13 Jenis Burung Dara Gemuk untuk Pedaging dan Cara Ternak

Burungnya.com – Untuk mendapatkan Merpati atau burung Dara gemuk, tentunya tidak mudah. Sebab, tidak semua burung Dara memiliki tubuh gemuk. Jadi, harus memilih jenis burung Dara tertentu khusus pedaging untuk diternak.

Di Indonesia tidak cukup banyak jenis burung Dara pedaging. Namun, ada satu jenis Merpati pedaging yang bagus diternak untuk pedaging alias Merpati potong. Burung tersebut adalah ras King.

Jenis Burung Dara Pedaging

  1. Giant Runt (1.814 gram)
  2. King (850 gram – 1.000 gram)
  3. Carneau (967 gram)
  4. Jewel Mondaine (794 gram – 907 gram)
  5. French Mondaine (780 gram – 900 gram)
  6. Swiss Mondaine (840 gram – 900 gram)
  7. Carneu (660 gram – 740 gram)
  8. Florentine (500 gram – 800 gram)
  9. English Terrier (570 gram – 660 gram)
  10. Lahore (480 gram – 510 gram)
  11. Polish Lynx (600 gram)
  12. Pomerian Crooper (624 gram – 734 gram)
  13. Modena (350 gram)

Burung Dara Pedaging Terbaik di Indonesia

Kami tadi sempat memberikan sedikit info tentang Merpati potong yang bagus untuk pedaging. Burung yang kami maksud tadi adalah King dengan berat berkisar antara 850 gram sampai 1.000 gram.

Alasan burung ini jadi yang terbaik untuk pedaging karena gemuk dan mudah didapat di Indonesia. Selain itu, King merupakan persilangan antara Duchess, Homer, Runt, dan Maltese.

Ciri khas burung Dara pedaging terbaik ini karena dia memiliki daging dada yang tebal. Dengan begitu, dagingnya akan terasa nikmat dan terlihat besar.

Burung Dara Pedaging King (youtube.com)
Burung Dara Pedaging King (youtube.com)

Cara Ternak Burung Dara Pedaging

1. Pilih Jenis Burung Dara Pedaging

Ada banyak jenis Merpati potong yang bagus untuk pedaging. Namun, yang dagingnya besar cuma King dan Giant Runt.

Jadi saran kami pilih salah satu dari kedua burung tersebut. Jangan memilih Merpati lokal karena beratnya cuma 250 gram sampai 300 gram.

2. Beli Indukan Burung Dara yang Sudah Siap Kawin

Kami menyarankan kepada Anda untuk membeli burung Dara yang sudah siap kawin tujuannya cuma menghemat waktu saja.

Anda dapat langsung mengawinkan burung Dara tersebut, tanpa harus menjodohkannya dulu. Ini lebih menghemat waktu, sehingga proses produksi segera bisa dijalankan.

3. Modal Burung Dara Potong

Berapa jumlah burung Dara yang harus disiapkan sebelum memulai ternak. Dalam hal ini Anda bisa memulai dengan modal 30 ekor burung Dara.

Jumlah segitu akan mempermudah Anda menjual kembali hasilnya dan mengembangkan burungnya.

4. Indukan Burung Dara Produktif Berapa Tahun

Untuk burung Dara pedaging biasanya dia bisa produksi selama 3-4 tahun. Jika indukannya bagus, burung ini bisa produktif dan menghasilkan 10-14 ekor burung Dara muda per tahun.

Bahkan, ada yang tak kalah hebat karena indukan Dara tertentu bisa menghasilkan maksimal 24 ekor per tahun.

5. Burung Dara Produksi

Tahukah Anda, burung Dara bertelur 2-3 butir per periode. Telur ini dierami 18-19 hari. Indukan burung Dara betina akan merawat anak-anaknya selama 2-3 minggu.

Setelah itu, burung betina mulai bertelur lagi. Perawatan anakannya akan dipindahkan ke burung Dara jantan. Kalau anakan burung Dara sudah berusia 4 minggu, Anda baru boleh memanennya.

Namun, usia 4 minggu masih bisa dibilang muda karena berat tubuhnya masih 460 gram sampai 690 gram per ekor. Meski begitu, pedagang sudah suka karena burung akan dijual dengan berat 400 gram sampai 580 gram dalam kondisi beku.

6. Kualitas Burung Dara Pedaging

Ternyata di tingkat burung Dara potong pun masih ada kelasnya. Burung Dara berkualitas akan memiliki tubuh lumayan berat.

  • Super : 580 gram per ekor
  • Kelas I : 470 gram per ekor
  • Class II : 400 gram per ekor.

