Suara Burung Cucak Jenggot Betina Memanggil Jantan Untuk Pancingan

Burungnya.com – Hanya beberapa yang tahu bahwa suara burung Cucak Jenggot betina sangat khas. Bahkan dari suaranya bisa membuat Cucak Jenggot jantan langsung nyaut dan gacor.

Burung cucak jenggot (Alophoixus bres) adalah salah satu jenis burung kicau yang populer di kalangan penghobi burung di Indonesia. Burung ini memiliki suara kicau yang tajam, rapat, dan bervariasi, yang cocok untuk dijadikan masteran atau isian untuk burung kicau lainnya.

Selain itu, burung cucak jenggot juga memiliki penampilan yang menarik, dengan bulu berwarna coklat zaitun, kuning, dan putih, serta jenggot putih di bagian leher yang menjadi ciri khasnya.

Lihat juga: 10 Cara Membuat Cucak Rowo Ropel dan Gacor

Perbedaan Cucak Jenggot Jantan dan Betina

Burung cucak jenggot terdiri dari dua jenis kelamin, yaitu jantan dan betina. Kedua jenis kelamin ini memiliki perbedaan fisik dan perilaku yang cukup mencolok. Berikut adalah beberapa perbedaan cucak jenggot jantan dan betina:

1. Ukuran tubuh

Burung cucak jenggot jantan memiliki ukuran tubuh yang lebih besar, panjang, dan tegap daripada betina. Panjang tubuh cucak jenggot jantan sekitar 22 cm, sedangkan betina sekitar 20 cm.

2. Bentuk kepala

Burung cucak jenggot jantan memiliki bentuk kepala yang lebih besar, lonjong, dan tirus daripada betina. Bentuk paruhnya juga lebih besar, lebar, dan panjang daripada betina.

3. Bentuk ekor

Burung cucak jenggot jantan memiliki bentuk ekor yang lebih panjang, lurus, dan rata daripada betina. Bentuk ekornya juga mengepit rapat di bagian pangkalnya.

Sedangkan betina memiliki bentuk ekor yang lebih pendek, melengkung ke atas, dan renggang di bagian pangkalnya.

4. Warna bulu

Burung cucak jenggot jantan memiliki warna bulu yang lebih tegas, cerah, dan kering daripada betina. Warna bulu bagian dada dan perutnya lebih kuning keemasan daripada betina.

Sedangkan betina memiliki warna bulu yang lebih kusam, pudar, dan basah daripada jantan. Warna bulu bagian dada dan perutnya lebih putih daripada jantan.

5. Suara kicau

Burung cucak jenggot jantan memiliki suara kicau yang lebih keras, ngebren, ngepik, dan bervariasi daripada betina. Suara kicauannya juga lebih sering keluar saat berada di rumah atau tidak melihat burung sejenis.

Sedangkan betina memiliki suara kicau yang lebih pelan, panjang, dan monoton daripada jantan. Suara kicauannya juga lebih jarang keluar saat berada di rumah atau tidak melihat burung sejenis.

6. Perilaku

Burung cucak jenggot jantan memiliki perilaku yang lebih agresif, teritorial, dan dominan daripada betina. Perilaku ini biasanya ditunjukkan dengan membusungkan dada, mengangkat kepala, atau mengejar burung sejenis saat bertemu.

Sedangkan betina memiliki perilaku yang lebih pasif, penurut, dan ngeleper daripada jantan. Perilaku ini biasanya ditunjukkan dengan mengetarkan sayap atau menundukkan kepala saat bertemu burung sejenis.

Salah satu perilaku menarik dari burung cucak jenggot adalah suara burung cucak jenggot betina memanggil jantan. Suara ini biasanya terdengar saat burung betina sedang birahi atau ingin kawin dengan burung jantan.

Suara ini berupa suara ngeleper atau ngeriwik-negriwik dengan nada tinggi dan panjang. Suara khas ini bertujuan untuk menarik perhatian atau menggoda burung Cucak Jenggot jantan agar mendekat atau menjawab panggilannya.

Lihat juga: 10 Perawatan Cucak Ijo Tidak Mau Bunyi Agar Kembali Gacor

Manfaat Suara Cucak Jenggot Betina

Suara Cucak Jenggot Betina Memikat Jantan
Suara Cucak Jenggot Betina Memikat Jantan

Suara burung cucak jenggot betina memanggil jantan ini bisa dimanfaatkan oleh para penghobi burung untuk beberapa hal, antara lain:

1. Mancing burung cucak jenggot jantan agar gacor atau bunyi.

Caranya adalah dengan memutar suara burung cucak jenggot betina memanggil jantan di dekat sangkar burung cucak jenggot jantan. Biasanya burung jantan akan merespon dengan mengeluarkan suara kicauannya yang tajam dan rapat. Hal ini bisa meningkatkan kualitas dan variasi suara kicau burung cucak jenggot jantan.

2. Memilih burung cucak jenggot jantan yang berkualitas.

Caranya adalah dengan memperhatikan reaksi burung cucak jenggot jantan saat mendengar suara burung cucak jenggot betina memanggil jantan. Biasanya burung jantan yang berkualitas akan menunjukkan perilaku agresif, seperti membusungkan dada, mengangkat kepala, atau mengejar burung sejenis. Hal ini menunjukkan bahwa burung jantan memiliki mental yang baik dan siap untuk berlomba.

3. Memikat atau menangkap burung cucak jenggot liar.

Caranya adalah dengan menggunakan alat pikat yang dilengkapi dengan suara burung cucak jenggot betina memanggil jantan. Biasanya burung cucak jenggot liar yang mendengar suara ini akan tertarik untuk mendekat atau menjawab panggilannya. Hal ini bisa dimanfaatkan untuk menangkap atau memelihara burung cucak jenggot liar.

