loading...

Pencarian terkait:

  • berapa keuntungan ternak burung puyuh
  • cara menghitung berternak burung puyuh
  • Cara ngitung untung berternak puyuh
  • Contoh menghitung untung peternak burung pyuh
  • keuntungan ternak puyuh 200
  • Modal budidaya bur

Berikan komentar

error: Dilarang Copy Paste!!