72 Burung Dinilai 72 Juri Lomba Burung Oriq Jaya (youtube.com)

Lomba 72 Burung dengan 72 Juri Pertama di Indonesia

Burungnya.com – Inovasi lomba burung harus terus hadir guna memberikan pengalaman terbaik bagi peserta. Salah satu pembaruan dalam lomba burung yaitu 1 burung 1 juri dari Oriq Jaya. Bahkan, ketika full gantangan 72 burung, maka juri yang dihadirkan juga 72 orang.

Umumnya, juri menilai beberapa burung sekaligus. Namun, di Oriq Jaya terutama kelas Paud atau Balibu sangat berbeda. Pasalnya, belum lama ini Oriq Jaya menghadirkan banyak juri dalam satu sesi lomba.

Satu Burung Satu Juri

Saat itu, kelas balibu dengan jumlah 72 ekor Lovebird. Juri yang dihadirkan tidak tanggung-tanggung, yakni 72 juri. Jadi, bisa dikatakan setiap 1 juri menilai 1 burung di tambah lagi di bagian samping masih terdapat korlap atau koordinator lapangan.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Berita Burung Kicau (@burungnyadotcom) on

Juri Diberi Kartu Nomor Gantangan

Sebelum masuk ke arena gantangan, juri diberi kartu berisi nomor gantangan. Nomor ini diberikan secara acak atau random. Jadi, juri sebelumnya tidak tahu mau menilai burung yang mana. Selain itu, para juri juga diberi stik tiga warna, yakni merah, biru, dan hijau.

Loading...

Juri Memantau Burung di Bawah Sangkar

Juri Lomba Burung Menghitung Stik Poin Penilaian (youtube.com)
Juri Lomba Burung Menghitung Stik Poin Penilaian (youtube.com)

Begitu lomba dimulai, semua juri masuk ke lapangan dan menempati kursi sesuai dengan nomor di kartu. Juri hanya menilai burung di nomor gantangan masing-masing.

Setelah selesai, hasil penghitungan stik dan poin dilaporkan kepada korlap. Nomor gantangan dengan jumlah poin tertinggi keluar sebagai juara.

Inovasi Baru di Lomba Burung

Juri Laporan ke Korlap Lomba Burung (youtube.com)
Juri Laporan ke Korlap Lomba Burung (youtube.com)

Sistem penjurian yang dihadirkan Oriq Jaya merupakan inovasi baru di lomba burung. Bagaimana tidak, mereka menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran, keadilan, dan profesionalitas.

Semua peserta dan burung mendapatkan hak yang sama, yaitu pantauan dari juri. Sehingga mengurangi teriakan-teriakan para peserta yang biasanya menyebutkan nomor gantangan sambil teriak ‘pantau juri’.

Sebab, sudah pasti semua burung mendapatkan penilaian secara fair play. Tidak ada burung yang tidak terpantau atau tidak terlihat juri karena 1 burung dinilai oleh 1 juri.

Kesimpulan

Demikian kemajuan di dunia lomba burung yang dihadirkan oleh Oriq Jaya. Semua peserta yang ingin mengikuti lomba burung tersebut wajib menggunakan sangkar Oriq Jaya. Apabila gantangan diisi 72 burung, berarti semuanya juga harus menggunakan sangkar Oriq Jaya.

Para juri dibekali tas pinggang yang berisi stik penilaian dan kartu. Sehingga, semua juri bisa fokus menilai durasi ngekek Lovebird melalui stik warna merah, hijau, dan biru.

Baca juga:

Kalau sudah selesai, juri menghitung jumlah stik dan dikonversi menjadi nilai poin. Total poin tersebut dilaporkan kepada korlap. Sehingga bisa diketahui burung Lovebird siapa yang mendapat poin terbanyak.

Semua sistem penilaian ini sekilas sama dengan lomba burung lainnya. Namun, yang berbeda adalah jumlah jurinya. Kalau 1 juri menilai 1 burung berarti semua burung terpantau dengan baik. Tidak ada lagi burung yang tidak terpantau. Jadi, burung yang benar-benar berprestasi akan kelihatan.

Jika artikel Burungnya.com bermanfaat, jangan lupa bagikan ke teman-teman yang lain dan follow Instagram @burungnyadotcom. Terima kasih.

Loading...

Berikan komentar

error: Dilarang Copy Paste!!