Burung Pleci terkena efek doping (commons.wikimedia.org)

5 Cara Menetralisir Efek Doping Pleci untuk Mengembalikan Performanya

Burungnya.com – Banyak (Pleman) Pleci Mania yang mengatakan bahwa burung Pleci tidak akan bisa ngalas gacor di perlombaan kalau tidak menggunakan doping. Hal itu memang benar, tapi ingat dosis atau takaran doping tidak boleh berlebihan. Burung Pleci yang terlalu sering dikasih doping dapat memperburuk performanya, kecuali Anda langsung menetralisir efek doping tersebut setelah selesai acara lomba.

Pemberian doping pada Pleci dapat meningkatkan stamina maupun performa. Sayangnya, bahan doping yang diberikan pada Pleci terkadang asal-asalan saja. Para Pleman hanya mengikuti resep doping pemberian teman atau orang lain tak dikenal di media sosial. Kemudian, langsung memberikan doping tadi pada burung Pleci kesayangan tanpa memperhatikan dosis atau settingan yang tepat.

Efek samping doping

Hasilnya sungguh di luar dugaan, burung Pleci yang mendapat dosis doping yang tepat akan langsung ngalas, ngerol, dan gacor di lapangan. Namun, bagi Pleman yang salah memberikan settingan doping, mereka akan mendapati burungnya terkulai lemas tak berdaya, bulunya rontok dan kusam, macet bunyi, serta suaranya menjadi serak.

Baca juga: 10 Cara Mengembalikan Warna Bulu Pleci Kusam Menjadi Cerah dalam Waktu Singkat

Kasus kesalahan dalam pemberian doping kerap kali terjadi dan memakan banyak korban. Yang terparah, burung Pleci menjadi macet bunyi, suaranya serak, dan akhirnya mati karena organ dalamnya kepanasan.

Untuk lebih jelasnya, berikut beberapa efek samping dari pemberian doping.

  • Burung Pleci yang semula ngotot menjadi macet bunyi.
  • Burung Pleci jantan yang terkena doping tidak terlalu tertarik dengan Pleci betina. Ini akan menyulitkan Anda jika ingin beternak burung Pleci.
  • Burung Pleci sering mabung sebelum waktunya, dan bulunya susah tumbuh. Bahkan, ada yang bulunya rontok semua.
  • Burung Pleci sering gemetar seperti orang yang sedang sakau kalau tidak diberi doping.
  • Burung Pleci terlihat murung, mengantuk, tidak bergairah, nafsu makan menurun, dan menjadi pendiam.
  • Burung Pleci tidak mampu mencengkeram dengan kuat. Hal ini membuatnya tidak tegak saat bertengger dan sering terjatuh.
  • Bulu burung Pleci terlihat kusam, tidak rapi, tipis, dan mudah rontok.

Apakah Anda tega melihat burung Pleci Anda mengalami efek buruk tersebut? Tentu tidak bukan. Oleh karena itu, informasi tentang resep doping Pleci harap dipahami dengan saksama. Perhatikan jenis dopingnya terbuat dari bahan apa, dosisnya berapa, waktu pemberiannya kapan, dan efek sampingnya apa.

Pemberian doping

Setelah mengetahui segala hal tentang doping tersebut, coba diberikan ke Pleci peliharaan Anda. Namun, jangan terlalu banyak, lebih baik sedikit sambil diamati perkembangannya. Jika doping tidak sesuai dengan kharakter burung Pleci Anda, maka hentikan pemberian doping dan menggantinya dengan racikan doping yang lain.

Kami tidak menyarankan Anda menggunakan doping oplosan yang terbuat dari bahan-bahan berbahaya. Asal Anda tahu, kandungan di dalam setiap bahan mungkin terlihat baik untuk kesehatan burung Pleci Anda, tapi ketika bahan-bahan tadi dioplos atau digabung dengan bahan lain, maka hasilnya tak terduga dan kemungkinan justru dapat membahayakan kesehatan burung Anda.

Baca juga: Apakah Pleci Harus Menggunakan Doping Agar Cepat Gacor?

Jadi, mengapa harus mengambil risiko yang begitu besar? Mengapa Anda tidak memilih doping yang alami saja? Doping alami tidak berbahaya dan tidak menimbulkan efek samping yang dapat merugikan burung. Pasalnya, doping alami didapat dari alam, seperti pakan hewani, sayur, dan buah-buahan.

Baca juga: 10 Buah dan Sayur Terbaik untuk Burung Pleci serta 3 Racikan Makanan Agar Cepat Gacor

Berbeda dengan doping obat-obatan dan doping oplosan yang mengandung bahan pengawet buatan. Kebanyakan bahan-bahan tersebut tidak baik untuk kesehatan manusia, apalagi kalau diberikan ke burung pasti efek sampingnya sangat berbahaya.

Kendati demikian, Anda tak perlu khawatir. Jika Anda terlanjur sering memberikan doping oplosan ke Pleci, Anda masih bisa menghilangkan efek dopingan tersebut dengan cara menetralisir doping.

