Bentuk dalam Rumah Walet Ini Bikin Walet Betah dan Cepat Buat Sarang

Burungnya.comDesain rumah Walet yang bagus sebenarnya tidak perlu terlalu besar dan megah. Rumah Walet kecil minimalis saja sudah bisa membuat burung Walet betah dan mau tinggal di sana. Yang terpenting suasana dan lingkungan di sekitar rumah Walet nyaman serta tidak ada gangguan, baik suara bising atau hewan-hewan lain. Selain itu, bentuk dalam rumah Walet harus dibuat sesuai dengan habitat Walet aslinya agar mereka betah dan cepat buat sarang.

Burung Walet suka terbang bebas, otomatis mereka menyukai desain dalam rumah Walet yang luas. Setidaknya, bagian ruang tengah dibuat luas supaya Walet jantan dan betina bisa kawin dengan leluasa. Kalau ruangan tengah rumah Walet sudah luas, jangan lupa diberi sekat atau papan sirip untuk sarang Walet.

Dalam hal ini, sekat rumah Walet jangan terlalu banyak agar kondisi dalam rumah Walet tidak panas. Pemasangan papan sirip Walet sebaiknya diberi jarak sekitar 30 cm sampai 50 cm. Anda bisa membuat papan sirip dari bahan kayu agar terasa alami.

Baca juga: 15 Fakta Menarik tentang Burung Walet dan Sarang Burung Walet di Indonesia

Alasan penggunaan papan kayu cukup banyak, di antaranya sebagai berikut:

  • Pemasangan papan sirip kayu lebih mudah dan gampang dibongkar pasang.
  • Harga pembuatan papan sirip untuk sekat rumah Walet lumayan murah.
  • Anda bisa lebih mudah menambahkan aksesoris di papan kayu, seperti tweeter Walet, speaker suara pemanggil Walet, dan lain-lain.
  • Papan kayu dapat menghasilkan sarang Walet yang lebih baik.

Jenis kayu yang bagus untuk papan sirip dan sekat

  • Kayu sengon
  • Kayu meranti
  • Kayu jati
  • Kayu bangkirai

Dari empat jenis kayu tadi, yang terbaik adalah kayu meranti karena teksturnya lunak dan empuk tetapi mempunyai ketahanan yang bagus. Di samping itu, harga kayu meranti lebih murah ketimbang harga kayu yang lain.

Oh iya, ada yang mengatakan burung Walet tidak terlalu suka dengan bau khas alami kayu. Nah, untuk menyiasatinya kayu harus dijemur dulu selama 5-8 bulan agar kayu benar-benar kering dan bau khas alami kayu hilang. Ada juga cara lain, yaitu dengan menyemprotkan parfum burung Walet ke papan sirip.

Baca juga: Kisah Sukses Pengusaha Sarang Burung Walet yang Punya 10 Istri, Omzet Per Tahun Rp 2 Miliar

Cara menyekat papan sirip rumah Walet yang benar

Interior dalam rumah Walet (mekelbirandang.blogspot.com)
Interior dalam rumah Walet (mekelbirandang.blogspot.com)

Penyekat rumah Walet sebaiknya dibentuk kotak-kotak berukuran 100 cm – 150 cm x 25 cm – 30 cm. Tujuannya agar burung Walet betah dan leluasa tinggal di dalam rumah Walet. Biasanya burung Walet akan membuat sarang di sudut-sudut papan sirip. Alasannya, lokasi sudut sekat papan sirip lebih aman bagi burung Walet.

Pemasangan sekat di interior bangunan rumah Walet dilakukan secara melintang dari posisi lubang masuk. Fungsi pemasangan sekat melintang untuk menghalangi sinar matahari atau cahaya masuk ke dalam ruangan Walet. Selain itu, agar bagian dalam rumah Walet tetap gelap.

Jangan lupa, sekat rumah Walet harus kuat dan merapat ke plafon agar tidak digunakan kecoak atau serangga untuk tempat bersembunyi. Tak hanya itu, permukaan kayu juga harus dibuat kasar supaya Walet lebih mudah membuat sarang.

Loading...

Pembuatan dinding atau tembok dalam rumah Walet

Bagian dalam rumah Walet (iwanwaletmksr.blogspot.com)
Bagian dalam rumah Walet (iwanwaletmksr.blogspot.com)

Bagian dinding gedung rumah Walet dibuat dengan bahan batako atau batu bata. Namun, lebih baik pakai batu bata agar kondisi ruangan tetap sejuk dan lembap. Susunan batu bata sendiri kalau bisa dua lapis dengan lebar sekitar 45 cm. Selain agar ruangan terasa sejuk, dinding tembok rumah Walet yang tebal membuat pencuri atau maling sulit menjebolnya.

Bahan atap untuk rumah Walet

Bentuk dalam rumah Walet didesain sedemikian rupa agar Walet betah dan cepat membuat sarang. Salah satu faktor utama yang membuat burung Walet nyaman tinggal di dalam rumah Walet adalah pemilihan bahan atapnya.

Atap rumah Walet yang bagus sebaiknya terbuat dari genteng untuk menjaga suhu ruangan dan kelembapan ruangan pada siang hari atau malam hari. Kalau rumah Walet menggunakan atap berbahan seng dan asbes, maka suasana di dalam ruangan akan terasa panas saat siang hari dan akan terasa dingin pada malam hari. Tentu hal ini membuat burung Walet tidak nyaman.

Suasana dalam rumah Walet agar tetap sejuk, dingin, dan lembab

Mesin kabut di dalam rumah Walet biar ruangan sejuk (rumahzee.blogspot.com)
Mesin kabut di dalam rumah Walet biar ruangan sejuk (rumahzee.blogspot.com)

Bagaimana cara membuat rumah Walet agar terasa sejuk, dingin, dan lembab? Ternyata salah satu caranya dengan membuat kolam air di tengah ruangan bagian bawah. Seperti habitat burung Walet di goa, pasti di dalamnya ada genangan atau aliran air supaya goa tetap sejuk dan lembab.

Kalau mau instan, Anda bisa memakai air conditioner (AC), kipas angin raksasa, dan mesin kabut. Sayangnya, alat-alat untuk mendinginkan ruangan gedung Walet ini membutuhkan biaya dan perawatan yang cukup mahal. Oleh karena itu, banyak peternak Walet lebih memilih kolam air dan penempatan ember-ember besar berisi air di dalam rumah Walet.

Baca juga: 5 Kekurangan Burung Walet yang Tidak Diketahui Banyak Orang

Demikian beberapa tips untuk menunjang bentuk dalam rumah Walet agar Walet betah dan cepat membuat sarang. Yang penting, bagian interior atau bagian dalam rumah Walet dibentuk seperti suasana goa yang lembab, gelap, dan penuh ruangan-ruangan luas. Dengan begitu, Walet menjadi betah dan langsung membuat sarang.

Agar Anda tak bingung, silakan melihat video bentuk dalam rumah Walet berikut:

Jika artikel Burungnya.com bermanfaat, jangan lupa like dan share ke teman-teman kalian. Terima kasih.

Loading...

Pencarian terkait:

  • desain rumah walet dari kayu
  • rumah walet kecil
  • rumah walet kayu
  • gedung walet dari kayu
  • cara membuat sarang walet dari kayu
  • membuat rumah walet murah
  • gambar sekat rumah walet
  • gedung sarang burung walet
  • cara membuat rumah walet yang baik
  • artikel rumah walet kayu

Berikan komentar