7. Kandang Burung Dara

Anda bisa memakai kandang burung Dara dari kayu, bambu, kawat, hingga besi. Yang penting minimal ukuran kandang yaitu 60 x 40 x 50 cm untuk sepasang.

Loading...

Jumlah kandang yang dibuat juga harus banyak karena ini untuk penangkaran burung pedaging. Ya, paling tidak Anda membuat sekitar 15 kandang.

8. Lokasi Kandang

Jangan sembarangan meletakkan kandang burung Dara. Anda bisa menempatkan kandang tersebut di area yang teduh dan tidak terkena sinar matahari secara langsung atau tidak kehujanan.

Lokasi kandang harus memiliki sirkulasi udara yang bagus. Kalau Anda menempatkan kandang di dalam ruangan, maka ventilasi udaranya harus cukup banyak dan tidak lembab.

9. Makanan Burung Dara Pedaging

Setiap hari rata-rata makanan burung Dara pedaging dewasa sekitar 75 gram per ekor. Kalau Merpati potong muda membutuhkan makanan sekitar 50 gram per ekor.

Jadi, kalau Anda memelihara burung Dara sekitar 100 pasang induk burung Dara, maka dibutuhkan persediaan pakan sebanyak 15 kg per hari. Sementara untuk kebutuhan minum harus tersedia setiap hari dalam jumlah yang tak terbatas.

10. Jenis Makanan Burung Dara Pedaging

Setelah mengetahui jumlah atau porsinya, sekarang lanjut ke jenis-jenisnya. Burung Dara potong bisa diberi beberapa jenis makanan, seperti berikut:

  • Biji-bijian
  • Jagung
  • Pelet
  • Padi
  • Kacang tanah
  • Kedelai
  • Kacang hijau
  • Sorgum
  • Jewawut
  • Cantel

Tahukah Anda, agar burung Dara cepat gemuk, Anda bisa memberinya pelet. Sama halnya jika Anda ingin burung cepat bertelur 45 hari sekali, maka berilah makanan berupa pelet.

Kalau Anda cuma memberi biji-bijian ke burung Dara, dia bertelur lagi setiap 50 hari. Menu pakan biji-bijian bisa berupa jagung 50 persen, beras 35 persen, jewawut 10 persen, dan kacang-kacangan 5 persen tapi sudah dalam bentuk butiran pecah.

11. Nutrisi Burung Dara Pedaging

Untuk burung dewasa, kebutuhan nutrisinya 80 gram setiap hari. Sementara burung Dara muda, cukup 50 gram nutrisi per hari.

Gabungkan antara pelet, tepung, dan jagung. Masing-masing porsinya pelet 48 persen, tepung 2 persen, dan jagung 50 persen.

Menu makanan ini penuh nutrisi setara dengan 70 persen karbohidrat, 5 persen lemak, 5 persen serat, dan 20 persen protein.

12. Penyakit Burung Dara Potong

Biasanya burung-burung pedaging diserang penyakit cacar, pilet, dan cacingan. Anda bisa melakukan pencegahan dengan memberikan vitamin, membersihkan kandang setiap hari, dan mengganti pakan serta minumnya.

13. Masalah Ternak Burung Dara Pedaging

Apa saja masalah yang bisa dihadapi oleh peternak burung Dara pedaging? Masalah tersebut di antaranya burung sakit, cuaca buruk, gangguan hewan lain, burung stres, maling, dan harga daging burung Dara naik turun.

14. Modal Ternak Burung Dara

Jika Anda masih pemula, sebaiknya pelajari dulu proses ternaknya. Anda bisa memulai ternak burung Dara dengan 5-10 pasang dulu.

Awalnya, sedikit saja agar Anda mudah melakukan riset dan pengembangan. Modal yang dikeluarkan juga tidak terlalu besar.

Nanti setelah memahami alurnya, Anda bisa menambah jumlah burung jadi 2-5 kali lipat. Sehingga ternak burung Dara ini lebih mengutungkan.

Baca juga:

Kesimpulan

Demikian beberapa jenis burung Dara gemuk untuk pedaging dan cara ternaknya. Jadi, kalau di Indonesia, Anda bisa menggunakan burung Dara ras King karena tubuhnya besar dan gemuk.

Selain besar, burung tersebut mudah didapat di Indonesia. Anda tidak akan kesulitan mencarinya dan tidak perlu impor dari negara lain.

Jika artikel Burungnya.com bermanfaat, jangan lupa bagikan ke teman-teman yang lain dan follow Instagram @burungnyadotcom. Terima kasih.

Loading...

Berikan komentar

error: Dilarang Copy Paste!!