18 Cara Merawat Kucing Kampung Agar Bulu Lebat dan Gemuk

Burungnya.com – Kebanyakan kucing kampung, bulu dan tubuhnya kurang terawat. Anda yang baru saja memelihara kucing kampung, sebaiknya memperhatikan dua hal tersebut.

Pasalnya, kucing kampung dikenal memiliki bulu kusut, pendek, berantakan, dan rontok. Tubuh kucing kampung banyak yang kurus seperti tidak pernah makan selama beberapa hari.

Jika Anda sudah jatuh hati dengan kucing kampung, tentunya Anda tidak ingin kucing tersebut terlihat menyedihkan. Jadi, berikan perawatan terbaik agar kucing kampung berbulu lebat dan gemuk.

Baca juga: 7 Jenis Kucing Kampung di Indonesia

Cara Merawat Kucing Kampung

1. Makanan Kucing Kampung

Kucing termasuk hewan karnivora yang butuh asupan gizi dan nutrisi, salah satunya protein. Seperti yang dilansirdari Dr. Sherry Sanderson di wesbite Petmd.com, kucing perlu nutrisi berupa omega-6 dan omega-3 agar bulunya lebat dan halus.

Tahukah Anda, asam lemak omega-6 terbagi dalam dua jenis, yaitu asam linoleat yang ada pada minyak nabati dan asam arakhnida di lemak hewani. Kedua asam ini berfungsi dalam menjaga kesehatan jaringan epitel, contohnya kulit.

Kemudian omega-3 terdapat kandungan alpha linolenic acid (ALA) dan eicosapentaenoic (EPA) yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan kulit dan bulu.

Perawatan Kucing Kampung (tourscanner.com)
Perawatan Kucing Kampung (tourscanner.com)

Nah, omega-3 dan omega-6 untuk makanan kucing kampung bisa diberikan dalam bentuk ikan. Ya, ikan pindang dan sejenisnya mempunyai dua kandungan tersebut.

Sehingga tidak perlu uang banyak, Anda bisa memberikan makanan enak untuk kucing kampung setiap hari. Selain melebatkan bulu dan menggemukkan badan, ikan bisa mengurangi risiko radang sendi akibat kecelakaan, penyakit ginjal, dan jantung.

2. Suplemen Kucing Kampung

Apabila kucing kampung memiliki bulu kering dan kulit kering, Dr. Sanderson menyarankan untuk memberikan minyak bunga matahari atau minyak pada makanan kucing tersebut.

Namun, pemberian suplemen atau vitamin ini harus sesuai petunjuk dokter hewan. Jangan sampai Anda memberikan minyak ikan sesuka hati pada kucing kampung.

3. Kucing Kampung Kutuan

Apabila kucing kampung Anda mengalami kutuan, selesaikan permasalahan ini secepat mungkin. Kucing kampung terbiasa main di luar rumah sehingga mungkin terkontaminasi oleh kucing lain yang sedang kutuan.

Dalam hal ini kutu bisa melompat dari satu tubuh kucing ke tubuh kucing lainnya. Kemungkinan keduanya pernah berinteraksi dengan jarak dekat, sehingga ada kutu yang melompat ke bulu kucing Anda.

Obat kutu di pet shop sudah ada. Anda bisa membelinya dan mengobati kucing kutuan sesuai petunjuk di kemasan. Kemudian, setiap hari kalau bisa kucing dimandikan dan diberi shampo kucing.

Shampo ini sudah mengandung bahan untuk membasmi kutu dan tungau. Sehingga kucing kutuan akan segera sembuh dan tidak mengalami gatal lagi.

Baca juga: 10 Solusi Kucing Tidak Mau Makan Sampai Lemas dan Sakit

4. Kucing Kampung Jamuran

Kalau kucing kampung jamuran dan bulu sampai rontok, berarti lingkungannya yang dulu sangat kotor. Kucing kampung mungkin sudah terinfeksi kurap, ragi, dan sporotrichosis.

Kucing jamuran biasanya ditandai dengan adanya bulu yang rontok, kucing sering menggaruk kulit, bulu dijilati, ada bagiann bulu botak, dan kulit kering sampai iritasi.

Jamur yang terdapat pada kucing ini bisa menular ke manusia. Sehingga Anda harus berhati-hati karena jamur ini sangat berbahaya.

5. Menyisir Bulu Kucing

Nah, untuk mencegah ada kutu dan jamur, Anda harus rajin-rajin menyisir bulu kucing. Bulu kucing yang dirawat dengan baik, pasti tidak akan terkena kutu.

