Tips Membeli Kenari Merah (yelp.ca)

Ini Rahasia Kenari Merah Palsu yang Dijual di Pasaran

Burungnya.com – Waspada burung yang berwarna merah cerah polos biasanya mudah dipalsukan. Sebut saja burung Kenari merah yang seluruh warna tubuhnya didominasi warna merah. Kalau warna bulunya merah, tentu para oknum lebih mudah memalsukan warna merah dengan bahan pewarna buatan.

Untuk Kenari merah asli, peternak pertama kali adalah Dr. Hunch Duncker dari Jerman. Saat itu, dia menyilangkan burung merah siskin dengan border Kenari. Burung Kenari warna merah cukup populer di Indonesia. Bahkan, tingkat kepopuleritasnya hampir menyaingi jenis Kenari Yorkshire.

Tak heran sekarang harga Kenari merah selalu merangkak naik. Harga burung ini jadi mahal sehingga banyak oknum nakal berbuat curang dengan cara mengecat warna merah pada bulu Kenari.

Burung Kenari Merah Palsu (pinterest.ch)
Burung Kenari Merah Palsu (pinterest.ch)

Warna Alami untuk Membuat Bulu Kenari Merah

Kalau mau bulu Kenari merah alami, Anda bisa menggunakan makanan seperti buah dan sayur. Sebagai contoh burung Kenari Lizard yang diberi pakan beta carotene, seperti wortel, brokoli, tomat, dan lain-lain.

Bulu Kenari Lizard secara berangsur-angsur akan menjadi merah alami. Warnanya tidak merah pekat, tapi merah biasa saja, hampir seperti warna pink kemerahan atau orange kemerahan. Kalau merah pekat, justru harus diwaspadai karena bisa jadi itu burung Kenari merah palsu.

Ada juga yang menyarankan menggunakan cabai merah untuk menjadikan warna bulu burung menjadi merah. Namun, kicau mania yang sudah mencobanya mengaku suara burung tersebut menjadi tidak gacor. Sebagian juga ada yang bilang burungnya jadi malas bunyi. Bisa jadi kerusakan suara burung ini karena tersangkut biji atau sejenisnya. Kalau kepedasan, sepertinya tidak mungkin karena burung tidak bisa merasakan pedas.

Baca juga:

Bahan Pewarna Kenari Merah Palsu

Nah, sebelum membahas rahasia Kenari merah palsu, kami akan memberikan ciri-cirinya dulu. Untuk burung Kenari merah palsu, biasanya warnanya sangat mencolok dan pekat sekali. Warna merah ini ternyata berupa zat pewarna kimia yang diberikan pada makanannya.

Jadi, burung yang sedang mabung diberi pakan dengan zat pewarna merah. Kemudian setelah mabung selesai dan burung mulai tubuh bulu baru, maka warnanya akan merah merona.

Tidak hanya itu, penjual juga sering memakai pigment zat kimia yang bernama bubuk canthaxanthin. Biasanya pedagang membuat bulu Kenari lebih merah dengan bubuk tersebut. Sebenarnya bubuk ini aman untuk hewan, tetapi sebagian penjual nakal menggunakan cantaxantina untuk mengubah Kenari warna kuning jadi warna merah.

Loading...
Kenari Merah Palsu (tokopedia.com)
Kenari Merah Palsu (tokopedia.com)

Burung merah seperti ini akan dijual lebih murah. Penjualnya akan membuat Anda terpikat dan meminta Anda segera membelinya sebelum dibeli orang lain. Lebih baik Anda mengulur-ulur waktu sambil mencari tahu asal usul burung tersebut. Selain itu, Anda bisa mengamati apakah burung tersebut Kenari merah asli atau palsu.

Tips Membeli Kenari Merah

1. Warna Merah Tidak di Seluruh Tubuh

Anda harus mengamati seluruh bagian tubuh Kenari. Kemudian pastikan bahwa seluruh tubuh Kenari tidak berwarna merah akibat bahan pewarna. Kalau oknum tersebut memakai bahan pewarna kimia, biasanya ada bagian tubuh lain yang terkena warna merah.

Jadi tidak hanya bulu yang merah, tapi kaki, kuku, paruh, hingga kulit juga ikut-ikutan merah. Apabila Anda melihat ada warna merah yang janggal di bagian tubuh selain bulu, maka Anda harus waspada dan curiga.

2. Burung dari Penangkaran

Sebaiknya beli Kenari merah dari penangkaran yang sudah terpercaya. Biasanya burung-burung dari sana sudah memiliki ring dan asal usul indukan yang jelas. Jadi, Anda tidak perlu khawatir bakal kena tipu Kenari merah palsu.

3. Ajak Teman yang Sudah Berpengalaman

Cari teman yang sudah berpengalaman dalam memilih Kenari merah. Dia pasti sudah mengetahui ciri-ciri Kenari merah yang asli. Dengan begitu Anda tidak akan tertipu yang palsu-palsu.

4. Hindari Membeli Online

Kalau membeli burung online, pastinya Anda hanya diperlihatkan gambar atau video saja. Cara seperti ini sudah lazim tapi kalau untuk membeli Kenari merah yang harganya mahal, sebaiknya dipikir-pikir lagi. Sebab, Anda tidak mengetahui pasti warna merahnya asli atau hasil dari pewarnaan buatan.

5. Datang Langsung ke Penangkaran

Jika Anda memiliki waktu luang, sebaiknya langsung datang ke penangkaran Kenari yang terpercaya. Minta alamat dan datangi tempat tinggalnya. Lihat dan amati burung dari jarak dekat. Kalau perlu pegang burungnya dan pastikan Kenari tersebut berwarna merah asli.

6. Bulu Berbau Tajam

Bulu burung yang palsu biasanya berbau pewarna. Sebab, pewarna kimia mempunyai bau atau aroma yang khas. Dekati burung dan cium bau di bulunya. Apabila aromanya menyengat sebaiknya batalkan pembelian.

7. Basahi Bulu

Kenari yang bulunya merah bisa dibasahi dengan air atau minyak. Kalau warna merah memudar atau berganti warna, berarti itu burung palsu. Namun, Anda harus meminta izin kepada pemiliknya saat Anda ingin membasahi bulunya.

Kesimpulan

Demikian beberapa kenakalan penjual dalam membuat Kenari merah palsu. Ada burung yang diwarnai dengan bahan pewarna kimia dan pakan kimia. Ada pula burung Kenari yang warnanya kuning dikasih pewarna hingga menjadi merah.

Asli tidaknya warna merah bisa diketahui dari tekstur warnanya. Kalau warnanya merah merata, Anda harus curiga karena bisa jadi itu hasil dari cat pewarna kimia. Namun, jika warna merah semburat warna lain, seperti putih, atau hitam, bisa jadi itu Kenari merah asli.

Selain itu, perhatikan bau bulu pada burung. Apabila baunya menyengat seperti pewarna kimia maka batalkan pembelian. Burung yang bulunya berubah warna saat terkena air atau minyak juga berpotensi burung tersebut mempunyai warna palsu.

Semua kami informasikan demi kebaikan Anda. Info ini jangan disalahgunakan untuk hal-hal yang tidak baik. Kejujuran lebih penting dan bisa memuaskan pelanggan.

Jika artikel Burungnya.com bermanfaat, jangan lupa bagikan ke teman-teman yang lain dan follow Instagram @burungnyadotcom. Terima kasih.

Loading...

Berikan komentar

error: Dilarang Copy Paste!!