Murai Batu Rp 250 Juta Ini Tidak Suka Kroto, Begini Perawatannya

Burungnya.com – Kroto menjadi pakan ekstra fooding (EF) untuk semua jenis Murai Batu. Biasanya kicau mania juga mengombinasikan pakan tersebut dengan voer dan jangkrik. Namun, ada Murai Batu Rp 250 Juta yang justru tidak menyukai kroto.

Setingan Murai Batu tanpa Kroto

Mengapa Murai Batu mahal malah tidak suka kroto? Ternyata perawatan atau setingannya sejak awal memang seperti itu.

Menurut penuturan Mr. Prio pemilik Murai Batu Ohara yang harganya Rp 250 juta, burung ini cuma diberi voer dan jangkrik, tanpa kroto.

Baca juga: 5 Makanan Murai Batu yang Dapat Dijadikan Pengganti Kroto

Loading...

“Pakan Murai Batu Ohara pakai voer tanpa kroto. Sejak setingan awal dari pemilik lama, dia cuma pakai voer sama jangkrik aja. Saya tidak berani coba-coba, takut nanti mainnya kurang,” kata Mr. Prio.

Gimana, masih ada yang belum percaya? Ya, mungkin sebagian kicau mania tidak percaya karena ada Murai Batu yang tidak makan kroto.

Kalau dipaksakan makan kroto, terkadang performa burung di lapangan justru berubah. Awalnya punya kinerja mengagumkan, setelah diberi kroto malah menurun.

Baca juga: Gara-gara Kroto, Burung Murai Batu Gatot Kaca Malah Rusak

Hal seperti ini sudah sering kali terjadi. Oleh karena itu, saat membeli burung, tanyakan karakter burung, pakan burung, dan setingan burung kepada pemilik yang lama.

Sehingga, burung tetap merasa nyaman dan seolah-olah tetap bersama dengan pemilik yang lama. Kalau perlu sangkar dan tangkringannya dibeli sekalian agar burung tidak adaptasi lagi.

Perawatan Murai Batu Ohara Rp 250 Juta

Lantas, perawatan Murai Batu tanpa kroto ini seperti apa? Ternyata perawatannya terbilang simpel. Berikut setingan atau perawatan Murai Batu Ohara:

  • Setiap pagi Murai Batu Ohara diberi jangkrik 10 ekor.
  • Siangnya juga diberi jangkrik 10 ekor.
  • Begitu pula dengan sore, Ohara tetap diberi jangkrik 10 ekor.
  • Kemudian habis maghrib, burung mandi malam rutin setiap hari.
  • Burung Murai Batu Ohara juga diberi vitamin untuk menjaga staminanya di perlombaan.

“Walau bagaimanapun, vitamin harus diberikan. Karena burung lomba memang memerlukan stamina yang lebih besar dari pada burung rumahan. Yang penting ikuti aturan pakainya,” ujar Mr. Prio.

Baca juga: Cara Membuat Murai Batu Ngotot dan Bongkar Isian, Rahasianya Cicak dan Katak

Untuk lebih jelasnya, mari melihat video Murai Batu Ohara yang menonjolkan kicauan suara burung Gereja tarung berikut:

Jika artikel Burungnya.com bermanfaat, jangan disimpan sendiri, tapi bagikan ke teman-teman yang lain. Terima kasih.

Loading...

Pencarian terkait:

  • ciri muray batu
  • muray batu ga mau makan kroto

Berikan komentar