15 Perawatan Cendet Mabung yang Benar Agar Cepat Selesai

Burungnya.com – Semua jenis burung mempunyai waktu berganti bulu atau mabung setiap beberapa bulan sekali. Burung Cendet juga mabung tapi burung ini butuh perawatan khusus.

Tahukah Anda, Cendet atau Pentet merupakan burung fighter. Sehingga emosinya harus diatur sedemikian rupa agar selalu stabil. Jangan sampai burung terlalu emosi dan over birahi di saat mabung.

Alasannya, burung yang sedang birahi tinggi dan emosi akan memperlambat proses mabung. Bulu yang tadinya sudah ambrol dan jatuh akan tertahan karena pori-pori mengecil.

Sehingga burung ini butuh diistirahatkan dulu sampai bulu benar-benar jatuh semua. Nanti burung dirawat kembali agar bulunya cepat tumbuh.

Baca juga: 12 Pakan EF Cendet yang Bagus dan Perawatannya

Ciri Cendet akan Mabung

Sebelum melakukan perawatan terhadap Cendet mabung, ada baiknya Anda memahami ciri burung Cendet yang akan mabung. Ini untuk memastikan burung benar-benar mau mabung atau cuma stres saja.

Terkadang orang salah mengartikan burung macet bunyi dikira mau mabung. Padahal ada berbagai faktor yang menyebabkan burung macet bunyi atau ngedrop.

Biasanya burung yang mau mabung cirinya adalah jadi pendiam. Sebelumnya burung Cendet Anda mungkin gacor, tapi tiba-tiba diam dan sering manja. Bisa saja itu pertanda bahwa dia mau mabung.

Selain itu, ciri lainnya bulu burung menjadi terlihat kusam. Biasanya warna hitam dan cokelat tampak jelas dan mengilap, sekarang jadi kusam dan tak berkilauan.

Tak hanya itu, bulu Cendet ini juga sering nyerit, patah, dan kering. Kalau bulu sudah seperti ini tandanya burung sedang dalam masa awal mabung.

Kemudian hari demi hari, bulu-bulu halus akan berjatuhan. Rata-rata bulu yang copot di antaranya bulu sayap, bulu dada, ekor, dan lain-lain.

Cara Merawat Cendet Mabung (duniakicau.net)
Cara Merawat Cendet Mabung (duniakicau.net)

Cara Merawat Cendet Mabung

Tadi Anda sudah mengetahui apa saja ciri awal burung akan mabung. Sekarang perawatan Cendet mabung yang benar agar burung Anda lebih cepat selesai nyulamnya.

1. Ganti Pakan Utama

Pakan utama Cendet Anda mungkin voer yang khusus untuk Cendet. Nah, saat mabung, coba ganti pakan utamanya dengan voer ayam broiler (BR1).

Tapi jangan diganti semuanya, cuma dicampur saja dengan pakan utama. Perbandingan pakan voer lama dengan voer ayam 50 : 50. Tujuan pencampuran pakan ini agar bulu-bulu Cendet cepat ambrol berjatuhan.

2. Tambah Pakan EF

Selama mabung, lebih baik pakan EF Extra Fooding Cendet ditambah lebih banyak saja. Pilih makanan yang kadar proteinnya tinggi. Burung mabung butuh asupan nutrisi yang tinggi.

Sebagai contoh, Anda memberikan 4 ekor jangkrik di pagi dan sore hari. Saat mabung berikan jangkrik 8 ekor untuk pagi dan sore.

Jangan hanya jangkrik, tapi juga kroto serta ulat hongkong. Berikan kroto dan ulat hongkong rutin setiap hari selama mabung sebanyak 5-10 ekor (pagi dan sore).

Untuk menyeimbangkan gizinya, berikan pula cacing tanah 1-2 ekor sebanyak 2 kali seminggu. Ingat berikan cacing tanah yang segar agar manfaatnya cepat dirasakan Cendet.

Baca juga: Cara Mengatasi Cendet Miyik atau Manja dengan Terapi Kejut dan Semprot

3. Tunda Mandi

Saat burung Cendet sedang mabung, lebih baik tunda dulu mandinya. Burung baru boleh dimandikan kalau bulunya sudah jatuh semua dan terlihat tunas bulu baru.

Kalau bulu belum ambrol semua, nanti justru terhambat proses mabungnya. Kasihan waktu mabung Cendet menjadi lebih lama.

4. Jangan Dijemur

Sama seperti mandi, burung Cendet mabung tidak boleh dijemur dulu. Nanti kalau bulu burung sudah mau tumbuh, baru boleh dijemur. Itupun jemurnya hanya sebentar dan dilakukan setelah mandi.

5. Ditempatkan di Ruangan Sepi

Seperti yang kami sampaikan di awal, burung Cendet mudah terpancing emosi. Kalau dia emosi, pastinya bahaya. Jadi jangan sampai burung tersebut emosi.

Lebih baik, tempatkan burung di ruangan yang sepi, tenang, dan sendirian. Artinya burung tersebut tidak bisa mendengar suara burung lain agar emosinya tidak terpancing. Kalau Anda tidak memiliki ruangan sepi, minimal burung dikerodong full.