Bulu kucing kampung cukup pendek, Anda bisa menyisirnya dengan sisir besi khusus kucing. Jangan menyisir kucing dengan sisir manusia, nanti sisa bulunya bisa masuk ke rambut Anda.

Takutnya di bulu kucing ada kutu, sehingga rambut Anda juga bisa kutuan. Kecuali bila Anda sudah sejak lama memelihara kucing tersebut tapi di luar rumah, tentu risiko kucing kutuan sedikit berkurang.

6. Memandikan Kucing Kampung

Cara memandikan kucing kampung, mungkin sedikit lebih sulit karena dia memang jarang mandi. Kalau mandi, kucing kampung sering memberontak. Jadi, Anda harus minta bantuan orang lain.

Jika Anda memelihara kucing tersebut sejak masih kecil, mungkin dia akan nurut. Namun, bila Anda mengadopsi kucing dari usia dewasa, tentu lebih sulit lagi cara memandikannya.

Memandikan kucing kampung bisa dilakukan dua minggu sekali atau sebulan dua kali. Kucing yang sering dimandikan nanti kulitnya kering dan bulunya mudah rontok.

Sebenarnya kucing sudah bisa melakukan pembersihan sendiri. Sehingga Anda tidak perlu memandikan kucing setiap hari.

Baca juga: 10 Cara Memandikan Kucing yang Benar di Rumah

7. Kucing Kampung Stres

Kucing kampung rentang stres karena dipukul manusia. Kemungkinan dia kelaparan sehingga mencuri makanan milik seseorang.

Orang tersebut bisa jadi tidak terima dan memukuli kucing sampai trauma atau stres. Nah, stres ini bisa berlangsung lama tergantung dari mental kucing itu sendiri.

Kalau dibiarkan saja, kucing akan malas makan dan tubuhnya lemas. Lama-kelamaan kucing menjadi lemah dan bisa saja jatuh sakit. Sakitnya mungkin bertambah parah dan akhirnya mati.

Tips Merawat Kucing Kampung (befreetour.com)
Tips Merawat Kucing Kampung (befreetour.com)

8. Vaksin Kucing Kampung

Ada beberapa vaksin untuk kucing kampung. Vaksin ini untuk meningkatkan daya tahan tubuh kucing dan menghindari berbagai penyakit.

Loading...

Vaksin pada kucing kampung bisa dimulai sejak usia 6 minggu. Usia segini kucing masih rentan sakit. Oleh karena itu, diperlukan vaksin untuk melindunginya dari berbagai macam penyakit.

Jenis vaksin yang bisa diberikan pada kucing antara lain, Corona, Distemper, Parainfluenza, dan Hepatitis.

Baca juga: 6 Jenis Vaksin Kucing dan Harganya

9. Susu Kucing Kampung

Kalau kucing kampung masih kecil, Anda harus memberikan susu. Berikan susu khusus kucing, jangan susu untuk manusia. Pemberian susu ini bisa melalui botol susu atau dot.

Kalau Anda memberikan susu di wadah mangkok, takutnya malah tumpah karena kucing suka sekali bermain air. Oh iya, perlu Anda ketahui juga bahwa air susu bisa membuat bulu kucing mengeras.

Sehingga begitu bulu kucing terkena tumpahan susu, segera lap dengan tisu atau basahi lagi dengan air. Susu yang manis bisa juga jadi sumber datangnya semut.

10. Kucing Kampung Keracunan

Kucing yang biasa hidup di jalanan biasanya akan merasa bingung saat hidup di dalam rumah. Bisa saja dia menjilat berbagai bahan kimia yang ada di rumah sehingga membuatnya keracunan.

Kucing keracunan berbahaya karena bisa merenggut nyawa. Oleh karena itu, bila kucing kampung sudah menunjukkan tanda-tanda muntah atau lemas, segera berikat obat norit.

Obat ini bisa ditumbuk dulu sampai halus. Pemberian 1/2 atau 1/4 butir norit untuk anak kucing keracunan dan 1 butir norit untuk kucing dewasa.

11. Makanan Kucing Kampung yang Enak

Tambah nafsu makan kucing dengan memberikan makanan kucing yang enak. Kami pilihkan makanan kucing yang pasti disukai kucing yaitu Royal Canin. Makanan ini cukup mahal tapi terbukti bisa menaikkan berat badan kucing kampung.

Sehingga walau kucing kampung, dia akan terlihat gendut dan menggemaskan. Kucing kampung terlahir dengan bulu pendek, tapi kalau badannya gemuk pasti lucu sekali.

