Sudah Dirawat Lama, Burung Ini Bunuh Pemiliknya Sendiri

Burungnya.com – Kabar duka menimpa seorang penghobi burung eksotis. Pasalnya, dia baru saja meninggal dunia setelah dibunuh burung Kasuari peliharaannya sendiri. Kasuari sudah dikenal sejak lama sebagai burung paling mematikan di dunia.

Hal ini karena banyak korban jiwa melayang gara-gara serangan dan cakaran burung Kasuari. Pemilik burung Kasuari tersebut adalah Marvin Hajos (75) dari Amerika Serikat.

Dia sangat menyukai hewan-hewan eksotis dan mengoleksi beberapa hewan eksotis di pekarangan rumahnya yang terletak di Alachua, Florida.

Baca juga: 8 Jenis Burung Paling Beracun di Dunia terdapat di Papua

Pemilik Burung Dicakar sampai Meninggal

Kronologi kejadian mematikan tersebut terjadi pada 12 April saat Marvin Hajos terjatuh ketika memberi pakan burung Kasuari. Tanpa sengaja, lokasi jatuhnya berdekatan dengan kaki burung Kasuari.

Kemungkinan, burung Kasuari kaget dan langsung mencakar Marvin Hajos sampai meninggal. Dia sempat dilarikan ke rumah sakit, tapi nyawanya tidak tertolong.

Tahukah Anda, burung Kasuari mempunyai kaki yang sangat panjang dan kuat. Kakinya menjadi senjata utama burung Kasuari karena mampu menendang dan menjatuhkan musuh-musuhnya, termasuk manusia, hanya dengan sekali tendangan.

Mungkin karena tendangan dan cakaran Kasuari tersebut membuat The Guinness Book of Records menganugerahi Kasuari sebagai burung paling berbahaya di dunia.

Burung Kasuari Dilelang

Setelah kematiannya selama dua pekan, burung Kasuari beserta 90 hewan eksotis lainnya akan dilelang. Proses lelang akan dilakukan di Rumah Lelang Ternak Gulf Coast di Madison, Florida, pada hari Sabtu 27 April 2019.

Apa saja koleksi hewan yang akan dilelang? Jadi selain burung Kasuari, ada juga hewan eksotis lain yang akan dilelang, seperti burung macaw, monyet mini atau marmoset berukuran 13-15 cm, dan burung Kasuari.

Loading...

“Marvin adalah sosok yang sangat dicintai dan komunitas penggemar hewan eksotis di sekitar sini tak besar tetapi cukup dekat. Saya membayangkan akan memiliki sejumlah calon pembeli yang kuat untuk lelang,” ujar Scott Wilson, juru lelang yang telah mengenal mendiang Hajos cukup lama, seperti yang dikutip dari kompas.com (25/4/2019).

Jika nanti tidak ada yang bersedia merawat burung Kasuari milik Marvin Hajos, sejumlah kelompok konservasi telah menghubungi rumah lelang dan bersedia merawatnya.

Baca juga: 5 Jenis Burung yang Harus Dihindari Manusia karena Berbahaya

Hasil Lelang Diberikan ke Keluarga

Nantinya, seluruh hasil lelang akan diberikan kepada keluarga dekat, termasuk istri. Dulu sebelum meninggal, Marvin Hajos pernah berpesan bahwa burung dan hewan peliharaannya harus dilelang karena tidak ada anggota keluarga yang bisa merawatnya.

“Hasil penjualan akan diberikan kepada keluarga mendiang, termasuk istri Hajos. Marvin meninggalkan perintah yang mengatakan bahwa jika terjadi sesuatu padanya, maka hewan-hewan eksotis koleksinya harus segera dijual karena dia tidak memiliki sarana untuk merawat mereka semua,” kata Wilson.

Burung Kasuari adalah satwa endemik Australia dan Papua. Kasuari disebut sebagai burung paling berbahaya di dunia, karena kukunya yang tajam dan panjang. Burung ini tidak bisa terbang tapi sangat berbahaya. Bagaimana kalau Kasuari dapat terbang seperti burung Elang, pasti lebih berbahaya.

Jika artikel Burungnya.com bermanfaat, jangan lupa bagikan ke teman-teman yang lain. Terima kasih.

Loading...

Berikan komentar

error: Dilarang Copy Paste!!