15 Pahala dan Manfaat Memelihara Kucing dalam Islam

Burungnya.com – Kucing termasuk hewan paling istimewa dalam Islam. Alasannya karena kucing jadi hewan peliharaan Nabi Muhammad SAW. Semua makhluk yang diciptakan Allah memiliki manfaat masing-masing. Lantas apa manfaat memelihara kucing dan adakah pahalanya?

Hewan yang disayangi Nabi Muhammad tentu saja baik juga untuk kita pelihara. Anda seharusnya bahagia karena sudah memelihara kucing di rumah. Ini bisa dikatakan mirip dengan kebiasaan Nabi Muhammad yaitu menyayangi dan memelihara kucing dengan sepenuh hati.

Meski kucing ada yang nakal dan sering buang kotoran sembarangan, tapi kucing mempunyai keistimewaan. Orang yang memelihara kucing dikatakan bakal mendapatkan pahala.

Baca juga: 20 Nama Kucing Islami Bagus dengan Artinya dan Mudah Diingat

Manfaat Memelihara Kucing dalam Islam

1. Timbangan Kebaikan saat Kiamat

Tahukah Anda, memelihara kucing dengan baik dan memberinya makan, nanti akan mendapatkan balasan kebaikan di hari Kiamat. Ini dikarenakan Anda sudah berniat baik mau memelihara binatang di jalan Allah dan meyakini ciptaan Allah harus dijaga.

Kebaikan Anda terhadap kucing inilah yang menjadikan timbangan kebaikan Anda lebih berat di hari kiamat. Apalagi lagi bila perlakuan baik ini Anda terapkan pada semua kucing, termasuk kucing jalanan atau kucing kampung.

2. Rahmat di Hari Kiamat

Siapapun yang sayang sama hewan, termasuk kucing dan hewan sembelihan sekalipun, maka dia akan mendapat rahmat dari Allah SWT di hari kiamat.

“Barangsiapa menyayangi meskipun terhadap hewan sembelihan, niscaya Allah akan merahmatinya pada Hari Kiamat.” (HR. Bukhari)

Pahala dan Manfaat Memelihara Kucing dalam Islam (pinterest.com)
Pahala dan Manfaat Memelihara Kucing dalam Islam (pinterest.com)

3. Ampunan dan Ridha Allah

Disebutkan Syeikh Dr. Muhammad Luqman dalam syarahnya di kitab Adabul Mufrod, setiap muslim dianjurkan untuk berbuat baik pada semua hewan, termasuk kucing agar nanti bisa mendapatkan ampunan dan juga ridha Allah.

4. Termasuk Sedekah

Semua umat muslim dianjurkan untuk terus berbuat baik pada hewan (kucing), memberi makan, dan memberi minum, terutama saat lapar serta haus. Tindakan terpuji ini bisa dijadikan sedekah.

5. Meningkatkan Empati

Pelihara kucing dapat dijadikan latihan dan menambah sifat empati. Misal Anda memeliha kucing dengan baik, maka anak Anda juga akan meniru hal tersebut sehingga memperlakukan hewan lain juga dengan baik.

6. Ampunan Dosa

Setiap muslim dianjurkan untuk menolong hewan termasuk hewan yang najis sekalipun. Hal ini menjadikan umat muslim tidak mempunyai pengecualian dalam membantu hewan seperti kucing dan anjing.

Kita harus membantu kucing dan hewan lain yang menderita. Ampunan dosa akan didapat bila Anda sering menolong hewan-hewan dan merawatnya.

Ada hadist tentang ampunan dosa karena telah menolong seekor anjing. Padahal orang yang melakukannya seorang pelacur.

“Seorang wanita pelacur melihat seekor anjing di atas sumur dan hampir mati karena kehausan. Lalu wanita itu melepas sepatunya, diikatnya dengan kerudungnya dan diambilnya air dari sumur (lalu diminumkan ke anjing itu). Dengan perbuatannya itu dosanya diampuni”. (HR. Bukhari)

Baca juga: Hukum Jual Beli Kucing Halal atau Haram dalam Islam

7. Kucing Tidak Najis

Allah sudah meniadakan najis di tubuh kucing. Meski kucing sudah makan sesuatu yang najis, tapi menurut kemutraqan ucapan Nabi, kucing tetap bukan hewan yang najis.

