Cara Membeli Kucing Import Menurut Badan Karantina Pertanian

Burungnya.com – Beli kucing import sepertinya lebih berkualitas daripada kucing dari Indonesia. Walaupun ini hanya sebagian pemikiran cat lover saja, tapi memang ada benarnya. Di luar negeri, perkawinan dan indukan kucing sudah terseleksi dan tidak boleh sembarangan.

Sehingga keturunan kucing nanti lebih bagus daripada kucing campuran. Kalau kucing di Indonesia, jadi murah dan kualitasnya menurun karena ras campuran.

Misalnya saja kucing persia campur dengan kucing kampung. Harganya bisa sangat murah karena memang berdarah campuran. Lebih baik beli kucing import karena kualitas lebih terjamin.

Masalahnya sekarang, bagaimana cara beli kucing import dari luar negeri? Apakah perizinannya mudah dan gampang?

Soal gampang tidaknya pembelian kucing import, lebih baik Anda mengamati sendiri alurnya seperti apa.

Cara Membeli Kucing Import Online (lovetoknow.com)
Cara Membeli Kucing Import Online (lovetoknow.com)

Cara Membeli Kucing Import

Alur Pelayanan Pemasukan Hewan dari Luar Negeri ke Dalam Negeri

  • Pemilik atau kuasa media pembawa hewan.
  • Permohonan Pemeriksaan PPK online atau manual.
  • Pemeriksaan kelengkapan, kesesuaian, dan keabsahan dokumen.
  • Pemeriksaan Kesehatan Media Pembawa di Alat Angkut atau Cargo.
  • Pemeriksaan Kesehatan Media Pembawa di Instalasi KH/S/Laboratorium.
  • Dinyatakan sehat, aman, dan baik.
  • Dokumen lengkap sesuai dan sah.
  • Pembebasan dan Penertbitan Sertifikat KH-14.
  • KH-14 adalah sertifikat pelepasan karantina hewan.

Baca juga: Biaya Memelihara Kucing Mahal atau Murah

Persyaratan dan Prosedur Impor Kucing (Risiko Tinggi)

Persyaratan Utama

  • Health Certificate (HC) dari Negara Asal.
  • Melalui tempat pemasukan yang ditetapkan.
  • Dilaporkan dan diserahkan kepada petugas karantina di tempat pemasukan untuk selanjutnya dilakukan tindakan karantina.

Persyaratan Tambahan

  • Buku Vaksin (Jika dari negara bebas Rabies dengan menerapkan vaksinasi. Pernyataan hewan sudah divaksin Rabies).
  • Hasil Uji Laboratorium titer antibodi rabies dari negara asal.
  • Identitas pemilik (KTP/Pasport).
  • Surat Kuasa dari Pemilik (jika dikuasakan dalam pengurusan).

Dokumen pendukung

  • Surat Izin Pemasukan dari Dinas Kabupaten/Provinsi
  • Persetujuan Impor Barang (PIB)
  • Airway Bill
Cara Beli Kucing Import dari Luar Negeri (phillypaws.org)
Cara Beli Kucing Import dari Luar Negeri (phillypaws.org)

Prosedur Import Kucing

Pengguna jasa atau kuasanya melaporkan rencana pemasukan anjing dan atau kucing sebelum kedatangan dan mengisi Laporan Rencana Pemasukan atau Pengeluaran Media Pembawa Hama
Penyakit Hewan Karantina (Form-1) baik secara online ataupun menggunakan PPK manual.

Loading...

Berdasarkan form 1 dari pengguna jasa atau kuasanya, maka selanjutnya diterbitkan Berita Acara Serah Terima MP HPHK dan Dokumen Karantina kepada Petugas Karantina di Tempat Pemasukan dan/atau Tempat Pengeluaran (KH-1). Kepala BBKP Soekarno Hatta atau pejabat yang ditunjuk menerbitkan surat tugas (KH-2) bagi Petugas Karantina Hewan untuk melakukan tindakan karantina pemeriksaan awal berupa pemeriksaan dokumen, meliputi kelengkapan, kebenaran isi dan keabsahan dokumen serta pemeriksaan fisik hewan secara umum.

