7 Tips Memulai Bisnis Sarang Burung Walet

Burungnya.com – Keuntungan bisnis sarang burung Walet sangat besar. Bahkan, dalam satu bulan keuntungan para pembudidaya sarang burung Walet bisa mencapai ratusan juta rupiah. Hal ini tentu membuat banyak orang menjadi tertarik untuk memulai bisnis sarang burung Walet.

Bayangkan, 1 gram sarang burung Walet dihargai sekitar Rp 20 ribu. Apabila Anda bisa mengumpulkan 1 kg sarang Walet, maka Anda bisa mengumpulkan Rp 20 juta. Tentu kalau rumah sarang Walet Anda besar dan banyak burung Walet yang menetap pastinya penghasilannya lebih banyak lagi.

Sarang burung Walet bermanfaat untuk kecantikan, kesehatan, dan membuat orang lebih awet muda. Siapa yang tidak ingin sehat? Siapa yang tidak ingin cantik?

Semua orang menginginkannya, tak heran di berbagai belahan dunia, pasar sarang burung Walet sangat diminati. Keuntungan ekspor sarang burung Walet menjadi sangat besar, bahkan bisa mencapai triliunan.

Kalau sudah mengetahui keuntungannya, pasti banyak orang yang tertarik terjun untuk berbisnis sarang burung Walet. Oleh karena itu, akan berbagi cara memulai bisnis sarang burung Walet dan apa saja yang harus dipersiapkan.

Desain Rumah yang Paling Disukai Burung Walet (radarnusantara.com)
Desain Rumah yang Paling Disukai Burung Walet (radarnusantara.com)

Tips Mulai Bisnis Sarang Burung Walet

1. Membuat Rumah Walet

Perjalanan bisnis sarang burung Walet dimulai dari membuat rumah Walet terlebih dahulu. Anda harus mengundang Walet untuk bersarang dulu. Kemudian dia menetap di rumah tersebut dan mau membuat sarang.

Rumah Walet bisa dibuat permanen atau sementara. Maksudnya bahan pembuatan rumah Walet dibuat yang awet dan permanen atau cuma dari kayu.

Baca juga: 8 Hal yang Harus Diketahui Sebelum Bangun Rumah Walet

Paling tidak, pilih lokasi dulu yang nyaman dan aman untuk burung Walet. Burung Walet nanti bisa tinggal dengan nyaman, enak mencari makan, bisa berkembang biak, dan lain-lain.

Kalau sudah begitu, tentu Walet akan menetapkan untuk membuat sarang karena rumah tersebut dirasa nyaman. Nah, sarangnya nanti yang Anda panen untuk meraih untung.

Rumah Walet kemungkinan membutuhkan lahan berukuran 21 m² x 36 m². Kemudian suhunya harus lembab sekitar 26 derajat Celcius dan cahayanya minim atau gelap.

2. Mengundang Burung Walet

Burung Walet pastinya lebih mengetahui mana tempat yang nyaman untuknya. Misal, di area ini makanan sangat melimpah, predator minim, dan teman-teman banyak di sana. Tentu burung Walet akan memilih bersarang di situ.

Meski begitu, untuk masuk ke rumah Walet yang sudah Anda siapkan, pastinya membutuhkan keberanian tinggi. Anda harus benar-benar menyakinkan mereka bahwa rumah ini dibuat khusus untuk kalian. Jadi kondisi di dalamnya sangat nyaman.

Baca juga: 20 Desain Rumah yang Disukai Walet Agar Mau Bersarang

Selanjutnya baru undang burung-burung Walet untuk bersarang. Caranya dengan memutar rekaman suara burung Walet. Jadi, seolah-olah sudah banyak burung Walet yang tinggal di sana.

Burung Walet liar tentu akan tertarik untuk masuk. Pertama dilihat-lihat dulu kondisi di dalam, apakah nyaman atau tidak. Walau ternyata tidak ada burung sama sekali di sana, tapi kalau rumah tersebut nyaman, pasti burung Walet akan membuat sarang.

Rekaman suara burung Walet tersedia gratis di YouTube. Anda juga bisa membeli suara rekaman burung Walet dari para penangkar yang sudah berpengalaman. Biasanya suara burung Walau dari mereka lebih mirip dan mampu memikat suara Walet untuk datang.

Burung Walet Cepat Bersarang dan Menginap (nhpbs.org)
Burung Walet Cepat Bersarang dan Menginap (nhpbs.org)

3. Beli Telur Walet

Lantas kalau tidak ada burung Walet yang mau bersarang bagaimana? Jalan satu-satunya cuma membeli telur burung Walet. Sekarang di ecommerce sudah banyak yang jual telur Walet dan alat penetasnya.

