9 Nama Lain Burung Hantu Putih di Indonesia

9 Nama Lain Burung Hantu Putih di Indonesia

Burungnya.com – Di Indonesia, burung Hantu Putih sering disebut Serak Jawa atau Tyto Alba. Burung ini didominasi dengan bulu warna putih dan bagian tepi cokelat. Tak banyak yang mengetahui, burung Serak Jawa ternyata sudah dideskripsikan secara resmi sejak tahun 1769 oleh seorang naturalis dari Italia bernama Giovanni Scopoli.

Burung Tyto Alba atau burung Hantu Putih mempunyai beberapa julukan atau nama lain, di antaranya sebagai berikut:

  1. Burung Hantu Emas
  2. Burung Hantu Perak
  3. Burung Hantu Kerdil
  4. Burung Hantu Muka Monyet
  5. Burung Hantu Malam
  6. Burung Hantu Cantik
  7. Burung Hantu Pemekik
  8. Burung Hantu Tikus
  9. Burung Hantu Malam

Baca juga: Burung Hantu Terkecil di Dunia, Tingginya Cuma 15 Cm

Perbedaan Burung Hantu Putih Jantan dan Betina

Sekilas kedua jenis kelamin burung Hantu Putih terlihat sama. Namun, bila kedua saling didekatkan makan burung Hantu Putih betina akan tampak lebih besar 25 persen ketimbang burung Hantu Putih jantan. Selain itu, burung Hantu betina sering kali memiliki bercak lebih rapat.

Burung Hantu Putih Jantan

  • Panjang Tubuh: 32-38 cm
  • Panjang Sayap: 107 cm
  • Berat Tubuh: 470 gram

Burung Hantu Putih Betina

  • Panjang Tubuh: 34-40 cm
  • Panjang Sayap: 110 cm
  • Berat Tubuh: 570 gram
Burung Serak Jawa (justbirding.com)
Burung Serak Jawa (justbirding.com)

Ciri-ciri Burung Hantu Putih

  • Bentuk muka seperti jantung warna putih atau simbol cinta dengan tepi warna kecokelatan.
  • Iris mata warna hitam pekat.
  • Tepi lingkar mata terdapat bintik-bintik warna cokelat.
  • Tubuh bagian atas warnanya abu-abu dengan garis gelap dan bintik-bintik pucat yang tersebar di seluruh bulu.
  • Sayap dan punggung terdapat bintik-bintik lusuh.
  • Bagian bawah tubuh warnanya putih dengan bintik hitam sedikit.
  • Kakinya berwarna putih kekuningan.
  • Ukuran tubuh burung betina lebih besar sedikit.
  • Burung Hantu betina dan anakannya memiliki banyak bintik-bintik gelap.

Cara Berburu Mangsa

Berbeda dengan yang lain, burung Tyto Alba selalu berburu dalam kesunyian. Maksudnya, para mangsanya tidak akan mengetahui bahwa dia sedang diincar sebagai santapan.

Hal ini karena kelebihan pada bagian sayap burung Hantu Putih tersebut. Sayapnya mempunyai lapisan yang tampak seperti beludru sehingga suaranya bisa diredam dengan sempurna. Selain itu, tepi sayap burung ini mempunyai jumbai-jumbai yang halus berfungsi untuk meredam kepakan sayap.

Nah, karena kemampuan terbang burung Hantu Putih ini tanpa suara, dia menjadi sangat peka terhadap bunyi atau suara pergerakan hewan lain. Jadi, selain berburu tanpa suara, burung ini mempunyai sistem pendengaran yang sangat tajam.

Kemampuan Melihat yang Luar Biasa

Burung Serak Jawa ini juga mempunyai sistem penglihatan yang bagus. Bola mata burung ini mempunyai kedudukan yang tetap, menghadap ke depan, dan memberikan penglihatan yang sifatnya binokuler serta stereoskopik.