Baca juga: 16 Makanan Kucing Kampung Murah Meriah

12. Jangan Diberi Banyak Nasi

Walau bisa membuat gemuk, tapi jangan memberikan nasi secara berlebih pada kucing kampung. Alasannya karena nasi yang diberikan terlalu banyak justru membuat kucing kelebihan gula.

Nanti kucing jadi terkena banyak penyakit dan sering sakit-sakitan. Kalau nasi dicampur tempe atau ikan segar masih tidak terlalu bermasalah.

13. Makanan Kucing Berprotein Tinggi

Beberapa makanan kucing berprotein tinggi adalah ikan, daging, dan tempe. Berikan saja salah satu dari menu tersebut, pasti kucing kampung Anda akan tumbuh sehat dan gemuk.

Namun, makanan-makanan tadi harus direbus atau dikukus dulu. Tujuannya agar tidak ada mikroorganisme yang bersarang di ikan yang belum matang.

14. Vitamin Kucing Kampung

Anda harus membuat kucing kampung suka makan dan lahap saat makan. Salah satu caranya bisa dengan memberikan vitamin kucing. Ada banyak merek vitamin kucing yang bagus.

Pilih salah satu vitamin saja yang baik untuk kesehatan dan perkembangan. Intinya, vitamin kucing yang bisa menambah nafsu makan.

Baca juga: 9 Vitamin Kucing untuk Menambah Nafsu Makan Terbaik

Cara Merawat Kucing Kampung agar Bulu Lebat dan Gemuk (tripzilla.com)
Cara Merawat Kucing Kampung agar Bulu Lebat dan Gemuk (tripzilla.com)

15. Jaga Kebersihan Kucing

Kucing kampung berasal dari jalanan, tentu tingkat kebersihannya perlu dipertanyakan. Anda harus melakukan grooming dulu pada kucing yang mau diadopsi.

Tujuannya kucing kampung benar-benar bersih dan terbebas dari bakteri, kuman, dan virus. Apabila kucing tidak mau grooming, minta bantuan pihak pet shop.

16. Latih Buang Kotoran di Litter Box

Biasanya kucing kampung suka buang kotoran di mana saja, termasuk di pasir, rumput, garasi, depan rumah, dan lain-lain. Lalu, solusinya gimana agar kucing tidak buang kotoran sembarangan.

Mudah saja, Anda harus melatih kucing kampung buang kotoran di litter box atau kotak pasir. Letakkan kotak pasir di area strategis seperti jalan yang biasa dilalui kucing atau di dekat tempatnya makan.

Nanti begitu kucing selesai makan, arahkan dia agar langsung menuju litter box. Kemudian kucing akan terbiasa dan mau buang kotoran di tempatnya.

17. Bersihkan Kuku dan Telinga

Kuku kucing kampung mudah sekali panjang. Apalagi telinganya pasti tidak pernah dibersihkan karena tidak ada yang membersihkan telinga kucing kampung.

Setelah dipelihara, Anda harus membersihkan telinga kucing dengan cotton buds dan baby oil. Setelah itu bilas telinga kucing dengan air bersih.

Kuku kucing juga harus dipotong rapi. Pakai alat pemotong kuku kucing biar tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.

Baca juga: 10 Cara Merawat Kucing Kampung agar Nurut dan Sehat

18. Cek Kesehatan Kucing Kampung

Walau cuma kucing kampung, tolong tetap dijaga kesehatannya. Cek secara berkala kesehatan kucing kampung di dokter hewan atau klinik hewan.

Pemeriksaan bisa dilakukan bulanan atau tahunan. Meski kucing tidak sakit, Anda tetap harus mengecek kesehatannya. Tujuannya agar kucing tetap sehat. Walau ada penyakit kucing, Anda bisa menanganinya dengan cepat.

Kesimpulan

Demikian beberapa cara merawat kucing kampung agar bulu lebat dan gemuk. Jangan melihat dari asal usulnya, tapi lihat kucing kampung dari hatinya.

Kucing yang baik hatinya tidak hanya berasal dari ras terbaik, tapi bisa juga dari jalanan. Jika Anda sudah cocok dengan salah satu kucing tersebut, berarti Anda harus bertanggung jawab dalam merawatnya.

Jika artikel Burungnya.com bermanfaat, jangan lupa bagikan ke teman-teman yang lain dan follow Instagram @burungnyadotcom. Terima kasih.

Loading...

Pencarian terkait:

  • cara merawat kucing biar gemuk

Berikan komentar

error: Dilarang Copy Paste!!