4. Memaster burung kicau lain.

Suara ini bisa digunakan untuk memaster burung kicau lain yang memiliki karakter suara yang mirip dengan cucak jenggot, seperti murai batu, cendet, kacer, dan lain-lain. Suara ini akan memberikan isian besetan atau ngebren yang tajam dan rapat kepada burung kicau lain tersebut.

Namun, penggunaan suara burung cucak jenggot betina memanggil jantan ini juga harus dilakukan dengan bijak dan tidak berlebihan. Hal ini karena suara ini bisa membuat burung cucak jenggot stres, over birahi, atau malah macet bunyi jika terlalu sering didengarkan.

Oleh karena itu, sebaiknya suara ini hanya digunakan sesuai dengan kebutuhan dan tidak mengganggu kesehatan dan kenyamanan burung cucak jenggot itu sendiri.

Lihat juga: 13 Isian Murai Batu yang Bagus

Ciri-ciri Cucak Jenggot

Burung cucak jenggot adalah salah satu burung kicau yang memiliki banyak penggemar di Indonesia. Burung ini memiliki suara kicau yang tajam, rapat, dan bervariasi, yang cocok untuk dijadikan masteran atau isian untuk burung kicau lainnya.

Selain itu, burung ini juga memiliki penampilan yang menarik, dengan bulu berwarna coklat zaitun, kuning, dan putih, serta jenggot putih di bagian leher yang menjadi ciri khasnya.

Burung cucak jenggot terdiri dari dua jenis kelamin, yaitu jantan dan betina. Kedua jenis kelamin ini memiliki perbedaan fisik dan perilaku yang cukup mencolok. Salah satu perilaku menarik dari burung cucak jenggot adalah suara burung cucak jenggot betina memanggil jantan.

Suara ini biasanya terdengar saat burung betina sedang birahi atau ingin kawin dengan burung jantan. Suara ini berupa suara ngeleper atau ngriwik-ngriwik dengan nada tinggi dan panjang.

Suara burung cucak jenggot betina memanggil jantan ini bisa dimanfaatkan oleh para penghobi burung untuk beberapa hal, seperti mancing burung cucak jenggot jantan agar gacor atau bunyi, memilih burung cucak jenggot jantan yang berkualitas, atau memikat atau menangkap burung cucak jenggot liar.

Namun, penggunaan suara ini juga harus dilakukan dengan bijak dan tidak berlebihan, karena bisa membuat burung cucak jenggot stres, over birahi, atau malah macet bunyi jika terlalu sering didengarkan.

Lihat juga: 8 Cara Membuat Cucak Ijo Emosi dan Bongkar Isian

Cara Merawat Cucak Jenggot

Bagi Anda yang tertarik untuk memelihara atau merawat burung cucak jenggot, Anda perlu mengetahui beberapa hal penting, antara lain:

Burung cucak jenggot perlu dirawat dengan baik agar sehat, indah, dan gacor. Perawatan yang perlu dilakukan antara lain adalah memberikan pakan yang bergizi dan bervariasi, seperti voer, buah-buahan, sayuran, serangga, atau extra fooding (EF) seperti jangkrik, ulat hongkong, dan kroto.

Selain itu, perlu juga membersihkan sangkar dan perlengkapannya secara rutin, menjemur dan mandikan burung setiap pagi hari dengan cara disemprot embun.

Jangan lupa Anda juga harus memberikan minum yang cukup dan bersih, menggantang sangkar di tempat yang sejuk dan teduh, serta menghindari hal-hal yang bisa membuat burung stres, seperti suara bising, asap rokok, atau hewan predator.

Isian Masteran Cucak Jenggot Gacor

Burung cucak jenggot memiliki kemampuan meniru suara burung lain dengan baik. Oleh karena itu, burung ini bisa diisi dengan berbagai suara masteran yang bisa meningkatkan kualitas dan variasi suara kicauannya.

Beberapa suara masteran yang cocok untuk burung cucak jenggot antara lain adalah suara burung cililin, ciblek, lovebird, kenari, gereja, kapas tembak, atau murai batu.

Suara masteran ini bisa diputar di dekat sangkar burung cucak jenggot secara rutin dan teratur, dengan durasi dan volume yang sesuai.

Harga Burung Cucak Jenggot

Burung cucak jenggot memiliki harga yang bervariasi tergantung dari kualitas, jenis kelamin, usia, dan kondisi burung.

Berdasarkan hasil pencarian di internet, berikut adalah kisaran harga burung cucak jenggot di pasaran :

  1. Cucak jenggot bakalan (belum jinak dan belum bunyi): Rp 50.000 – Rp 100.000 per ekor
  2. Cucak jenggot trotolan (sudah jinak dan mulai bunyi): Rp 150.000 – Rp 300.000 per ekor
  3. Cucak jenggot siap lomba (sudah gacor dan bervariasi): Rp 500.000 – Rp 1.000.000 per ekor
  4. Cucak jenggot juara (sudah menang lomba atau memiliki prestasi): Rp 1.500.000 – Rp 5.000.000 per ekor

Penutup

Suara burung cucak jenggot betina memanggil jantan adalah suara yang terdengar saat burung betina ingin kawin dengan burung jantan.

Suara ini bisa dimanfaatkan untuk mancing, memilih, atau memikat burung cucak jenggot jantan, tapi harus hati-hati agar tidak membuat burung stres atau macet bunyi.

Burung cucak jenggot cukup sulit ditemukan di pasaran, tapi mungkin Anda bisa mencarinya di penangkaran daerah tertentu.

Terima kasih telah membaca artikel Burungnya.com. Follow Official Instagram kami @burungnyadotcom.

Leave a Comment