Penglihatan burung Tyto Alba dibantu dengan leher fleksibel yang mampu memutar kepalanya hingga 270 derajat dalam empat arah yang berbeda.

Di samping itu, mata burung Hantu ini mampu melihat intensitas cahaya yang sangat rendah. Ini ditandai dari ukuran pupil yang sangat besar dengan retina yang tersusun dari sel-sel sensitif sehingga mampu memberikan penglihatan monokromatik.

Bahkan, kemampuan melihat burung Hantu Tyto Alba di tempat gelap lebih bagus 3-4 kali lipat dari kemampuan melihat manusia.

Loading...

Kemampuan Mendengar yang Sempurna

Burung Hantu Putih di Indonesia (videoblocks.com)
Burung Hantu Putih di Indonesia (videoblocks.com)

Tahukah Anda, telinga burung Hantu Putih ini tidak sama posisinya. Bila manusia, daun telinganya sama tinggi, tapi burung Hantu ini letaknya berbeda, ada yang tinggi, ada yang rendah.

Lubang telinga burung ini diselubungi lapisan fleksibel yang tersusun dari bulu-bulu pendek seperti bulu yang melingkar bagian muka.

Lapisan bulu ini berfungsi sebagai keping pemantul atau reflektor suara. Tak heran, burung Tyto Alba sangat peka terhadap sumber bunyi tertentu. Hal ini mempermudah burung tersebut mendeteksi lokasi mangsa dalam arah dan jarak secara tepat walau dalam keadaan gelap.

Burung Hantu Putih bisa Poligami

Ternyata tidak hanya manusia yang bisa poligami, karena burung Hantu Putih Tyto Alba juga dapat berpoligami. Beberapa peneliti mengatakan bahwa dijumpai seekor burung Hantu Putih jantan yang mempunyai lebih dari satu pasangan.

Jarak sarang satu pasangan dengan pasangan lainnya kurang dari 100 meter. Ini menunjukkan bahwa keluarga mereka bahagia dan jarang terjadi perpecahan.

Dalam setahun, burung Serak Jawa dapat kawin hingga dua kali. Burung Hantu betina biasanya menghasilkan telur sebanyak 3-6 butir, bahkan ada yang sampai 12 butir telur dalam 2 hari.

Bentuk telur bulat oval dengan warna putih. Panjangnya 38-46 mm dan lebar telur 30-35 mm. Biasanya telur tersebut dierami selama 30-34 hari.

Populasi Burung Hantu Putih

Burung Hantu Tyto Alba atau Barn owl (nyamuknyamuk.wordpress.com)
Burung Hantu Tyto Alba atau Barn owl (nyamuknyamuk.wordpress.com)

Burung Hantu Tyto Alba ternyata dapat ditemukan di seluruh benua, kecuali Antartika. Bahkan, di Australia dan Tasmania pun, burung Hantu Putih ini bisa ditemukan. Burung Hantu Putih ini juga tersebar di wilayah Inggris Raya, Eropa, Asia Selatan, Asia Tenggara, Asia Barat, Afrika, Amerika Utara, dan Amerika Selatan.

Burung kosmopolitan ini sering bertengger di pepohonan untuk mencari mangsa. Kalau siang hari, burung ini sering berdiam di dalam lubang pohon, goa, sumur, bangunan tua, hingga pohon berdaun lebat.

Baca juga:

Demikian beberapa nama atau julukan burung Hantu Putih di Indonesia. Kalau di tempat Anda, burung Hantu ini sering dipanggil apa? Kemungkinan setiap daerah mempunyai sebutan atau nama yang berbeda-beda.

Jika artikel Burungnya.com bermanfaat, jangan lupa bagikan ke teman-teman yang lain. Terima kasih.

Loading...

Pencarian terkait:

  • julukan burung hantu
  • burung tyto alba
  • nama lain burung hantu putih

Berikan komentar

error: Dilarang Copy Paste!!