3 Jenis Burung Untuk Orangtua dan Mudah Dirawat

Burungnya.com – Cukup banyak jenis burung untuk orangtua yang mudah dalam hal perawatan. Kalau sekadar untuk hiburan dan klangenan aja, orangtua lebih cocok pelihara burung anggungan.

Jenis burung anggungan kebanyakan mudah dirawat. Jenis makanan mudah didapat dan tidak mahal. Burung tidak memerlukan perhatian khusus.

Sehingga orangtua tidak perlu keluar tenaga ekstra untuk merawat burung tersebut. Di Indonesia ada beberapa jenis burung untuk orangtua.

Burung-burung ini murah harganya, tapi kalau sudah gacor ya tetap mahal. Meski begitu, yang terpenting adalah mudah dalam perawatan.

Baca juga:

Jenis Burung Untuk Orangtua

1. Burung Perkutut

Tahukah Anda, salah satu jenis burung peliharaan yang cocok untuk orangtua adalah Perkutut. Burung ini memiliki suara kung yang merdu.

Banyak orangtua butuh ketenangan dan tentunya bisa didapat dari suara burung Perkutut.

Burung Perkutut memang identik dengan jenis burung peliharaan untuk orangtua. Sebab, yang pelihara Perkutut kebanyakan memang orangtua.

Jenis Burung yang Cocok Untuk Orangtua
Jenis Burung yang Cocok Untuk Orangtua

Karakteristik Burung Perkutut

Seperti yang disadur dari Wikipedia, Perkutut mempunyai nama latin Geopelia Striata atau Perkutut lokal. Perkutut ini lebih banyak dijumpai di Jawa.

Ukuran tubuhnya sekitar 21 cm dan berekor panjang. Warna bulu abu-abu dengan leher garis lurik. Suara Perkutut lokal relatif lebih kecil dibandingkan Perkutut Bangkok atau Perkutut Thailand.

2. Burung Derkuku

Selain burung Perkutut, orangtua bisa merawat burung Derkuku. Suaranya hampir sama dengan burung Perkutut.

Bedanya, derkuku itu suaranya lebih pendek, yaitu derkuk kuk kuk.

Burung ini memiliki tubuh yang lebih besar dari Perkutut. Namun, burung Derkuku cenderung mudah dirawat karena makanannya cuma milet putih saja.

Di Wikipedia dijelaskan bahwa Derkuku mempunyai nama lain Spotted dove atau Tekukur biasa.

Karakteristik Burung Derkuku

Burung Derkuku atau Tekukur ini mempunyai tubuh sedang sekitar 30 cm. Warna tubuh cokelat kemerahan agak pink.

Ciri khas Derkuku adalah ada bercak hitam putih di leher. Burung ini mencari makan di permukaan tanah.

Kalau dipelihara, Anda bisa memberikan Derkuku makanan milet putih, ketan hitam, milet merah, kacang ijo, dan bijian lainnya.

3. Burung Puter

Ternak Burung Puter Pelung
Ternak Burung Puter Pelung

Selanjutnya, jenis burung untuk orangtua adalah burung Puter. Burung ini memiliki suara besar dan cengkok yang khas. Suaranya kuk geruuuk kok.

Ada juga Puter pelung yang suaranya lebih khas dan terdengar lebih menggelegar. Burung Puter mempunyai nama latin Streptopelia bitorquata.

Burung ini juga besar sama seperti Derkuku. Tubuhnya sekitar 30 cm. Sebagian besar tubuh didominasi warna abu kecokelatan.

Ciri khas burung ini sebelum bunyi biasanya dia mengeluar suara seperti tertawa. Saat bunyi, burung Puter akan mengangguk.

Cara Merawat Perkutut, Derkuku, dan Puter

Perawatan dari Pagi

Setiap pagi burung dikeluarkan untuk pengembunan. Hal ini dilakukan sekitar jam 05.00 pagi.

Masuk jam 06.00 burung dimandikan dengan cara semprot atau dipegang di bawah pancuran.

Namun, untuk burung seperti ini mandinya cukup seminggu sekali.

Cara Menjinakkan Perkutut Lokal dengan Daun Randu dan Dadap Serep sorot.co
Cara Menjinakkan Perkutut Lokal dengan Daun Randu dan Dadap Serep (sorot.co)

Makanan Burung

Makanan Perkutut, Puter, dan Derkuku sama yaitu biji-bijian. Anda bisa memberikan milet putih atau pakan biji campuran.

Itu tadi makanan standar ya. Kalau untuk lomba beda lagi.

Perawatan Tambahan Tidak Ada

Kemudian apakah burung seperti ini butuh dimaster? Tentu saja tidak, Anda bisa mengerak burung Perkutut dan lainnya ke atas tiang.

Hal tersebut lebih membuatnya nyaman. Burung masteran lebih baik diganti dengan burung sejenis saja.

Ketiga burung tadi suka panas, jadi dijemur agak lama juga tidak masalah.

Apakah burung Perkutut, Derkuku, dan Puter harus dikerodong? Tidak perlu, burung ini kuat terhadap berbagai cuaca, termasuk musim dingin atau musim hujan.

Jadi inti perawatannya memang mudah sekali, bersihkan kotoran ganti pakan dan cantolkan saja.

Kesimpulan

Demikian jenis burung untuk orang tua dan mudah dirawat. Burung-burung ini sangat gampang dirawat dan harganya murah.

Coba pergi penangkaran atau ke pasar burung. Jalan-jalan santai sambil menikmati suara burung anggungan. Jika ada suara yang merdu, tanya harga terus beli bawa pulang.

Sesimpel itu pelihara burung Perkutut, Derkuku, dan Puter. Sisanya tinggal menikmati saja suara anggungannya.

Jika artikel Burungnya.com bermanfaat, jangan lupa bagikan ke teman-teman yang lain dan follow Instagram @burungnyadotcom. Terima kasih.

Berikan komentar

error: Stop copy and paste because it is an illegal act.