Sukses Jual Sangkar Burung Ebod Jaya dengan Omzet Rp 5 Miliar

Sukses Jual Sangkar Burung Ebod Jaya dengan Omzet Rp 5 Miliar

Burungnya.com – Bisnis di dunia burung, tidak selalu harus kontak langsung dengan burung. Sebab, Aang Darsono bisa meraih sukses dengan berjualan sangkar burung Ebod Jaya secara online. Bahkan, kisah pria ini sangat mencengangkan setelah mendengar omzetnya bisa mencapai Rp 5 miliar lebih.

Siapa yang tak kaget mendengar angka Rp 5 miliar hanya berjualan sangkar burung saja. Omzet segitu banyak didapat di tahun 2018. Lalu, Om Aang menargetkan tahun 2019 omzet penjualan sangkar burung bisa naik dua kali lipat menjadi Rp 10 miliar.

“Alhamdulillah pada tahun pertama 2018, total omzetnya mencapai Rp 5 miliar lebih. Tahun 2019 ini saya targetkan bisa mencapai dua kali lipat, ” kata Aang Darsono di Bandung Jawa Barat dengan optimis, seperti yang disadur dari Burungnews.com (16/7/2019).

Awalnya Jualan Kaos Kaki

Bagaimana kisah Aang Darsono sampai bisa sukses berjualan sangkar burung Ebod Jaya? Ternyata pada awalnya, pria ini jualan kaos kaki. Bisnis kaos kaki sudah dirintis sejak tahun 2012. Namun, bisnis tersebut singkat cerita tidak berkembang dengan baik.

Pada tahun 2018, Aang Darsono banting setir dan fokus menjual sangkar burung merek Ebod Jaya serta perlengkapan hobi burung lainnya.

Pemasaran kandang burung ini dilakukan secara online melalui iklan Facebook dan WhatsApp. Intinya, semua penjualan dilakukan secara online. Di tahun 2017, Om Aang sempat membuat aplikasi untuk berjualan, tapi kurang berkembang, dan akhirnya pindah ke online manual sampai sekarang.

Oh iya, katanya bisnis kaos kaki dihentikan karena perputaran uangnya lambat. Sehingga kondisi keuangan perusahaan kurang sehat. Setelah itu, dia memutuskan untuk beralih ke bisnis sangkar burung.

Keuntungan Jual Sangkar Burung Ebod Jaya

Berbeda dengan jualan sangkar burung yang keuntungannya jauh lebih menjanjikan. Perputaran uang di bisnis sangkar burung lebih cepat dan omzet penjualan terus meningkat.

Aang Darsono Sukses Jual Sangkar Burung Omzet Rp 5 Miliar (mediaronggolawe.id)
Aang Darsono Sukses Jual Sangkar Burung Omzet Rp 5 Miliar (mediaronggolawe.id)

Pada awal tahun 2018, omzet jualan sangkar bisa mencapai Rp 300 juta sampai Rp 400 juta per bulan. Kemudian omzet naik dan stabil di angka Rp 700 juta sampai Rp 800 juta per bulan. Lebih mengejutkan lagi, omzet di bulan Juni 2019 saat bulan Puasa dan menjelang Lebaran, omzetnya melonjak sampai Rp 1,1 miliar.

Perlu Anda ketahui, total omzet jualan sangkar burung di tahun 2018 sudah mencapai Rp 5 miliar lebih. Bayangkan, jika di bulan Juni 2019 saja omzetnya mencapai Rp 1,1 miliar. Tentu target total omzet lebih dari Rp 10 miliar akan tercapai di tahun 2019.

Sukses Berkat Ebod Jaya

Om Aang mengaku kesuksesannya karena Ebod Jaya yang membuat bisnisnya semakin berkembang. H. Ebod memberi peluang kepada Om Aang Darsono untuk menjalankan bisnis online.

