Tak Jadi Beli Lovebird, Pemuda Ini Dipukul 6 Orang Sampai Babak Belur

Burungnya.com – Seorang pemuda di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah babak belur. Diketahui pemuda dengan inisial NES dikeroyok 6 orang sekaligus. Penyebabnya karena pemuda ini tidak jadi membeli burung kicau Lovebird.

Bayangkan 6 orang mengeroyok 1 orang karena tidak jadi beli burung Lovebird. Bagaimana hal ini bisa terjadi? Kronologi kejadian seperti apa? Mengapa pria ini bisa dihajar banyak orang? Siapa yang menyulut api amarah duluan?

Beli Burung Lovebird

Usut punya usut ternyata yang menjadi biang kerok adalah penjualnya. Pemuda berinisial NES tadi memang hendak membeli burung Lovebird, tetapi tidak jadi deal.

Pemuda tadi sudah meminta maaf karena tidak jadi membeli burung Lovebird seharga Rp 600.000. Namun, bukannya dimaafkan atau dibicarakan baik-baik, penjual yang berinisial AF justru melayangkan bogem mentah ke korban.

Kronologi Kejadian

Menurut Kapolres Karanganyar AKBP Muh Syafii Maula, kejadian ini bermula saat pelaku AF mengundang teman-temannya untuk pesta miras tanggal 23 Februari 2021 jam 23.00. Dia juga mengundang pemuda NES karena ingin membeli burungnya.

Setelah melihat burung Lovebird milik AF ternyata NES tidak cocok dan meminta maaf karena tidak jadi membelinya. AF langsung memukul korban NES. Teman-temannya yang lain bukannya melerai, tapi mereka justru ikut memukuli NES.

Mungkin teman-teman AF dan sudah terpengaruh miras sehingga ikut menyerang NES. Korban jatuh tersungkur dan diinjak-injak tubuhnya secara beramai-ramai.

Korban Luka Parah

Akibat pemukulan tersebut tulang rahang korban patah dan kepalanya berdarah.

“Korban berinisial NES (21) warga Demangan, Jumantono, mengalami patah tulang dan memar di beberapa bagian,” kata Kapolres saat konfrensi pers di Mapolres Karanganyar, seperti yang disadur Burungnya.com dari inewsjateng.id.

Parahnya lagi, dari enam pelaku tadi salah satunya ada anak Kepala Desa (Kades) di daerah Jumantono, Karanganyar. Dia ikut memukul korban yang tadinya ingin membeli burung Lovebird milik AF seharga Rp 600.000.

Saat ini masih 4 pelaku yang bisa diamankan di antaranya MAP, MTZ, ACD, CH. Kemudian 2 pelaku AF dan AAB saat ini buron atau masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

“Saya minta agar pelaku yang masih melarikan diri untuk datang menyerahkan diri secara baik-baik pada polisi,” ujar Kapolres.

Korban Dilarikan ke Rumah Sakit

Para pelaku meninggalkan korban yang sudah tidak berdaya. Untungnya ada warga yang melihat korban dan langsung membawanya ke Rumah Sakit Dr. Oen Solo.

“Dia dirawat empat hari karena harus dioperasi rahangnya dan perlu istirahat total untuk memulihkan luka kepalanya,” ujarnya.

Loading...

Pelaku Dipenjara

Atas perbuatan penganiayaan tadi, para pelaku terancam pidana pasal 170 tentang pengeroyokan dengan ancaman penjara 9 tahun dan Pasal 351 tentang penganiayaan dengan ancaman penjara paling lama 5 tahun.

Baca juga:

Kesimpulan

Kalau pelaku sampai membaca artikel ini mungkin dia ketakutan dan langsung menyerahkan diri. Namun ada kemungkinan lain bahwa pelaku justru akan melarikan diri karena ancaman penjaranya 5-9 tahun.

Dari kasus ini sepertinya ada sangkut pautnya dengan miras. Mungkin saja para pelaku sudah terlalu mabuk dan akhirnya terpancing untuk memukuli korban.

Belum tentu korban dianiaya karena tidak jadi beli burung. Pasalnya, harga Lovebird Rp 600.000 kemungkinan besar sudah masuk burung lomba atau trah jawara. Sehingga ada kekecewaan karena pemuda NES tadi jadi meminangnya.

Namun, dari sisi jual beli, sebenarnya tidak masalah bila salah satu pihak membatalkan jual beli. Sebab, sistemnya pantau cocok beli. Kalau pembeli tidak cocok, maka tidak perlu terjadi transaksi.

Nah, mungkin karena pengaruh miras tadi, pelaku menjadi sangat kecewa, tersinggung, dan akhirnya melampiaskan kekecewaanya dengan cara memukuli korban.

Mungkin saja pelaku sudah berharap mendapatkan uang Rp 600.000 tapi tidak jadi. Ada kemungkinan penyebabnya karena itu tadi, miras dan kebutuhan uang sehingga pelaku menjadi gelap mata.

Jika artikel Burungnya.com bermanfaat, jangan lupa bagikan ke teman-teman yang lain dan follow Instagram @burungnyadotcom. Terima kasih.

Loading...

Berikan komentar

error: Dilarang Copy Paste!!