Sehingga Anda bisa merawat kucing yang istimewa ini. Bayangkan, dia sudah makan makanan najis, tapi dia tetap dianggap hewan tidak najis.

8. Kucing Tidak Memiliki Banyak Kuman

Kucing tidak suka mandi, ini sudah menjadi naluri seekor kucing. Padahal faktanya air menjadi tempat subur untuk bertumbuhnya kuman. Dari sini dapat disimpulkan bahwa kucing jarang dihinggapi kuman.

Ini yang menjadikan kucing diperbolehkan dipelihara dalam Islam karena tidak mempunyai kuman.

9. Kucing Hewan Pelindung

Pada abad ke-13 kucing diberi penghargaan masyarakat Islam. Kucing dijadikan ukiran cincin khalifah seperti patung, porselen, dan mata uang. Di dalam sastra sekalipun, penyair tidak ragu dalam membuat syair tentang kucing karena kucing sudah berjasa dalam melindungi buku dari serangan tikus dan serangga.

Pahala Memelihara Kucing dalam Islam (pinterest.com)
Pahala Memelihara Kucing dalam Islam (pinterest.com)

10. Dengkuran Kucing Seperti Dzikir

Ibnu Bashad adalah seorang sufi yang hidup di abad ke-10. Dia menceritakan bahwa suatu hari dia dan para sahabat duduk di teras masjid kota Kairo sambil menyantap makan malam.

Loading...

Kemudian ada kucing lewat di depannya. Ibnu Bashad lalu memberinya sepotong daging. Kucing lantas pergi dan kembali lagi. Ibnu Bashad memberi lagi potongan daging kedua.

Diam-diam Ibnu Bashad mengikuti kucing tersebut sampai ke rumah kumuh. Dia melihat kucing tadi ternyata memberikan potongan daging pada kucing yang lain yang kedua matanya buta.

Kejadian ini menyentuh hatinya dan membuat dia menjadi seorang sufi sampai meninggal di tahun 1067.

Ada juga cerita seorang sufi di Iraq namanya Shibli. Dia bermimpi segala dosanya terampuni sesudah menyelamatkan kucing dari bahaya.

Kaum sufi sendiri percaya bahwa dengkuran napas kucing mempunyai irama yang mirip dengan dzikir kalimat Allah SWT.

Baca juga: 8 Kesalahan Merawat Kucing yang Harus Diubah

11. Allah SWT Suka pada Penyayang Kucing

Anda memiliki tanggung jawab dalam memelihara kucing dan merawatnya dengan baik. Allah SWT menyukai para penyayang hewan seperti kucing. Bisa dibayangkan bagi yang suka menyakiti kucing dan membuatnya menderita, apa yang akan didapatnya kelak.

12. Air Liur Kucing Lucu

Terdapat di beberapa hadits, Nabi telah menekankan bahwa air liur kucing tidak najis. Bahkan air bekas minum kucing bisa dipakai wudhu. Kucing dianggap hewan yang lucu.

“Kucing itu tidak najis. Ia binatang yang suka berkeliling di rumah (binatang rumahan),” (H.R At-Tirmidzi, An-Nasa’i, Abu Dawud, dan Ibnu Majah).

13. Perhiasan Rumah Tangga

Nabi SAW pergi ke Bathhan daerah di Daerah Madinah. Ia berkata, “Ya Anas, tuangkan air wudhu untukku ke dalam bejana.” Kemudian Anas menuangkan air. Saat sudah selesai, Nabi menuju bejana. Namun, kucing datang menjilati bejana tersebut.

Nabi menunggunya sampai kucing selesai menjilat dan berhenti minum. Lalu, Nabi melanjutkan untuk berwudhu dengan air yang sama.