Loading...

Harga telur burung Walet sekitar Rp 7 ribu per butir. Belilah telur Walet yang akan menetas dalam waktu 10-15 hari. Kalau sudah beli telur, masukkan telur ke dalam cawan berisi air. Lalu masukkan cawan ke mesin penetas telur Walet. Suhu diatur 400 derajat Celcius.

Ini cara yang paling terakhir karena Anda harus mengeluarkan modal tambahan. Bila burung mau bersarang, tentu biaya untuk beli telur Walet dan alat penetasnya tidak diperlukan lagi.

Baca juga: 15 Fakta Menarik tentang Burung Walet dan Sarang Burung Walet di Indonesia

Bahkan, Anda tidak perlu merawat atau meloloh anakan burung Walet. Burung Walet liar bisa mencari makanan sendiri. Anda cukup membersihkan kotoran Walet, membayar listrik, dan memanennya.

Pengeluaran untuk bisnis sarang burung Walet yang modal telur tentu lebih besar. Makanya banyak orang mencari lokasi dan membuat rumah yang disukai Walet.

4. Dikirim ke Pengepul atau Diekspor

Ilustrasi Ekspor Sarang Burung Walet ke China Dibatasi (youtube.com)
Ilustrasi Ekspor Sarang Burung Walet ke China Dibatasi (youtube.com)

Dalam hal ini Anda juga harus tahu sarang Walet nanti akan dikirim ke pengepul atau diekspor langsung. Kalau memilih pengepul, pilih yang mau menghargai mahal dan terpercaya.

Jika Anda memilih sarang diekspor, berarti Anda juga harus tahu metode pengiriman ke luar negeri seperti apa, perizinannya, pajak, penerima, dan lain-lain.

Baca juga: Ternyata Rumit, Begini 5 Syarat Ekspor Sarang Walet ke China

5. Ikut Komunitas atau Paguyuban

Biasanya di setiap usaha sarang burung Walet, ada komunitas dan paguyubannya. Nah, Anda ikut saja komunitas tersebut. Dengan begitu, Anda akan memperoleh banyak ilmu seputar bisnis sarang burung Walet.

Jika ada kendala, Anda bisa konsultasi. Nanti juga dibantu bagaimana cara membuat Walet mau bersarang, penjualan, pengepakan, dan lain sebagainya.

6. Perawatan Rumah Walet

Kalau semua sudah berjalan lancar, Anda tinggal melakukan perawatan dan pembersihan sarang Walet. Pembersihan kotoran Walet bisa dilakukan sebulan sekali atau 3 minggu sekali.

Cek juga apakah ada predator seperti tikus dan ular di dalam rumah Walet. Ini karena lokasi sarang Walet biasanya ditempat yang luas dan lembab. Sehingga hewan-hewan lain tentu tertarik untuk tinggal di sana.

Cek juga tingkat kelembaban suhu, kabel-kabel pengeras suara, dan mengecek kondisi sarang burung Walet.

Baca juga: Desain Rumah Walet Minimalis Model Zigzag dan Perhitungan Biaya

7. Perizinan dan Pajak

Penjual Ekspor Sarang Walet (metrotvnews.com)
Penjual Ekspor Sarang Walet (metrotvnews.com)

Oh iya, sekarang mempunyai bisnis sarang burung Walet harus mempunyai izin. Pengiriman, ekspor, dan pajak juga dikenakan biaya. Oleh karena itu, Anda harus mengetahui semuanya sebelum benar-benar memulai bisnis sarang burung Walet.

Tanya ke orang yang lebih berpengalaman atau datang ke dinas-dinas terkait untuk menanyakan soal perizinan dan pajak usaha sarang burung Walet.

Baca juga: Harga Sarang Walet Rp 41 Juta Per Kilo Gram dan Cara Hitung Pajak

Kesimpulan

Demikian beberapa tips memulai bisnis sarang burung Walet. Keuntungan bisnis ini sangat menggiurkan tapi kalau persiapannya kurang matang, nanti bisa berhenti di tengah jalan dan justru merugi.

Oleh karena itu, pahami dulu prosedurnya sebelum melangkah lebih jauh. Bisnis sarang Walet sangat menguntungkan bila Anda sudah mengetahui ilmunya.

Jika artikel Burungnya.com bermanfaat, jangan lupa bagikan ke teman-teman yang lain dan follow Instagram @burungnyadotcom. Terima kasih.

Loading...

Berikan komentar

error: Dilarang Copy Paste!!