Perkutut Tidak Mau Bunyi (99.co)

7 Penyebab Perkutut Tidak Mau Bunyi dan Cara Mengatasinya

Burungnya.com – Mengapa burung Perkutut di rumah tidak mau bunyi? Banyak faktor dan penyebab yang menjadikan burung Perkutut tidak mau bunyi atau macet bunyi.

Mungkin Anda baru membeli burung Perkutut dari pasar burung atau dari seorang teman. Namun, setelah burung sampai di rumah dan dirawat lama, burung tidak kunjung bunyi sama sekali. Bagaimana solusinya?

Perkutut yang tidak mau bunyi biasanya dipengaruhi karena salah perawatan, makanan, mental, kenyamanan, kesehatan, hingga tingkat stres.

Iya, kalau membeli Perkutut untuk anggungan di rumah, maka Anda tidak perlu memperhatikan katuranggan yang membawa keberuntungan dan semacamnya. Pasalnya, Anda harus fokus pada suara burung Perkutut bukan hal-hal mistis dan gaib.

Nah, sekarang kembali pada suara Perkutut. Mengapa Perkutut yang baru dibeli justru tidak mau mengeluarkan suara sama sekali, alias diam seribu bahasa. Apakah burung sedang sakit, stres, drop mental, hingga tidak nyaman dengan lingkungan atau sangkar.

Burung Perkutut Tidak Mau Bunyi (olx.co.id)
Burung Perkutut Tidak Mau Bunyi (olx.co.id)

Penyebab Perkutut Tidak Mau Bunyi

1. Salah Perawatan

Perkutut tipikal burung yang suka dengan suasana panas. Sehingga sebisa mungkin Anda harus sering-sering menjemurnya di bawah sinar matahari.

Anda bisa mengerek burung di tiang yang tinggi atau menggantung burung di tempat yang tinggi. Alasannya karena sangkar burung memiliki kubah di atasnya sehingga kalau dijemur di tanah, burung tidak akan mendapatkan cahaya sinar matahari.

Berbeda kalau Anda menjemur burung di tempat tinggi, pasti sinar matahari masih bisa mengenai burung Perkutut melalui bagian samping sangkar. Selain itu, memandikan burung Perkutut jangan setiap hari. Kalau burung kicau lainnya mungkin dimandikan setiap pagi, tapi Perkutut tidak perlu.

Anda dapat memandikan Perkutut seminggu sekali atau paling cepat 2 hari sekali. Itu bisa dilakukan kalau Anda sedang menjalankan terapi agar Perkutut tidak giras atau untuk membuat Perkutut cepat jinak hingga bulu rusak.

Selain itu, jarang memandikan Perkutut sebenarnya justru baik untuk mempercepat penyembuhan luka.

Biasanya ada Perkutut yang sering menabrak dinding sangkar atau krabyakan. Kemudian akibat dari kejadian tersebut bulu Perkutut rusak dan tubuhnya dipenuhi luka.

Kalau Anda sering memandikan burung pasti tubuhnya terasa perih semua dan lukanya akan lama mengering. Burungpun tidak mau bunyi karena tubuhnya sakit. Sebaliknya jika Anda jarang memandikan Perkutut maka luka di tubuhnya akan cepat mengering.

2. Makanan Burung Perkutut

Sembarangan memberikan makanan pada Perkutut juga berbahaya. Sebab, walau Anda sudah memberikan makanan kesukaannya, terkadang efeknya bisa memperburuk kondisi burung. Sebagai contoh kasus, Anda memberikan pakan Perkutut yang sifatnya panas, maka suara burung justru rusak atau serak.

Makanan Perkutut yang sifatnya panas adalah canary seed, godem, hingga ketam hitam. Pemberian makanan tersebut jangan terlalu banyak tapi dicampur saja dengan milet agar efeknya tidak berlebihan.

Selain itu, segala jenis makanan yang akan diberikan ke burung Perkutut harus dicuci dulu. Namun, kalau pakan kemasan tidak perlu karena sudah dijamin kualitasnya.

Makanan yang harus dicuci dulu adalah pakan kiloan. Alasannya makanan tersebut asal dicampur saja sehingga serbuk, debu, hingga kotoran ikut tercampur ke pakan Perkutut.

3. Mental Perkutut

Tahukah Anda mental Perkutut sebenarnya juga perlu dijaga. Anda jangan menyatukan Perkutut muda dengan Perkutut yang lebih tua atau senior, nanti dia bisa drop mental.