Saat Nabi ditanya, beliau menjawab, “Ya Anas, kucing termasuk perhiasan rumah tangga, dia tidak dikotori sesuatu dan bahkan tidak najis.

14. Disayang Penghuni Langit

Ada sebuah hadits bagi semua orang yang sayang terhadap makhluk Allah, termasuk kucing. Hadits yang sudah diriwayatkan oleh Musli, Rasulullah SAW bersabda, “Orang yang penyayang maka juga akan disayangi oleh Allah. Sayangilah makhluk Allah yang ada di muka bumi, maka niscaya juga akan disayangi penghuni langit.

15. Pahala Surga

Apabila seseorang memelihara kucing dengan baik, maka ganjaran dan pahalanya adalah surga. Ini karena orang tersebut mau menolong kucing yang sedang menderita dengan memberikan makanan serta minuman.

Baca juga: 13 Cara Mengusir Kucing Buang Kotoran di Depan Rumah

Jangan Menyiksa Kucing

Berikut beberapa hadits dan surah di dalam Al Quran yang melarang manusia menyiksa kucing.

  • “Rasulullah SAW melarang mengurung (burung) hingga binatang itu mati.“ (HR. Bukhori, Muslim). “Seorang wanita akan disiksa, karena kucingnya dikurung sehingga mati, lalu dimasukkan orang itu kelak ke dalam neraka, karena kucing itu tidak diberikan makan maupun minum, dan tidak dibiarkannya memakan serangga”. (H R. Bukhori, Muslim)
  • “Dosa-dosa yang paling besar yaitu: 1. Menyekutukan Allah dengan sesuatu. 2. Membunuh yang bernyawa , kecuali yang dibenarkan menurut hukum Islam”. (H R. Bukhori, Muslim)
  • Diriwayatkan dari Abdullah bin Abbas r.a, ia berkata, Rasulullah saw. pernah melintas pada seseorang yang sedang meletakkan kakinya di atas badan hewan yang mau disembelih sementara ia sedang mengasah pisaunya dan hewan itu sendiri melihat apa yang dilakukan laki-laki itu. Lalu beliau bersabda, “Mengapa engkau tidak asah pisaumu sebelumnya. Apakah kamu hendak mematikannya dua kali?” (HR al-Baihaqi)
  • Dan ketika beliau melewati sarang semut yang telah dibakar, beliau bersabda, “Sesungguhnya tidak ada yang berhak menyiksa dengan api selain Rabb (Tuhan) pemilik api.” (Hadits Abu Dawud)
  • “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu melanggar syi’ar-syiar Allah, dan jangan melanggar kehormatan bulan-bulan haram, jangan (mengganggu) binatang- binatang dan juga binatang-binatang untuk qurban”. (QS 005: 002)
  • “Datangnya agama membawa rahmat bagi seluruh alam, termasuk di dalamnya binatang. Agama Islam melarang kita memperlakukan binatang seenaknya, karena “Semua binatang adalah umat seperti kita” (QS, 006:038)

Kesimpulan

Demikian beberapa pahala dan manfaat memelihara kucing dalam Islam. Kucing merupakan hewan istimewa dalam islam. Anda yang ingin memelihara kucing sebaiknya harus benar-benar bertanggung jawab merawatnya.

Jangan di awal-awal semangat merawat kucing, tapi setelah bosan, kucing ditelantarkan. Hal tersebut kurang baik. Kalau seperti itu, Anda namanya sedang memulai menelantarkan kucing secara halus.

Sayangi kucing Anda seperti Nabi Muhammad SAW. Kucing mungkin ada yang nakal dan suka mencuri makanan, tapi hatinya baik bila diperlakukan dengan baik.

Jika artikel Burungnya.com bermanfaat, jangan lupa bagikan ke teman-teman yang lain dan follow Instagram @burungnyadotcom. Terima kasih.

Loading...

Berikan komentar

error: Dilarang Copy Paste!!