Semua efek doping baik itu obat-obatan atau oplosan bisa dinetralisir dengan beberapa bahan alami. Berikut beberapa bahan yang bisa menetralisir efek doping pada burung Pleci.

Bahan-bahan untuk menetralisir efek doping Pleci

1. Air kelapa hijau dicampur telur ayam kampung

Tahukah Anda, air kelapa hijau merupakan sumber antioksidan yang sangat baik untuk kesehatan. Orang-orang zaman dulu sering meminum air kelapa hijau untuk mengobati keracunan. Bahkan, sampai sekarang, cara tersebut masih digunakan.

Cara pemberiannya, ambil air kelapa hijau 200 ml, campur dengan 1 butir telur ayam kampung, dan aduk sampai rata. Setelah tercampur rata, berikan campuran tadi 5 ml saja ke burung Pleci sebagai minuman harian. Jangan lupa, pisahkan wadah minuman tersebut, agar tidak dipakai untuk mandi. Sisanya, bisa disimpan di lemari es untuk digunakan selama 3 hari.

Kalau ingin tahan lama, maka berikan air kelapa hijau murni saja tanpa campuran telur ayam kampung. Air kelapa hijau tanpa dicampur apapun juga bisa menetralisir racun pada tubuh burung.

Oh iya, selama masa terapi penghilangan efek doping, Anda tidak disarankan memberikan pakan buah-buahan, kalau EF tidak masalah. Selain itu, lamanya proses penjemuran sebaiknya agak dikurangi.

Lalu, sampai kapan terapi pemberian air kelapa hijau dilakukan? Anda bisa memperkirakan sendiri, apabila burung Pleci sudah mengalami perubahan pada bulu (bulu menjadi cerah) dan stamina sudah pulih kembali tanpa harus didoping, berarti proses terapi telah dinyatakan selesai. Biasanya proses penyembuhan paling lama 1 bulan dan paling cepat 1 minggu.

2. Susu beruang Bear Brand

Tak sedikit Pleman yang memberikan susu beruang untuk menyembuhkan efek doping pada Pleci. Mungkin ini terdengar gila, tapi beberapa Pleman yang sudah mencobanya, terbukti berhasil. Namun, ada yang mencoba juga tapi tidak berhasil. Semua itu karena kharakter burung Pleci tidak sama satu sama lain.

Alhasil, ada yang diberi susu Bear Brand langsung pulih kembali kesehatannya, ada yang pulihnya lama, bahkan ada yang tidak pulih sama sekali.

Kalau Anda ingin mencobanya, Anda bisa memberikan susu beruang 10 ml setiap hari setelah dijemur. Lama pemberian susu beruang ini tergantung efek doping pada Pleci. Apabila efeknya tidak terlalu besar, maka dalam seminggu akan terlihat perkembangannya.

Nanti, racun akibat doping akan keluar bersama feses atau kotoran burung. Ini akan menjadikan kotoran burung lebih encer atau terlihat seperti mencret.

3. Air larutan tanpa rasa

Kalau sedang panas dalam minum larutan cap kaki tiga. Salah satu minuman pereda panas dalam ini memang ditujukan untuk manusia. Walau begitu, burung Pleci juga dapat mengonsumsinya. Bahkan, kalau minuman larutan tanpa rasa ini dikonsumsi saat terkena efek doping, maka efek panas karena doping bisa hilang seketika.

Pemberian air larutan tanpa rasa dilakukan seminggu dua kali. Masukkan air larutan tadi dalam cepuk besar, supaya Pleci bisa minum dan mandi sendiri. Ingat, dua kali saja dalam seminggu. Kalau keseringan dikasih air larutan cap kaki tiga, bulu burung Pleci Anda bisa rontok dan kusam serta suara menjadi serak.

4. Buah pepaya

Cara menetralisir efek doping lainnya yakni menggunakan buah pepaya. Pemberian buah pepaya secara teratur (setiap hari) dipercaya dapat menetralisir efek dopingan pada burung Pleci. Kalau Anda menggunakan pepaya untuk menetralisir efek doping, maka jangan dikombinasikan dengan cara-cara yang lain. Hal ini dilakukan agar penyembuhannya lebih maksimal.

5. Air infus

Beberapa kicau mania menggunakan air infus untuk mendongkrak stamina burung. Burung yang mengonsumsi air infus setiap hari tidak akan terlihat efeknya sama sekali. Sebab, air infus tersebut diberikan secara langsung. Berbeda bila air infus dimasukkan lewat aliran darah, sama seperti orang yang sedang diinfus di rumah sakit, maka efeknya bisa terasa secara maksimal.

Meski begitu, di sisi lain ternyata air infus dapat menetralisir racun akibat doping yang diberikan pada burung Pleci. Air infus disinyalir dapat mengembalikan performa burung yang menurun karena mengonsumsi doping.

Demikian beberapa cara menetralisir efek doping pada Pleci. Cara-cara tadi memang beragam, tapi kami sarankan dicoba satu persatu saja, di mulai dari air kelapa hijau. Jika air kelapa hijau tidak ada efeknya, maka lanjutkan dengan susu beruang, begitu seterusnya.

Komentar