Sudah Tawar Menawar Tak Jadi Dijual, Awas Burung Bisa Kena Sial

Burungnya.comMitos burung kicau banyak beredar di telinga masyarakat. Salah satunya, burung bisa kena sial hingga mengalami kematian jika sudah tawar menawar tapi tak jadi dijual. Ini memang cuma mitos, tapi tidak sedikit yang mempercayainya.

Jual beli burung kicau tidak melulu soal harga yang cocok antara kedua belah pihak. Namun, terkadang ada faktor lain yang menjadikan mitos jual beli burung cukup ditakuti kicau mania.

Terlebih, soal tawar menawar harga burung. Hal ini sudah menjadi kebiasaan semua orang. Bahkan, tidak hanya jual beli burung saja, jual beli barang yang lain juga sering terjadi proses tawar menawar. Walaupun begitu, untuk tawar menawar harga burung beda dari yang lainnya.

Mitos Jual Beli Burung

Mitos yang beredar di kalangan kicau mania, kalau sudah terjadi tawar menawar harga burung, sebisa mungkin pemilik burung harus merelakannya. Tentu harga yang ditawar tidak terlalu jauh dari permintaan pemilik burung.

Pasalnya, kalau tidak jadi dijual, padahal sudah terjadi tawar menawar harga, burung peliharaan Anda bisa kena sial dan akhirnya mati.

Ketua DPRD Kabupaten Magelang (baju hitam) sedang menawar Lovebird milik Aji Pitoyo (Foto: Bagyo H)
Ketua DPRD Kabupaten Magelang (baju hitam) sedang menawar Lovebird milik Aji Pitoyo (Foto: Bagyo H)

Baca juga: Lovebird Pemenang Piala Ketua DPRD Kabupaten Magelang Ditawar Rp 300 Juta

Menurut penuturan Aris Sumarno, seorang penghobi burung di Landasan Ulin, Banjarbaru, misal burung milik kita ada yang menawar dan berminat membeli, maka segera putuskan apakah dijual atau tidak.

Burung yang sudah ditawar seperti ini bisa terkena sial dan beberapa hari kemudian bisa mengalami kematian atau hilang secara misterius.

Contoh sederhananya seperti ini, misal Anda mematok harga burung Rp 10 juta, kemudian calon pembeli menawar Rp 9 juta, Anda masih ingin menaikkan harga, tapi pembelinya tidak mau.

Kalau kasusnya begini, maka jual saja burung Anda seharga Rp 9 juta. Soalnya, jika burung tidak jadi dijual, ada kemungkinan burung Anda bisa kena sial.

Cara Membuang Sial

Untuk mengatasi jika Anda memang tidak mau menjual burung tersebut, maka Anda bisa membuang sial dengan cara mencabut satu bulu dari tubuh burung. Ini sebagai syarat supaya burung tidak kena sial.

Loading...

“Jika tidak mau menjual. Lebih baik lakukan hal ini, cabut satu bulu burung tersebut. Itu sebagai syarat supaya burung tidak sial,” kata Aris Sumarno, seperti yang dikutip dari banjarmasinpost.co.id (11/9/2018).

Baca juga: 36 Fakta Unik dan Mitos Burung Hantu yang Mencengangkan

Dampak dari Mitos Jual Beli Burung

Mitos Jual Beli Burung (rupacahaya.blogspot.com)
Mitos Jual Beli Burung (rupacahaya.blogspot.com)

Memang, ini hanya mitos belaka, tapi cukup banyak kicau mania yang melakukannya (cabut bulu burung) demi terhindar dari kesialan dan kematian burung.

Kesialan yang biasanya terjadi yaitu burung hilang atau terbang, burung lepas tak kembali, dan burung mati dimangsa kucing atau ular, serta burung mati dikerubungi semut.

Baca juga: Cara Melindungi Burung dari Bahaya Tikus, Ular, Semut, Nyamuk, dan Kucing

Pengalaman Burung Mati karena Mitos Jual Beli Burung

Kejadian burung mati akibat mitos jual beli burung bukan hanya isapan jempol belaka. Namun, sudah banyak kicau mania yang mengalami hal tersebut.

“Teman saya punya burung berkicau yang sering juara saat lomba. Kemudian ada yang berminat dengan burung tersebut. Teman saya pasang harga Rp 25 juta. Kemudian ditawar Rp 22 juta oleh calon pembeli. Saat itu ada kesepakatan harga. Seminggu kemudian burungnya mati di sangkar dalam kondisi dikerumuni semut,” ucap Aris Sumarno.

Pernah pula pengalaman teman yang lain, kesepakatan harga tidak terjadi dan beberapa hari kemudian burungnya dimangsa kucing yang entah bagaimana caranya bisa masuk ke sangkar.

“Itulah mitos dalam jual beli burung. Makanya bagi pehobi yang sudah paham hal ini, saat terjadi transaksi yang stagnan, biasanya dia mau saja melepas burung jika harga tawar tidak terlalu jauh dari harga banderol awal,” ujar Aris Sumarno.

Demikian mitos jual beli burung yang cukup banyak dipercaya kalangan kicau mania, tapi ada pula yang tidak mempercayainya.

Namanya juga mitos yang belum bisa dipercaya kebenarannya. Namun, terkadang mitos seperti ini sering terjadi di kalangan penghobi burung.

Apakah Anda juga pernah mengalami mitos jual beli burung dan berakhir tragis? Kalau pernah, ceritakan kisah Anda di kolom komentar. Terima kasih

Loading...

Pencarian terkait:

  • cara menawar burung kicau supaya dapat harga yg cocok
  • Mitos barang ditawar tapi tidak dijual

Berikan komentar