Selanjutnya diterbitkan Surat Perintah Masuk Karantina (KH-7), untuk dilakukan pengasingan dan pengamatan pada anjing dan atau kucing oleh dokter hewan karantina di Instalasi Karantina Hewan.

Selama masa Pengasingan dilakukan pengamatan dan pengambilan sampel untuk pengujian titer antibodi rabies.

Baca juga: 15 Jenis Kucing Paling Mahal di Dunia Hampir Rp 2 Miliar

Jika anjing dan atau kucing berasal dari negara bebas rabies dilakukan pengasingan dan pengamatan minimal 1 (satu) hari;

Jika anjing dan atau kucing berasal dari negara tidak bebas rabies dilakukan pengasingan dan pengamatan minimal 3 (tiga) hari;

Jika dalam masa pengasingan dan pengamatan ditemukan gejala rabies maka masa karantina diperpanjang hingga 14 hari jika berasal dari Negara bebas rabies dan 90 hari jika berasal dari
Negara tidak bebas rabies;

Jika selama pengasingan dan pengamatan ditemukan indikasi HPHK lain selain rabies maka masa karantina diperpanjang dan dilakukan perlakuan sesuai dengan HPHK yang ditemukan;

Perlakuan dapat berupa tindakan suportif, preventif dan kuratif;

Untuk hasil pengujian titer antibodi rabies yang tidak protektif (<0,5 IU/ml) dilakukan perlakuan vaksinasi rabies;

Penahanan dilakukan dengan menerbitkan Surat Perintah Penahanan (KH-8A) terhadap Pemilik anjing dan/atau kucing yang belum memenuhi persyaratan utama karantina. Berita Acara Penahanan (KH-8B) dilakukan oleh dokter hewan karantina setelah terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan fisik terhadap anjing dan/atau kucing serta diduga tidak berpotensi membawa dan menyebarkan Rabies. Selama masa penahanan dapat lakukan tindakan karantina lain yang bertujuan untuk mendeteksi kemungkinan adanya Rabies dan/atau mencegah kemungkinan penularannya, menurut pertimbangan dokter hewan karantina.

Penolakan dilakukan dengan menerbitkan Surat Perintah Penolakan (KH-9A) terhadap Pemilik anjing dan/atau kucing yang belum memenuhi persyaratan karantina. Berita Acara Penolakan (KH-9B) terhadap anjing dan atau kucing yang setelah dilakukan pemeriksaan di atas alat angkut, tertular Rabies dan/atau jenis yang dilarang pemasukannya atau setelah diberikan waktu 3 hari tidak dapat melengkapi persyaratan utama karantina.

Baca juga: Hukum Jual Beli Kucing Halal atau Haram dalam Islam

Biaya Jasa Karantina Kucing

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif Atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang berlaku pada Kementerian Pertanian.

  1. Sertifikat Pelepasan: 5.000 /sertifikat
  2. Pemeriksaan: 15.000 /ekor
  3. Pengasingan dan Pengamatan: 100 /ekor/hari
  4. Pengambilan dan Penyiapan sampel: 5.000 /sampel
  5. Uji Enzyme Linked Immunosorbent Assay (ELISA): 225.000 /sampel
  6. Perlakuan Pengobatan/Promotif: 20.000 /ekor
  7. Perlakuan Vaksinasi: 20.000 /ekor
  8. Jasa Kandang: 10.000 /kandang/hari

Baca juga: 18 Jenis Kucing Peliharaan Paling Populer di Indonesia

Kesimpulan

Demikian beberapa persyaratan dan cara membeli kucing import menurut badan karantina pertanian. Kalau dilihat dari daftarnya sepertinya sedikit rumit.

Namun, bila persyaratan tadi sudah lengkap, maka prosesnya akan lebih cepat. Biasanya yang memperlambat proses impor kucing dari luar negeri adalah persyaratan dan izin dari negara asal.

Jika semua sudah beres, kucing dari luar negeri dapat Anda pelihara di rumah. Semoga semua prosedur berjalan lancar.

Jika artikel Burungnya.com bermanfaat, jangan lupa bagikan ke teman-teman yang lain dan follow Instagram @burungnyadotcom. Terima kasih.

Loading...

Pencarian terkait:

  • Ijin pemasukan impor kucing kabupaten

Berikan komentar

error: Dilarang Copy Paste!!