Pengepakan sangkar burung Ebod Jaya di rumah Aang Darsono (mediaronggolawe.id)
Pengepakan sangkar burung Ebod Jaya di rumah Aang Darsono (mediaronggolawe.id)

Pengiriman sangkar burung Ebod Jaya dari Aang Darsono terbilang cepat. Katanya, bila pagi ada orang yang pesan sangkar, maka sore dikemas, dan malam barang dikirim, lalu besoknya sangkar sudah sampai ke tangan penerima.

Loading...

“Dari luar kota banyak yang akhirnya memesan melalui saya, karena lebih cepat. Begitu hari ini pesan, malamnya barang sudah langsung dikirim, ” ujarnya.

Setiap pagi sampai siang, Om Aang berinteraksi dengan konsumen yang mayoritas agen reseller Ebod Jaya di berbagai daerah. Dia juga mengiklankan produknya di Facebook. Setelah jam 14.00 siang, list pesanan menumpuk dan Om Aang segera menuju ke pabrik Ebod Jaya untuk mengambil pesanan konsumen.

Sore hari sampai menjelang solat Maghrib, sangkar di-packing. Malamnya sangkar burung dikirim ke stasiun Bandung dengan ekspedisi kereta api. Lalu, besoknya sangkar sudah sampai ke kota tujuan.

Produk Sangkar Ebod Jaya yang Laris

Biasanya konsumen membeli sangkar burung Murai Batu, sangkar kotak, dan tebok Lovebird. Selain itu, ada juga yang beli aksesoris dan vitamin atau obat burung. Kalau pakan burung jarang orang yang pesan karena biayanya cukup mahal.

Rumah dan Kantor Aang Darsono (burungnews.com)
Rumah dan Kantor Aang Darsono (burungnews.com)

Rata-rata konsumen membeli sangkar burung bijian (per set). Meski begitu, ada juga konsumen yang beli sangkar hingga 20-30 set sekali kirim.

Konsumennya tidak hanya dari Bandung dan Jawa Barat, tapi ada pula dari daerah lain, seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera, dan Kalimantan.

Tanggapan Pemilik Ebod Jaya

Melihat kesuksesan Om Aang Darsono, pemilik Ebod Jaya, Makhfudz Solaiman atau Kaisar Ebod mengaku sangat berterima kasih karena sudah membantu memasarkan produknya secara online. Bahkan, sekarang Aang Darsono menjadi salah satu ujung tombak dalam pemasaran produk Ebod Jaya.

Baca juga:

Demikian kisah sukses pengusaha sangkar burung Ebod Jaya yang menginspirasi. Awalnya jualan kaos kaki, sekarang banting setir menjadi penjual sangkar burung dengan omzet mencapai Rp 5 miliar. Semoga kicau mania di Tanah Air terinspirasi dengan kisah Om Aang Darsono.

Cukup jualan online saja, Om Aang Darsono bisa memasarkan sangkar burung sampai beromzet miliaran. Ini masih terbatar di beberapa daerah saja. Apabila pemasaran dilakukan secara maksimal, pastinya sangkar burung Ebod Jaya bisa sampai ke pelosok negeri.

Jika artikel Burungnya.com bermanfaat, jangan lupa bagikan ke teman-teman yang lain dan follow Instagram @burungnyadotcom. Terima kasih.

Bagi yang ingin membeli sangkar burung Ebod Jaya hubungi kontak berikut:

  • Facebook: Aang Darsono
  • Instagram: @ebodjayaonline
  • Tokopedia: Ebod Jaya Nanjung 105
  • WhatsApp: 081394452222
Loading...

Pencarian terkait:

  • cara menjadi agen sangkar ebod
  • Sejarah ebod jaya
  • Kurungan ebod jaya
  • kenapa merek ebod mahal
  • jual sangkar e
  • jual sangkar burung ebod
  • jual pakan burung merek viral
  • jual beli sangkar burung agen
  • haji ebod pemilik perusahaan ebod jaya
  • www ebod jaya com

Berikan komentar

error: Dilarang Copy Paste!!