Loading...

6. Pemasteran

Sebenarnya burung yang sedang mabung adalah waktu terbaik untuk pemasteran. Namun, lihat dulu kondisi burung. Apabila burung masih tahap pelepasan bulu lama, sebaiknya jangan dimaster dulu.

Nanti setelah bulu burung mulai tumbuh, Anda baru bisa memaster Cendet. Soalnya, di waktu-waktu seperti itu burung akan lebih tenang dan fokus mendengar suara burung masteran.

Baca juga: Terapi Sauna Cendet untuk Mendongkrak Mental Fighter

7. Penjemuran Setelah Mabung

Kalau burung Anda mengalami rontok bulu sempurna dan tuntas, Anda bisa melakukan serangkaian penjemuran. Ini dilakukan agar performa pasca mabung kembali seperti sedia kala.

  • Minggu pertama lama penjemuran 15-20 menit.
  • Di minggu kedua, penjemuran dilakukan 30-45 menit.
  • Minggu berikutnya penjemuran dilakukan 50-80 menit.
  • Setelah bulu tumbuh sempurna, jemur Cendet selama maksimal 3 jam mulai 08.00 – 11.00.

8. Jangan Dilombakan

Walau bulu sudah tumbuh, tapi burung jangan dilombakan dulu. Alasannya performa burung setelah mabung berbeda dengan sebelum mabung.

Jadi, tunggu sampai burung Cendet beradaptasi dengan bulu barunya. Cendet baru boleh dilombakan setelah 2 bulan pasca mabung.

Kalau burung dipaksa lomba, nanti bisa stres. Akibatnya dia justru macet bunyi, tidak mau kerja di lapangan, dan mental drop.

Cendet Mabung (ozankicaumania.com)
Cendet Mabung (ozankicaumania.com)

Perawatan Cendet Pasca Mabung

1. Malam Kerodong

Setiap malam Cendet wajib dikerodong. Tujuan pengerodongan ini untuk menjaga kondisi agar tetap bugar dan segar. Keesokan harinya tubuh burung menjadi lebih fresh dan siap berkicau gacor.

2. Menikmati Udara Pagi

Selanjutnya di jam 06.00 kerodong dibuka agar burung bisa menikmati udara pagi. Letakkan burung di teras depan. Angin-anginkan Cendet sampai jam 07.00.

3. Dimandikan

Setelah masuk jam 07.00 burung Cendet dimandikan. Proses pemandian burung bisa dilakukan dengan cara semprot, mandi sendiri di keramba, hingga dimandikan dengan tangan langsung.

4. Anginkan Sebentar

Jangan langsung dijemur, setelah mandi sebaiknya burung dianginkan sebentar. Sambil dianginkan selama 15 menit, burung diberi 1 sendok teh kroto dan 10 ekor jangkrik.

Baca juga: 5 Jenis Makanan Burung Cendet Harian Agar Cepat Gacor

5. Penjemuran

Burung kemudian dijemur di bawah sinar matahari. Nah, karena ini tipikal burung fighter, penjemuran bisa lebih lama. Namun, maksimal penjemuran pukul 10.00 biar aman.

6. Kerodong Lagi

Setelah jemur, burung dianginkan dulu selama 15 menit supaya suhu tubuh stabil. Kemudian burung dikerodong dan dibiarkan istirahat.

7. Persiapan Lomba

Kalau burung sudah dirasa siap lomba, berikan tambahan pada pakan EF. Misalnya, jangkrik ditambah porsinya jadi 15 ekor pagi dan 7 ekor sore. Tambah lagi 3 ekor ulat hongkong di pagi dan sore.

Mungkin porsi pakan EF di sini terlalu banyak, Anda bisa menyesuaikan dengan kondisi burung di rumah. Jangan langsung ikut-ikut 100 persen tentang porsi pakan EF nanti burung malah stres.

Baca juga: 7 Efek Pemberian Cicak dan Kroto untuk Pakan Cendet

Kesimpulan

Demikian cara merawat Cendet mabung dan pasca mabung agar cepat selesai. Perawatan ini bisa dikatakan benar karena banyak burung yang bisa merontokkan bulu secara tuntas.

Oleh karena itu, jaga kondisi burung selama nyulam sangat penting. Pasalnya, di situ burung akan merasa sangat kesakitan. Bagaimana tidak, bulu-bulu yang menancap di kulit lepas satu persatu.

Jadi pasti sakitnya bukan main. Sebaiknya jangan cabut bulu burung secara paksa, nanti sakitnya bisa berkali-kali lipat. Ini juga fatal karena burung bisa macet bunyi selamanya.

Jika artikel Burungnya.com bermanfaat, jangan lupa bagikan ke teman-teman yang lain dan follow Instagram @burungnyadotcom. Terima kasih.

Loading...

Pencarian terkait:

  • cara merawat cendet habis mabong agar kembali fighter

Berikan komentar

error: Dilarang Copy Paste!!