Kalau mau Perkutut percaya diri dan fighter, lebih umbar dengan Perkutut yang lebih muda atau kualitasnya jauh di bawah Perkutut Anda.

Perkutut yang sudah kalah mental, terkadang jadi macet bunyi. Dia menjadi burung penakut yang hanya bisa diam saat mendengar suara Perkutut lain.

Loading...

Berbeda kalau Perkutut Anda berani dan mentalnya bagus, pasti saat mendengar suara Perkutut, dia akan nyaut dan langsung bunyi.

4. Kenyamanan

Nah, di sini yang dimaksud kenyamanan adalah cara burung beradaptasi dengan lingkungan baru. Selain itu, seberapa baik Anda memperlakukan burung yang baru dibeli.

Contoh, burung diberi sangkar baru dengan tangkringan nyaman, pakan minum berkualitas, dan lingkungan rumah kondusif.

Kalau Anda cuma memberikan sangkar yang asal-asalan, misalnya kekecilan atau tidak sesuai dengan burung Perkutut, pasti dia merasa tidak betah. Burung yang tidak nyaman biasanya malas bunyi dan kerjaannya cuma berdiam diri.

5. Perkutut Sakit

Burung Perkutut yang sakit juga tidak mau bunyi. Ciri Perkutut sakit yang sering kali terlihat di antaranya burung jadi malas makan, terlihat nyekukruk, kotoran putih encer, kotoran berbau tak sedap, malas bunyi, bulu berjatuhan, sering memejamkan mata, bulu di dekat dubur kotor, dan lain sebagainya.

Cara mengatasinya, burung dikarantina dan dicari tahu nama penyakitnya. Selanjutnya burung diberi obat dan multivitamin agar penyakitnya segera sembuh atau minimal penyakitnya tidak menular ke burung lain.

Setelah sembuh, burung Perkutut tetap dikarantina selama beberapa hari untuk memastikan penyakit sebelumnya tidak kambuh lagi.

6. Burung Stres

Waspada burung Perkutut stres karena belum bisa adaptasi dengan lingkungan baru. Misalnya Perkutut Lokal tangkapan hutan.

Dia sehari-hari hidup di hutan belantara yang tidak ada manusia. Kemudian burung ditangkap paksa dan dibawa ke pemukiman penduduk. Tentu saja burung akan stres dan macet bunyi.

Walau hal seperti ini sifatnya sementara, setidaknya Anda harus waspada. Nah, agar burung tidak stres mandikan burung dengan cara dipegang dan diberi air perasan beras. Kemudian burung dianginkan sebentar dan dijemur.

Selain itu, jaga burung Perkutut agar tidak diganggu hewan lain. Minimal jauhkan Perkutut dari suara burung yang berisik. Sebab, Perkutut menyukai suasana tenang dan damai. Ada lagi, pastikan gantungan sangkar kuat agar sangkar Perkutut tidak jatuh.

7. Perkutut Giras dan Takut

Burung Perkutut giras sudah pasti takut dengan manusia. Begitu didekati saja, burung akan terbang ke sana ke mari hingga menabrak jeruji sangkar.

Untuk mengatasinya, Anda harus membuat Perkutut jinak dengan sering-sering memandikan Perkutut menggunakan tangan.

Elus lembut bulunya dan pijat tubuh Perkutut secara perlahan. Biarkan air mengalir pelan dan membasahi tubuhnya. Kalau Anda menggunakan air cucian beras, maka biarkan Perkutut berendam di dalam wadah berisi air cucian beras.

Baca juga:

Kesimpulan

Demikian penyebab Perkutut tidak mau bunyi dan cara mengatasinya. Setiap masalah yang menimpa burung Perkutut, pemecahan masalahnya selalu berbeda. Sehingga Anda harus pintar-pintar mencari solusi berbagai masalah pada Perkutut.

Dengan begitu, Perkutut yang macet bunyi bisa kembali pulih seperti sediakala. Namun, waktu untuk mengembalikan ke performa terbaiknya tidak akan mudah. Perkutut butuh waktu cukup lama sampai benar-benar mau manggung lagi.

Jika artikel Burungnya.com bermanfaat, jangan lupa bagikan ke teman-teman yang lain dan follow Instagram @burungnyadotcom. Terima kasih.

Loading...

Pencarian terkait:

  • burung perkutut beli di pasar tapi nggak mau bunyi gimana caranya

Berikan komentar

error: Dilarang Copy Paste!!